• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Bukan Cuma Karhutla, Warga Mulai Menjerit Krisis Air Bersih Akibat Kemarau

by Redaksi Bontang Post
11 September 2026, 11:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Selain memicu peningkatan titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta ancaman penurunan kualitas udara, dampak kemarau panjang El Niño mulai memicu krisis air bersih di wilayah permukiman.. (FOTO: RAMA SIHOTANG/KP)

Selain memicu peningkatan titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta ancaman penurunan kualitas udara, dampak kemarau panjang El Niño mulai memicu krisis air bersih di wilayah permukiman.. (FOTO: RAMA SIHOTANG/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Samarinda – Kemarau panjang mulai berdampak pada ketersediaan air bersih bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kalimantan Timur. Kabupaten Paser menjadi salah satu daerah yang mulai merasakan dampak kekeringan tersebut.

Kondisi ini mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak. Distribusi dilakukan menggunakan armada truk tangki dengan menyasar kawasan permukiman yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Kemarau panjang tidak hanya meningkatkan risiko kekeringan. Kondisi cuaca yang kering juga turut meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kaltim.

Pemerintah daerah pun terus melakukan langkah antisipasi terhadap dua persoalan tersebut, termasuk mewaspadai dampak asap karhutla terhadap kualitas udara.

Baca Juga:  PU Siapkan Rp 15 Miliar

Di tengah kondisi tersebut, operasi pemadaman dari udara melalui teknik water bombing masih dilakukan untuk menjangkau titik api yang sulit ditangani dari darat. Upaya tersebut diharapkan dapat mencegah kebakaran meluas sekaligus mengurangi dampak asap.

Pemerintah Provinsi Kaltim juga meminta perusahaan, khususnya pemegang izin perkebunan dan kehutanan, meningkatkan patroli serta pengawasan di wilayah konsesi masing-masing.

Kepala Pelaksana BPBD Kaltim Buyung Dodi Gunawan mengatakan, kesiapsiagaan menjadi kunci dalam menghadapi ancaman karhutla selama kondisi kemarau.

“Sebab, semakin cepat firespot ditemukan dan dilaporkan, semakin besar peluang api dipukul sebelum berubah menjadi kebakaran yang lebih luas,” kata Buyung.

Menurutnya, koordinasi antara perusahaan, petugas pemadam di lapangan, dan otoritas kebencanaan perlu diperkuat agar setiap kemunculan titik api dapat segera ditangani.

Baca Juga:  Perusahaan Rusak Pipa PDAM, Kaliorang Berbulan-bulan Tanpa Air, Bupati Geram, Minta Ditindak Tegas 

Sementara terkait dugaan adanya unsur kelalaian maupun kesengajaan manusia dalam kejadian karhutla, BPBD menyerahkan proses penyelidikan kepada aparat kepolisian.

Penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan juga dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Di sisi lain, bantuan air bersih menjadi langkah penanganan bagi masyarakat yang mulai terdampak kekeringan. Distribusi air diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar warga selama sumber air mengalami penurunan akibat kemarau.

Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa dampak kemarau tidak hanya berkaitan dengan meningkatnya potensi karhutla, tetapi juga dapat langsung dirasakan masyarakat melalui berkurangnya ketersediaan air bersih. (KP)

Tags: kemarauKrisis air bersih
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah

Next Post

TPP Pegawai RSUD AWS Menunggak Sejak Juni, Pemprov Kaltim Janji Bayar Rapel Oktober

Related Posts

Investor China Tawarkan Pengolahan Air Laut Jadi Air Bersih di Bontang, Pemkot Mulai Kaji
Bontang

Investor China Tawarkan Pengolahan Air Laut Jadi Air Bersih di Bontang, Pemkot Mulai Kaji

5 September 2026, 16:13
Lanjutan Pembangunan Sumur Bor Loktuan Diusulkan Kembali Tahun Ini
Bontang

Solusi Jangka Pendek Atasi Krisis Air Bersih, PDAM Usul Tambah Empat Sumur Baru

23 Desember 2023, 10:00
Sungai Surut Bikin Harga Sembako Melonjak, Satu Karung Beras Dijual Rp 600 Ribu
Kaltim

Sungai Surut Bikin Harga Sembako Melonjak, Satu Karung Beras Dijual Rp 600 Ribu

8 Agustus 2023, 09:23
Kemarau, Warga Pesisir Krisis Air Bersih
Bontang

Kemarau, Warga Pesisir Krisis Air Bersih

4 Oktober 2018, 11:53
Musim Kemarau, Warga Diminta Waspada 
Bontang

Musim Kemarau, Warga Diminta Waspada 

18 September 2018, 06:25
Atasi Masalah Air Bersih Pedalaman, Dinas Perkim Sediakan 13 Pamsimas di 2018
Breaking News

Atasi Masalah Air Bersih Pedalaman, Dinas Perkim Sediakan 13 Pamsimas di 2018

28 Agustus 2018, 11:01

Terpopuler

  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Bontang Pecat Aipda IM, Positif Sabu hingga Terjerat Banyak Utang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.