bontangpost.id – Sumber daya manusia di RSUD Taman Husada dipastikan berkurang sementara. Sebab sekira 50 orang karyawan tumbang akibat Covid-19. Baik tenaga kesehatan maupun sektor manajemen. Direktur RSUD Taman Husada dr Suhardi mengatakan kondisi terpaparnya sejumlah karyawan ini terjadi sejak awal bulan.
“Sudah ada sekira 10 yang sudah selesai menjalani isolasi mandiri. Termasuk saya. Tinggal sekira 50 karyawan yang statusnya aktif isoman,” kata dr Suhardi.
Ia menyebut tenaga kesehatan yang terpapar bukanlah mereka yang ditugaskan di poli Covid. Belum diketahui paparan itu berasal dari mana. Ada kemungkinan saat berada di luar kawasan rumah sakit. Sejauh ini kekuatan SDM masih terbilang aman.
“Artinya unit yang ada paparan diback-up oleh unit pelayanan lain,” ucapnya.
Jika kondisi ini semakin buruk maka skema yang dilakukan ialah meminta tenaga tambahan. Rencananya direksi akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan. Sebab pelayanan di rumah sakit tidak bisa berhenti. “Mudah-mudahan sudah tidak ada lagi nakes yang terpapar,” tutur dia.
Pemeriksaan dilakukan oleh rumah sakit terhadap karyawan secara tidak rutin. Utamanya digelar kepada mereka yang ada kontak erat dan bergejala serupa. Sejauh ini RSUD Taman Husada merawat 11 pasien Covid-19. Kondisi seluruh pasien stabil. Mereka merupakan pasien dengan gejala ringan dan sedang.
“Dirawat di ruang perawatan Covid, sedangkan ICU Covid kosong,” sebutnya.
Dalam sehari, tenaga kesehatan diatur dengan skema tiga sif. Satu sif diisi oleh satu orang dokter ditambah sejumlah perawat. (*/ak)







