bontangpost.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) akan merealisasikan program perbaikan jalan dalam Kota Bontang pada tahun ini. Sejatinya ada 5 ruas jalan yang disasar. Namun karena ketersediaan anggaran maka diprioritaskan tiga titik. Meliputi Jalan RE Martadinata, Ir H Juanda, dan Imam Bonjol.
“Kalau ada sisa maka volume akan diarahkan Jalan Soekarno-Hatta dan M Roem,” kata Kabid Bina Marga Dinas PUPRK Anwar Nurdin.
Anggaran yang disiapkan untuk rehab ini mencapai Rp 3 miliar. Nominal itu termasuk pengawasan teknis. Anggaran bersumber dari APBD Bontang. Ia menjelaskan untuk perbaikan tidak bersifat menyeluruh atau parsial. Pengerjaan menyasar titik dengan kerusakan parah. Bentuknya mulai dari pengecoran hingga pengaspalan.
“Kebanyakan pengaspalan. Karena sasarannya untuk dalam kota. Kalau M Roem dan Soekarno-Hatta tidak ada habisnya,” ucapnya.
Diketahui puluhan titik di ruas Jalan Ir H Juanda kondisinya berlubang. Pengelupasan ini dikarenakan akses kerap dilewati kendaraan bermuatan besar. Pun demikian dengan Jalan RE Martadinata. Khusus Jalan Imam Bonjol pengerjaan akan berupa pengecoran. Mengingat akses ini sudah beberapa kali diaspal.
“Ada struktur yang keropos di Imam Bonjol jadi harus dibenahi lapisan dasarnya dulu,” tutur dia.
Sementara di titik tersebut juga kerap tergenang air hujan. Disebabkan tidak ada sambungan pembuangan yang mengarah ke parit. Nantinya Dinas PUPRK akan memasang pipa dan diarahkan ke parit. “Kami akan buka jalur trotoar supaya tidak ada genangan air lagi,” sebutnya.
Tim dari Dinas PUPRK sudah melakukan survei lokasi. Nantinya hasil kajian konsultan baru bisa dipetakan bentuk pengerjaan di tiga ruas jalan itu. Ditargetkan proses lelang akan dimulai pada bulan ini juga. Diprediksi penyelesaian pengerjaan akan berakhir akhir tahun.
“Saat ini dokumen fisiknya masih dalam penyesuaian oleh kami. Selanjutnya akan dilempar ke Pokja dalam waktu dekat,” pungkasnya. (ak)







