SANGATTA – Seperangkat komputer yang diusulkan untuk tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kutim telah tiba. Komputer yang datang bertambah lima unit dari yang sebelumnya diusulkan 100 komputer.
Dikatakan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelantikan (BKPP) Kutim, Zainuddin Aspan, komputer saat ini sudah berada di BKPP. Semua sudah dipersiapkan. Tinggal menunggu kepastian waktu tes CPNS.
“Kalau komputer sudah datang. Sudah aman dan terpenuhi. Tinggal menunggu saja lagi,” kata mantan Kepala BPBD itu.
Mengenai jumlah kuota untuk Kutim, pihaknya mengaku mengusulkan 300 calon. Hanya saja, jumlah ini hanya sekedar usulan. Apakah diterima atau tidak. Bisa saja, bertambah dan berkurang.
“Tergantung keputusan BKN. Kami hanya mengusulkan saja. Mudahan saja terpenuhi,” harapnya.
Dirinya mengaku, tes CPNS ini bersifat umum. Tak ada jatah khusus untuk TK2D. Semua wajib bersaing. Jika memenuhi syarat, maka akan mendapatkan keberuntungan tersebut.
“Tidak lihat suku bangsa dan ras. Yang penting penuhi syarat. Jadi manfaatkan peluang emas ini,” katanya.
Ini katanya mengikuti aturan. Keputusan berada di BKN. Selain itu, tujuan pencarian CPNS ini ialah untuk mencari pegawai yang benar-benar berkualitas. Salah satu cara yang ditempuh ialah melalui tes terbuka dan transparan.
“Semua berdasarkan kemampuan, kemandirian, dan bersih. Dengan begitu, akan menghasilkan CPNS yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan smart digital 2024. Tentunya siap kerja,” katanya.
Menurut informasi yang beredar, tes CPNS akan dilakukan serentak pada 19 September 2018. Total formasi yang tersedia untuk diperebutkan oleh pelamar berjumlah 238.015 yang terdiri dari 51.271 Instansi Pusat (76 Kementerian/lembaga) dan 186.744 (525 Instansi Daerah). (dy)






