• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pengerukan Waduk Lebih Prioritas, DPRD Bontang Minta Penanganan Banjir Sesuai Masterplan

by Redaksi Bontang Post
28 Mei 2022, 10:37
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Banjir di Bontang belum ada penyelesaian yang signifikan. (Nasrullah/bontangpost.id)

Banjir di Bontang belum ada penyelesaian yang signifikan. (Nasrullah/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Legislator meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang tidak terburu-buru dalam mengalokasikan anggaran untuk pengadaan pompa air. Khususnya yang akan ditempatkan di Waduk Kanaan.

Ketua Komisi III DPRD Amir Tosina justru meminta agar memprioritaskan pengerukan dulu infrastruktur itu daripada pengadaan pompa pada tahun depan. “Karena kondisi waduk lebih tinggi daripada sungai,” kata Amir Tosina.

Apalagi sudah terpasang pintu air di lokasi sama. Menurutnya itu cukup. Pertimbangan pengerukan lebih penting agar infrastruktur itu mampu menampung debit air lebih banyak. Dibandingkan dengan sekarang. Sehingga, ketika limpahan debit air tinggi maka bisa lumayan mereduksi kondisi itu.

Tetapi, lebih penting ialah langkah penanganan banjir disesuaikan hasil masterplan. Agar masalah banjir benar-benar terurai. Artinya masterplan ini harus dikebut penyelesaiannya. “Terpenting masterplan dulu jangan sampai sudah mengambil langkah tetapi itu tidak termasuk hasil kajian. Jadi terkesan mubazir,” ucapnya.

Baca Juga:  Data Korban Banjir Lamban, BPBD Butuh Petugas Khusus Tiap Kelurahan

Politikus Partai Gerindra ini menjelaskan, pengerukan waduk selain berfungsi penanganan banjir, bisa digunakan sebagai sumber air permukaan. Apalagi Bontang mendekati krisis air bersih.

Berdasarkan perencanaan yang dilakukan pada 2013 kapasitas tampung dari dasar danau sampai muka air tertinggi, yakni 5 meter. Dengan area luasan genangan 8 hektare. Artinya volume air yang ditampung berdasarkan kajian itu 400 ribu kubik.

Namun, saat ini kapasitas tampungnya masih ditaksir 300 ribu kubik. Mengacu hasil optimalisasi Waduk Kanaan pada tahun lalu. Dari jumlah itu, 100 ribu kubik bersifat tampungan mati. Artinya, ketika musim kemarau volume air sejumlah itu masih tersisa di infrastruktur tersebut.

Sementara 200 ribu kubik masuk klasifikasi tampungan banjir. Volume ini akan dialirkan ke hilir ketika kondisi air laut surut. Selain itu, Dinas PUPRK masih melakukan kajian untuk menambah kedalaman tampungan. Dari perencanaan 5 meter menjadi 7-10 meter.

Baca Juga:  Terkait Banjir, MoU Pemkot Bontang dengan University of Twente Diundur

Sebelumnya, Kabid Sanitasi, Air Minum, dan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Edi Suprapto mengatakan, salah satu program jangka pendek ialah memaksimalkan Waduk Kanaan. “Kami ingin mengembalikan fungsi itu (Waduk Kanaan). Optimal sebagai kolam parkir air,” kata Edi.

Saat ini, upaya pengerukan rutin dilakukan oleh Badan Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV. Diketahui tahun ini, pemerintah pusat menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1,3 miliar untuk melakukan optimalisasi Waduk Kanaan. Selain itu, ia berharap agar infrastruktur ini dilengkapi dengan pompa air.

Sehingga, ketika volume di hilir surut air bisa dibuang secara perlahan. Saat disinggung mengenai taksiran harga pompa, ia belum bisa memberikan keterangan. “Kalau sekarang hanya mengandalkan pintu air. Itu pun sebelum hujan kondisi waduk masih ada air,” ucapnya.

Baca Juga:  Lahan Pertanian di Gunung Elai Terendam, Warga Tetap Panen di Tengah Banjir

Pintu air ini dipasang sejak beberapa tahun lalu. bersumber dari APBN. Diprediksi pengadaan pompa akan dianggarkan tahun depan. Sembari menunggu hasil kajian masterplan penanganan banjir. “Jadi, semua biar sinkron terkait penanganan banjir ini,” tutur dia.

Program penanganan banjir ini menjadi prioritas di masa pemerintahan Basri-Najirah. Bahkan wali kota telah meminta kepada OPD terkait agar fokus mempercepat penguraian masalah ini. (ak/ind/k15)

Tags: Banjir Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Cara Beli Token Listrik di Aplikasi Flip dari Awal sampai Berhasil

Next Post

Bertambahnya Potensi Ancaman Jurnalis Kaltim setelah Penetapan IKN

Related Posts

Lumpur dan Sampah Sumbat Drainase, Tiga Titik Rawan Banjir di Bontang Dibersihkan
Bontang

Lumpur dan Sampah Sumbat Drainase, Tiga Titik Rawan Banjir di Bontang Dibersihkan

1 Oktober 2026, 11:30
Pemkot Bontang Siapkan DED Tiga Polder, Bidik Dana Provinsi dan APBN untuk Atasi Banjir
Pemkot Bontang

Pemkot Bontang Siapkan DED Tiga Polder, Bidik Dana Provinsi dan APBN untuk Atasi Banjir

29 Juni 2026, 17:14
Akses Bontang Kuala Kerap Terendam Rob, Pemkot Siapkan Rp40 Miliar Bangun Trotoar
Bontang

Akses Bontang Kuala Kerap Terendam Rob, Pemkot Siapkan Rp40 Miliar Bangun Trotoar

15 Juni 2026, 19:01
Jalan Awang Long Masih Tergenang, Dinas PUPRK Bontang Akui Drainase Belum Optimal
Bontang

Jalan Awang Long Masih Tergenang, Dinas PUPRK Bontang Akui Drainase Belum Optimal

18 April 2026, 16:13
Dinas PUPR Bontang Sebut Era Fresh Ubah Drainase Jadi Parit Kecil, Picu Aliran Terganggu
Bontang

Dinas PUPR Bontang Sebut Era Fresh Ubah Drainase Jadi Parit Kecil, Picu Aliran Terganggu

15 April 2026, 21:28
Drainase Baru Tak Mampu Atasi Genangan di Jalan Awang Long Bontang
Bontang

Drainase Baru Tak Mampu Atasi Genangan di Jalan Awang Long Bontang

15 April 2026, 18:25

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.