• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Internasional

PM Selandia Baru: Seharusnya Mereka Aman di Sini

by M Zulfikar Akbar
21 Maret 2019, 15:00
in Internasional
Reading Time: 1 min read
0
PM Selandia Baru Jacinda Ardern saat bertemu perwakilan komunitas Muslim di pusat pengungsian Canterbury di Christchurch, Selandia Baru, 16 Maret 2019. (REUTERS)

PM Selandia Baru Jacinda Ardern saat bertemu perwakilan komunitas Muslim di pusat pengungsian Canterbury di Christchurch, Selandia Baru, 16 Maret 2019. (REUTERS)

Share on FacebookShare on Twitter

CHRISTCHURCH – Enam bulan lalu, Khaled Mustafa tiba di Selandia Baru. Dia dan keluarganya melarikan diri dari kecamuk perang di Syria. Namun, justru di negara yang diangankannya aman itulah dia dan putranya, Hamza, dibantai.

Kemarin (20/3) jenazah ayah dan anak itu akhirnya dikebumikan di pemakaman Memorial Park. Ratusan orang menghadiri upacara pemakaman tersebut. ”Saya tak bisa mengatakan betapa sulitnya ini, sebuah keluarga datang ke sini agar selamat dan seharusnya mereka aman di sini,” ujar Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern seperti dilansir Reuters.

Khaled dan Hamza adalah korban pertama yang jenazahnya dikembalikan setelah serangan di dua masjid Christchurch Jumat (15/3). Pembantaian itu merenggut 50 nyawa dan melukai puluhan lainnya. Sudah ada 6 jasad yang dikembalikan pascaidentifikasi oleh pihak kepolisian. Sekitar 30 jenazah lainnya juga selesai diidentifikasi dan segera diserahkan kepada keluarga masing-masing.

Baca Juga:  Sepekan Selepas Teror di Selandia Baru: Azan Berkumandang di Penjuru Negeri, Hingga Gerakan Perempuan Pakai Kerudung

Ardern mengungkapkan, untuk menunjukkan dukungan pada umat Islam yang datang ke masjid untuk salat Jumat, azan besok akan disiarkan secara nasional. Selain itu, ada momen 2 menit untuk mengenang para korban. Saat ini bekas-bekas tembakan peluru di Masjid Al Noor juga telah dibersihkan.

PM ke-40 itu tak hanya mengucapkan bela sungkawa. Dia juga datang ke Cashmere High School di Christchurch. Dua siswa di sekolah tersebut menjadi korban tewas. Yaitu, Hamza dan Sayyad Milne. Tariq Omar yang merupakan alumnus sekolah tersebut juga meninggal dunia.

Ardern meminta siswa membantu menjaga negara dengan melawan ekstremisme. Dia juga menekankan pentingnya hati-hati menggunakan media sosial. Pelaku penembakan Christchurch menyiarkannya secara langsung lewat Facebook.

Baca Juga:  Penembakan di Masjid Selandia Baru, Menlu: 6 WNI Ada di Dalam Masjid

”Media sosial bisa menjadi tempat untuk melakukan kebaikan. Tapi, di lain pihak juga bisa menjadi tempat di mana kebencian dan perbedaan disebarkan,” tegasnya. (sha/c25/sof/jpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: christchurchpenembakan masjidselandia baru
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Catut Nama Anggota Dewan untuk Peras Kontraktor

Next Post

Petahana Boleh Pakai Fasilitas Negara

Related Posts

Sepekan Selepas Teror di Selandia Baru: Azan Berkumandang di Penjuru Negeri, Hingga Gerakan Perempuan Pakai Kerudung
Internasional

Sepekan Selepas Teror di Selandia Baru: Azan Berkumandang di Penjuru Negeri, Hingga Gerakan Perempuan Pakai Kerudung

22 Maret 2019, 20:15
Penembakan di Masjid Selandia Baru, Menlu: 6 WNI Ada di Dalam Masjid
Internasional

Penembakan di Masjid Selandia Baru, Menlu: 6 WNI Ada di Dalam Masjid

15 Maret 2019, 14:57

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.