Wadah Aspirasi untuk Inspirasi Keluarga Besar Pupuk Kaltim
BONTANG – Peluncuran Komunitas Seni Citra Khatulistiwa (KSCK) berjalan sukses, Selasa (10/10) malam kemarin. Kegiatan yang digelar di Gedung Koperasi Karyawan Pupuk Kaltim tersebut merupakan wadah berkegiatan seni bentukan Persatuan Istri Karyawan (PIKA) Pupuk Kaltim (PKT) dengan selogannya, “Wadah Aspirasi untuk Inspirasi”.
Tampak hadir pada konser malam itu, jajaran Direksi dan Manajemen Pupuk Kaltim, juga Ketua PIKA PKT Ira Bakir Pasaman serta anggota lainnya. Ketua KSCK Reta Jaka Kirwanto menjelaskan pada Bontang Post, terbentuknya KSCK atas usulan penyuka seni di lingkungan keluarga besar Pupuk Kaltim. Komunitas ini sebagai sarana menghantarkan cakrawala pengetahuan dan keterampilan di bidang seni. Terdiri dari seni tari, musik, seni rupa, dan lainnya. Dengan selogannya
“Tadinya kita hanya merangkul para istri karyawan. Dengan berjalannya waktu, ada keinginan dari ibu-ibu direksi untuk merangkul keluarga besar Pupuk Kaltim. Sebab, potensi seni di lingkungan Pupuk Kaltim sangat besar,” terangnya.
Ia menambahkan, konser bertajuk “Tentang Kita” merupakan ajang bagi insan kreatif untuk mengakui dan diakui di bidang yang digelutinya. Selain itu, wadah untuk memperlihatkan pencapaian kreatifitas terkini, juga menjadi sarana terjun ke industri kreatif.
Kegiatan ini perlu dikembangkan dan didukung oleh semua pihak agar kreatifitas yang dimiliki dapat tersalurkan dengan baik. Persembahan konser tersebut sebagai pembuka rangkaian HUT Pupuk Kaltim pada usia ke-40, Desember mendatang.
“Makna dari nama KSCK sendiri untuk mendorong dan memotivasi para pelaku kreatif agar dapat menunjukkan kreatifitasnya, sekaligus wadah bagi kelompok saling berbagi pengetahuan, keterampilan, dan wawasan melalui pengalaman tatap, bincang, dan dengar langsung,” ucap Reta.
Senada dengan Reta, Penanggung Jawab Konser Lola Meizar Effendi memaparkan, persiapan konser selama tiga bulan itu bertujuan untuk melestarikan seni budaya Indonesia, memberikan kesempatan bagi para pelaku kreatif untuk saling berbagi perspektif dan pemikiran dalam berkreasi. Selain itu, mengenalkan, mengetahui, dan mempelajari bentuk kesenian untuk warga Bontang.
Peserta atau anggota KSCK yang tampil diantaranya berusia 10 hingga 50 tahunan. Menampilkan bakat seninya masing-masing hingga menghasilkan satu kesatuan konsep “Tentang Kita”.
“Suatu kumpulan orang yang memiliki visi dan misi sama tentang kesenian dan kita tinggal di bumi khatulistiwa, maka lahirlah nama KSCK. Semoga masyarakat Bontang bisa menerima dan KSCK bisa terus berkarya untuk Kota Bontang,” harapnya.
Sementara itu, Direktur Utama Pupuk Kaltim Achmad Bakir Pasaman mengapresiasi konser garapan PIKA PKT tersebut. Ia merasa kagum melihat rangkaian seni musik, tarian, hingga seni rupa yang disuguhkan pada konser “Tentang Kita”.
Wadah bagi istri karyawan untuk menumpahkan aspirasi, kreatifitas, dan inovasinya sehingga menjadi betah di Kota Bontang dan menjadi istri karyawan Pupuk Kaltim. “Bagus ide PIKA PKT melakukan hal ini. KSCK harus bertumbuh dan semakin hari makin banyak peminatnya juga rutin menggelar acara serupa. Sehingga, bisa kita tampilkan di acara-acara perusahaan,” ucap Bakir.
Ide serta kreatifitas anggota PIKA PKT secara alamiah dapat terus tumbuh dan berkembang menghasilkan inovasi-inovasi baru untuk kemajuan KSCK. Kebiasaan tampil di muka umum harus menjadi kebiasaan luar biasa.
“Ini Kota Bontang, dengan adanya sarana seperti ini menjadi lebih menarik dan berkembang daripada kota besar seperti Jakarta,” tutupnya memberi apresiasi. (ra/sos)







