• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Petani Gagal Panen Akibat Banjir, Rugi Rp 65 Juta

by M Zulfikar Akbar
9 Maret 2018, 06:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
DENGARKAN KELUHAN: Beberapa perwakilan kelompok tani menceritakan kerugian yang dialaminya kepada Komisi III DPRD dan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3). (SADAM/HUMAS DPRD)

DENGARKAN KELUHAN: Beberapa perwakilan kelompok tani menceritakan kerugian yang dialaminya kepada Komisi III DPRD dan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3). (SADAM/HUMAS DPRD)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Bagai ke hulu menongkah surut, ke hilir menongkah pasang. Begitulah peribahasa yang tepat bagi kelompok tani yang terkena dampak banjir di November tahun lalu. Bermaksud mendulang untung dengan bercocok tanam, justru tanaman mereka hanyut sehingga tidak bisa panen. Keresahan inilah yang dilontarkan kepada Komisi III DPRD selaku wakil rakyat.

Perwakilan Kelompok Tani Putri Satu, Seger Priyanto mengatakan ladang seluas 6 hektar menjadi korban banjir. Luas ladang tersebut terbagi atas dua tempat yakni di RT 19 dan 41 Kelurahan Api-Api. Adapun jenis hortikultura yang ditanam ialah tomat dan cabai.

“Kerugian yang kami (kelompok tani, Red.) alami mencapai Rp 30 juta,” kata Seger Priyanto saat menghadiri rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPRD, Selasa (6/3) lalu.

Baca Juga:  Kemarau, Petani Terancam Gagal Panen

Akibatnya kini mereka membutuhkan uluran tangan. Terutama menyangkut kebutuhan pupuk dan bibit untuk menggarap ladang yang merupakan milik orang lain.

Lain lagi dengan Suyanto yang merupakan perwakilan Kelompok Tani Bangkit Mandiri. Ia mengaku kelompok taninya telah tekor sejumlah Rp 35 juta. Berkenaan dengan 5,5 hektar ladang milik mereka yang ikut terendam banjir.

“Kami minta uluran tangan dari DPRD maupun pemerintah karena kami (kelompok tani, red.) sebagian besar merupakan petani muda,” kata Suyanto.

Beberapa jenis tanaman meliputi terong, cabai, kol, timun, gambas menjadi sektor yang mereka geluti. Sama halnya dengan kelompok tani Putri Satu, ladang garapan kelompok tani Bangkit Mandiri juga bukan milik mereka. Kendati demikian, mereka telah memperoleh izin dari pemilik lahan untuk menggunakan lahan kosong tersebut. “Kami sudah meminta izin yang mempunyai lahan dan ada perjanjiannya,” tambahnya.

Baca Juga:  Musim Kemarau, Petani di Bontang Tunda Tanam Padi

Ketua III DPRD Rustam HS berharap adanya uluran tangan dari Pemkot Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) bagi kelompok tani ini. Baik berupa pupuk, bibit, maupun pestisida.

Bahkan, Politikus Golkar ini bersedia mengawal anggaran di saat pembahasan APBD Perubahan nanti. Syaratnya, nomenklaturnya dari OPD tersebut sudah ada.

“Kalau nomenklaturnya ada saya kawal, saya tidak berjanji tapi saya berusaha,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III Suhut Harianto menilai perlu dukungan dari beberapa perusahaan di Kota Bontang. Pria yang juga merupakan Wakil Ketua Fraksi Amanat Demokrat Pembangunan Sejahtera (ADPS) ini menyarankan kepada DKP3 untuk duduk bersama mengundang dua unsur tersebut.

Baca Juga:  Curah Hujan di Bontang Tinggi, Hasil Panen Berkurang

“Duduk bersama dengan kelompok tani dan forum CSR. Saya yakin sekelas PT Pupuk Kaltim pasti mau memberi bantuan pupuknya,” tukas Suhut. (*/ak)

Tags: gagal panenpetani bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Neni Hadiri Pelantikan PPK dan PPS Bontang 

Next Post

Perekrutan PPK Pemilu, KPU Gunakan Metode Evaluasi 

Related Posts

Musim Kemarau, Petani di Bontang Tunda Tanam Padi
Bontang

Musim Kemarau, Petani di Bontang Tunda Tanam Padi

17 Oktober 2023, 09:02
Curah Hujan di Bontang Tinggi, Hasil Panen Berkurang
Bontang

Curah Hujan di Bontang Tinggi, Hasil Panen Berkurang

1 Maret 2023, 13:21
Kemarau, Petani Terancam Gagal Panen
Bontang

Kemarau, Petani Terancam Gagal Panen

7 Oktober 2018, 06:00

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.