SANGATTA- Sudah beberapa bulan terakhir ini Kecamatan Kaliorang tidak dialiri air bersih. Pasalnya, pipa PDAM mengalami kerusakan dibeberapa titik akibat ulah perusahaan Kalimantan Prima Persada (KPP).
Dikatakan Direktur Utama (Dirut) PDAM, Aji Mirni Mawarni, terkait masalah ini sudah dikomunikasikan dengan perusahaan terkait. Hanya saja pihaknya tidak mendapatkan respon positif. Perusahaan terkesan mengabaikan semua masalah yang dihadapi PDAM. “Sudah kami koordinasikan dengan perusahaan terkait kerusakan pipa air tersebut. Tetapi sampai saat ini belum ada respon dari perusahaan,” ujar Mirni.
Karena merasa diabaikan, pihaknya kembali melaporkan masalah ini kepada Polsek Kaliorang. Hasilnya pun sama. Yakni belum mendapatkan tanggapan seperti yang diharapkan.
“Ke perusahaan sudah. Begitupun ke Polsek. Tapi belum ada info sampai saat ini,” katanya.
Bupati Kutim Ismunandar cukup geram mendengar kabar tersebut. Bukannya bertanggungjawab akan tetapi malah menyulitkan masyarakat. Tindakan demikian ini laik diberikan sanksi yang berat. “Tutup saja. Sampai mereka perbaiki (pipanya). Biar mereka tahu ketegasan pemerintah. Kasihan warga Kaliorang,” katanya.
Untuk menuntaskan masalah ini dirinya memerintahkan Satpol PP terjun ke lapangan. Jangan sampai penderitaan masyarakat berlarut-larut di daerahnya sendiri akibat ulah perusahaan yang tidak bertanggungjawab. “Kami minta Satpol untuk mengecek lokasi. Jika tidak diperbaiki tutup saja,” tegasnya.
Mendapatkan perintah tersebut, Kasatpol PP Muhammad Arif Yulianto mengaku siap menjalankan intruksi Bupati. Dirinya akan menerjunkan tim dalam untuk memantau perusahaan yang di maksud. “Siap tindaklanjuti. Kami akan deteksi dan mencari datanya,” katanya. (dy)






