• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Peringati Hari Otonomi Daerah ke-XXI, Pemkot Bontang Gelar Upacara Tahunan 

by BontangPost
26 April 2017, 12:38
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
TAHUNAN: Pemkot Bontang peringati Hari Otonomi Daerah ke-XXI dengan menggelar upacara di Halaman Kantor Wali Kota Lama.(HUMAS)

TAHUNAN: Pemkot Bontang peringati Hari Otonomi Daerah ke-XXI dengan menggelar upacara di Halaman Kantor Wali Kota Lama.(HUMAS)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Pemkot Bontang peringati Hari Otonomi Daerah ke-XXI di Halaman Kantor Wali Kota Lama, Selasa (25/4) kemarin. Upacara yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase ini mengangkat tema “Dengan Semangat Otonomi Daerah Kita Tingkatkan Kinerja Pelayanan Publik Melalui E-Government”.

Turut hadir pada upacara tahunan tersebut Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), pimpinan dan anggota DPRD, Unsur Muspida, Kodim 0908/Btg, Denarhanud 002, Polres Bontang, Satpol PP, perwakilan siswa SMP dan SMA se-Kota Bontang.

Dalam sambutannya, Basri Rase membacakan mandat dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tjahjo Kumolo terkait peringatan Hari Otonomi Daerah ke-21. Ini merupakan momentum untuk mengevaluasi perkembangan kinerja pelaksanaan otonomi daerah pada masing-masing daerah otonom. Tiap daerah harusnya senantiasa berupaya untuk meningkatkan kinerja yang telah dicapai.

Baca Juga:  Pemkot Kunjungi Smart City Lab Telkom, Percepat Realisasi Smart City 

Pemerintah Daerah harus senantiasa fokus pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, misalnya melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, peningkatan pemberdayaan masyarakat, dan pengingkatan daya saing perekonomian daerah. Tema Hari Otonomi Daerah tahun ini, memiliki empat makna pokok diantaranya, pelaksanaan Otonomi Daerah harus mampu meningkatkan kinerja pelayanan publik sesuai dengan kepentingan masyarakat.

Kedua, upaya peningkatan kinerja pelayanan publik harus dikelola berbasis teknologi informasi dan komunikasi atau electronic-government. Fungsinya agar masyarakat dapat memperoleh informasi secara mudah, cepat, dan tepat tentang prosedur pelayanan publik yang disediakan pemerintah daerah.

Ketiga, ketepatan penyediaan pelayanan publik berbasis electronic-government. Hal ini membutuhkan kemampuan dan integritas yang tinggi dari setiap aparatur pemerintah daerah.

Baca Juga:  Kaos ‘Seveniversary’ Sudah Tersedia

Dan yang keempat, upaya peningkatan kinerja pelayanan publik berbasis electronic-government untuk mewujudkan tata kelola pemerintah daerah yang baik (good local government) dan aparatur pemerintah daerah yang bersih (clean local government).

Penggunaan teknologi nformasi dan komunikasi dalam rangka pelayanan publik telah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Isinya menegaskan bahwa pemerintah daerah dapat memanfaatkan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Sehingga dapat sejalan dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi.

Program smart city atau kota pintar, digagas guna mendorong pengembangan teknologi elektronic government melalui program city branding atau pencitraan kota untuk memprioritaskan program pembangunan sesuai dengan karakteristij daerah dan kebutuhan masyarakatnya.

Diketahui, hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) pada Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) di tahun 2015, menunjukkan adanya sejumlah Pemerintah Daerah memiliki kinerja yang sangat tinggi. Namun, ada pula yang masih rendah dari total 542 daerah otonom, yang terdiri dari 34 provinsi, 415 kabupaten dan 93 kota.

Baca Juga:  Basri Rase Lantik Satgas Narkoba

Kebijakan fiskal yang diterapkan Pemerintah Pusat untuk membangun daerah dan desa diantaranya mengalokasikan Dana Transfer umum dan khusus untuk setiap Daerah Otonom agar dapat dikelola secara transparan. Tujuannya agar kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah dan desa, mengalami peningkatan dalam bentuk kesejahteraan rakyat.

“Setiap pemerintah daerah hendaknya memberi kemudahan berusaha bagi kalangan dunia usaha untuk memberikan manfaat ekonomis pada pada infrastruktur yang telah dibangun guna meningkatkan kesejahteraan rakyat,” imbaunya. (ra)

Tags: Hari Otonomi Daerahpemkot bontangUpacara
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wawali Lepas TP PKK Ikuti Kegiatan HKG PKK dan BBGRM di PPU, Target Juara Umum

Next Post

Apresiasi dari Presiden Jokowi untuk Syaharie Jaang

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.