• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kemarau, Warga Pesisir Krisis Air Bersih

by BontangPost
4 Oktober 2018, 11:53
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
TUNJUKKAN: Intong menunjukkan cara bekerja sand filter di Pulau Melahing.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

TUNJUKKAN: Intong menunjukkan cara bekerja sand filter di Pulau Melahing.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Lama tak turun hujan, wilayah pesisir Bontang kekurangan air bersih. Mereka yang bermukim di tengah laut mengandalkan air hujan untuk kebutuhan mandi cuci kakus (MCK), terpaksa harus membeli air jauh-jauh ke daratan Bontang.

Ketua RT 30 Kelurahan Tanjung Laut Indah, Nasir yang tinggal di Pulau Melahing mengatakan selama musim kemarau ini dirinya setiap hari ke daratan Bontang untuk mengambil air bersih. Pasalnya, kebutuhan air bersih di rumahnya cukup banyak. Sehingga, ketika hujan tidak datang, membeli air bersih adalah solusinya. “Kalau saya setiap hari beli air di daratan, kalau warga lainnya mungkin seminggu beberapa kali,” jelas Nasir saat dikunjungi Bontang Post, Rabu (3/10) kemarin.

Baca Juga:  Antisipasi Datangnya Musim Kemarau, Bupati Minta Siapkan Sumber Air Baku Cadangan

Padahal lanjut dia, air tadah hujan yang ditampung oleh seluruh masyarakatnya itu sudah memiliki alat penyaring air yang dinamakan sand filter. Di mana, air hujan bisa langsung disaring dengan alat filterisasi tersebut dan bisa digunakan untuk kebutuhan air bersih bahkan bisa langsung diminum. Dengan jumlah warga sebanyak 205 jiwa dari 50 Kepala Keluarga (KK) itu terdapat sebanyak 50 an lebih rumah di Melahing. Semua rumah pun memiliki alat sand filter. “Setiap rumah di Pulau Melahing sudah memiliki alat filter tersebut dan itu sangat membantu warga kami,” ujarnya.

Ditambahkan Itong, perlindungan masyarakat (linmas) di Pulau Melahing, dari air tadah bisa dikelola menjadi air minum tanpa harus dimasak. “Tetapi kalau musim kemarau seperti saat ini, maka dalam sebulan kami bisa 5 kali membeli air bersih di daratan Bontang,” ungkapnya.

Baca Juga:  Warga Pesisir Tak Kenal Calon Gubernur

Sand filter yang dimiliki masing-masing rumah pun berupa ember seperti bekas cat yang diisi empat lapisan filter. Mulai dari koral, pasir merah, batu bara hitam dan gabus sebanyak 4 lapis. Alat filterisasi tersebut pun bisa dibersihkan jika sudah sering dipakai. “Kalau ada hujan, kami gunakan alat tersebut, tetapi tidak ada, makanya kami beli dengan harga Rp 500 per jerigen 30 liter,” terang dia.

Harga air bersih tersebut, dulunya dia beli dengan harga Rp 1.000. Tetapi, karena di daratan Bontang sudah ada warga Mamuju yang jual air bersih, maka harganya hanya Rp 500. Namun demikian, bukan soal harga saja yang jadi permasalahan mereka. Mengingat untuk bisa ke daratan Bontang, mereka perlu bahan bakar minyak (BBM) sebanyak dua liter pulang pergi. “Kalau air yang dibawa semakin banyak, maka jumlah BBM pun akan lebih banyak dibutuhkan. Makanya kami bersyukur jika sudah masuk musim penghujan, sudah ada alat filter dan kami tak perlu beli air ke daratan,” tandasnya. (mga)

Baca Juga:  IPA Kabo Mati Total, Warga Terancam Krisis Air Bersih 
Tags: kemarauKrisis air bersihWarga Pesisir
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PS PU Menang Tipis di Leg Pertama

Next Post

Bontang Absen di Singa Cup

Related Posts

Bukan Cuma Karhutla, Warga Mulai Menjerit Krisis Air Bersih Akibat Kemarau
Kaltim

Bukan Cuma Karhutla, Warga Mulai Menjerit Krisis Air Bersih Akibat Kemarau

11 September 2026, 11:00
Investor China Tawarkan Pengolahan Air Laut Jadi Air Bersih di Bontang, Pemkot Mulai Kaji
Bontang

Investor China Tawarkan Pengolahan Air Laut Jadi Air Bersih di Bontang, Pemkot Mulai Kaji

5 September 2026, 16:13
Lanjutan Pembangunan Sumur Bor Loktuan Diusulkan Kembali Tahun Ini
Bontang

Solusi Jangka Pendek Atasi Krisis Air Bersih, PDAM Usul Tambah Empat Sumur Baru

23 Desember 2023, 10:00
Sungai Surut Bikin Harga Sembako Melonjak, Satu Karung Beras Dijual Rp 600 Ribu
Kaltim

Sungai Surut Bikin Harga Sembako Melonjak, Satu Karung Beras Dijual Rp 600 Ribu

8 Agustus 2023, 09:23
Musim Kemarau, Warga Diminta Waspada 
Bontang

Musim Kemarau, Warga Diminta Waspada 

18 September 2018, 06:25
Atasi Masalah Air Bersih Pedalaman, Dinas Perkim Sediakan 13 Pamsimas di 2018
Breaking News

Atasi Masalah Air Bersih Pedalaman, Dinas Perkim Sediakan 13 Pamsimas di 2018

28 Agustus 2018, 11:01

Terpopuler

  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Bontang Pecat Aipda IM, Positif Sabu hingga Terjerat Banyak Utang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.