• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Musim Kemarau, Warga Diminta Waspada 

by BontangPost
18 September 2018, 06:25
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Ahmad Yani(DOK/BONTANG POST)

Ahmad Yani(DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Terbakarnya dua lahan dalam satu hari di kawasan Kelurahan Bontang Lestari Senin (17/9) kemarin dinilai oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang merupakan situasi rawan terjadi akhir-akhir ini. Pasalnya menurut prakiraan cuaca yang mereka dapat dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG),  sejak Mei lalu hingga akhir September mendatang, Bontang dilanda musim kemarau yang cukup panjang.

Kondisi ini tentu menimbukan kewaspadaan yang lebih tinggi terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Belum lagi ditambah dengan kondisi angin yang kencang, sehingga apabila terjadi bencana kebakaran lahan, tentu api akan dengan cepat merambat ke area lainnnya.

Kepala Pelaksana BPBD Bontang Ahmad Yani mengatakan, kejadian ini mengingatkan mereka pada tahun 2015 silam. Di mana, saat itu Bontang dilanda kemarau yang sangat panjang. Sehingga di mana-mana mengalami kekeringan yang sangat parah, dan bencana karhutla pun terjadi berkali-kali.

Baca Juga:  Pesta Oplosan, Lima Remaja Diringkus, Habis itu Dihipnoterapi

“Saat itu kami sampai bermalam di hutan selama 3 hari demi untuk memadamkan api,” kenangnya.

Namun dirinya berharap, kejadian 2015 lalu tidak sampai terjadi lagi di 2018 ini. Pasalnya jika terus terjadi kebakaran lahan, tentu akan berdampak terhadap kelestarian lingkungan. Belum lagi asap yang ditimbulkan dari kebakaran hutan tentu akan menjadi polusi udara. “Jika dalam sehari kebakaran lahan bisa dua kali atau lebih, tentu tenaga petugas juga akan banyak terkuras,” ucapnya.

Untuk itu, Ahmad Yani mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan secara sembarangan, serta tidak membuang puntung rokok ataupun bahan yang mengandung unsur api ke sembarang tempat utamanya di lahan terbuka. “Kalau sedang bakar sampah, jangan ditinggal. Karena musim kemarau ini sangat rawan. Antara ranting kering saja jika saling bergesekan, bisa menimbulkan percikap api. Apalagi menyalakan api di tempat terbuka,” pungkasnya. (bbg)

Baca Juga:  Sabu 14,88 Gram Gagal Edar
Tags: bontangkebakaran hutankemarau
Share5TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hutan Lindung Ludes Terbakar

Next Post

Hukuman Baru yang Dicepatkan

Related Posts

Bukan Cuma Karhutla, Warga Mulai Menjerit Krisis Air Bersih Akibat Kemarau
Kaltim

Bukan Cuma Karhutla, Warga Mulai Menjerit Krisis Air Bersih Akibat Kemarau

11 September 2026, 11:00
Investor China Tawarkan Pengolahan Air Laut Jadi Air Bersih di Bontang, Pemkot Mulai Kaji
Bontang

Investor China Tawarkan Pengolahan Air Laut Jadi Air Bersih di Bontang, Pemkot Mulai Kaji

5 September 2026, 16:13
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Sungai Surut Bikin Harga Sembako Melonjak, Satu Karung Beras Dijual Rp 600 Ribu
Kaltim

Sungai Surut Bikin Harga Sembako Melonjak, Satu Karung Beras Dijual Rp 600 Ribu

8 Agustus 2023, 09:23

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.