• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Perluasan Parkir Butuh Waktu Lama, Pemanfaatan Gedung RS Tipe D Belum Jelas

by Redaksi Bontang Post
11 November 2022, 17:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
RS Taman Sehat

RS Taman Sehat

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Nasib pemanfaatan bangunan RS Tipe D masih belum jelas hingga kini. Bahkan rencana untuk perluasan area parkir di bangunan tersebut diprediksi tidak rampung dalam tahun depan. Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pembangunan (Bapelitbang) Amiruddin Syam mengatakan langkah untuk pembebasan lahan membutuhkan durasi yang tidak singkat.

“Saat ini masih menunggu pengajuan dari Diskes kajiannya seperti apa. Pengadaan tanah harus ada perencanaannya. Tidak serta-merta,” kata Amiruddin.

Setelah perencanaan ada, baru menghitung nilai appraisal dari lahan yang mau dibebaskan. Pasca itu baru bisa melakukan pengerjaan fisik. Kemungkinan dalam waktu setahun langkah tersebut belum bisa dikejar. Padahal hasil rekomendasi dari BPKP bangunan tersebut harus difungsikan pada tahun depan.

“Tetapi kalau pemanfaataannya bisa dilakukan. Secara fungsi RS tipe D belum tentu. Menunggu kajian untuk selanjutnya. Kami menunggu berapa kebutuhan anggarannya,” ucapnya.

Baca Juga:  Belum Difungsikan, Lahan Parkir RS Tipe D Bakal Diperluas

Pun demikian dengan langkah untuk mengalihkan ruang instalasi gawat darurat di lantai dasar. Sesuai dengan hasil kajian yang dilakukan oleh Unair Surabaya. Pemkot pun berhati-hati. Jangan sampai melakukan perubahan tetapi secara ketentuan tetap tidak sesuai.

“Banyak hal yang harus dibenahi. Bukan hanya dari segi bangunan untuk peruntukkan. Belum lagi limbahnya maupun seputar kawasan rumah sakit,” tutur dia.

Pemkot Bontang pun juga masih menunggu legal opinion dari Kejaksaan negeri Bontang. Sehingga penganggaran sesuai rekomendasi dari lembaga akademik belum tentu bisa dimasukkan semua dalam batang tubuh APBD 2023. Namun pada prinsipnya gedung milik negara yang sudah dibangun harus difungsikan.

“Pemanfaatannya untuk apa diserahkan kepada Diskes,” sebutnya.

Baca Juga:  Warga Sekitar Tolak RS Tipe D Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Sebelumnya, Ketua DPRD Andi Faizal Soyan Hasdam meminta kepada pemkot untuk memanfaatkan gedung untuk pelayanan kesehatan lain terlebih dahulu. Pasalnya jika dibiarkan maka dikhawatirkan konstruksi bangunan cepat rusak. “Bisa dengan memindahkan Puskesmas Bontang utara 1 ke bangunan itu,” kata Andi Faiz.

Langkah ini dipandang sangat baik sembari menunggu LO. Selain itu, Dinas Kesehatan juga diminta untuk terus berkoordinasi dengan kejaksaan. Sehubungan progres LO. Mengingat saat ini dalam pembahasan APBD 2023. Sehingga ketika tahun depan dipakai seluruh sarana dan prasarana penunjang sudah masuk dalam nomenklatur penganggarannya. Artinya tidak molor lagi menunggu penetapan APBD Perubahan.

“Harapan kami seluruh kebutuhan di bangunan itu nantinya sudah terakomodasi di APBD 2023,” ucapnya.

Baca Juga:  Kelanjutan Rumah Sakit Taman Sehat, Tetap untuk Pelayanan Kesehatan Sejenis

Ia menegaskan jangan sampai penganggaran sarana penunjang justru luput. Politikus Partai Golkar ini berharap LO bisa segera diterima sebelum akhir November. Karena waktu tersebut APBD Bontang tahun depan sudah ditetapkan. Sehubungan dengan rencana Diskes untuk memperluas area parkir di bangunan itu mendapat dukungan legislator. Menurutnya, kebutuhan itu sangat mendesak. Demi kenyamanan utamanya pelayanan kesehatan yang berada di lokasi tersebut.

“Gedung itu dipakai untuk apa pun pasti butuh penambahan lahan parkir. Jadi anggaran pembebasan lahan pasti kami setujui. Karena lokasi bangunan di padat permukiman dan masuk gang,” pungkasnya. (ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: rs taman sehatrs tipe d
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tidak Ada Penambahan Kuota, Stok Elpiji Jelang Natal Diklaim Aman

Next Post

Satu Unit Excavator Disita Polda Kaltim di Lokasi Tambang Ilegal

Related Posts

RS Taman Sehat Bontang Lanjut, Disiapkan Jadi Back Up RSUD Taman Husada
Bontang

RS Taman Sehat Bontang Lanjut, Disiapkan Jadi Back Up RSUD Taman Husada

10 April 2026, 11:36
Rp46 Miliar Digelontorkan untuk Lanjutan Pembangunan RS Taman Sehat Bontang
Bontang

Rp46 Miliar Digelontorkan untuk Lanjutan Pembangunan RS Taman Sehat Bontang

20 Januari 2026, 10:08
Benahi RS Taman Sehat Bontang, Neni Moerniaeni Gas Penguatan SDM dan Revitalisasi UGD
Bontang

Benahi RS Taman Sehat Bontang, Neni Moerniaeni Gas Penguatan SDM dan Revitalisasi UGD

7 Januari 2026, 15:07
Anggaran Terbatas, Pembangunan Lantai Tiga Parkir RS Tipe D Bontang Tertunda
Bontang

Anggaran Terbatas, Pembangunan Lantai Tiga Parkir RS Tipe D Bontang Tertunda

3 Januari 2026, 15:00
DPRD Soroti Gedung Parkir RS Tipe D Bontang, Dinilai Belum Tuntas Meski Diklaim Selesai
Bontang

DPRD Soroti Gedung Parkir RS Tipe D Bontang, Dinilai Belum Tuntas Meski Diklaim Selesai

2 Januari 2026, 12:19
Aktivitas Pekerja Picu Sorotan, Diskes Tegaskan Gedung Parkir RS Tipe D Bontang Sudah Selesai
Bontang

Aktivitas Pekerja Picu Sorotan, Diskes Tegaskan Gedung Parkir RS Tipe D Bontang Sudah Selesai

1 Januari 2026, 16:31

Terpopuler

  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.