bontangpost.id – Pendaftaraan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2023/2024 di Kota Bontang untuk jenjang TK, SD, maupun SMP dibuka pada akhir Mei mendatang.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang Saparudin menjelaskan bahwa untuk mempersiapkan hal tersebut saat ini pihaknya tengah menggodok petunjuk teknis (Juknis).
Diungkapkannya tidak ada perbedaan dari Juknis tahun lalu. Untuk jenjang SD, 75 persen kuota melalui jalur zonasi. Sedangkan, untuk jalur afirmasi tersedia 20 persen dan jalur perpindahan orangtua sebanyak 5 persen.
Sementara itu, untuk kuota PPDB jenjang SMP mengakomodasi 50 persen jalur zonasi, 20 persen jalur afirmasi, 25 persen jalur prestasi dan 5 persen jalur perpindahan orangtua.
Kata Sapar, tahun ini hanya ada perbedaan jumlah Rombongan Belajar (Rombel) dari tiap sekolah. Hal itu disesuaikan dengan kapasitas daya tampung di setiap sekolah.
Jika mengacu tahun sebelumnya, proyeksi daya tampung tingkat SD tahun ini yakni 2.240 siswa dari 70 rombel di 30 sekolah. Sedangkan proyeksi daya tampung tingkat SMP yaitu 1.598 siswa dari 47 Rombel yang ada di 9 sekolah.
“Secara umum enggak jauh beda dari sebelumnya. Paling rombel tiap sekolah saja yang berbeda, tahun ini agak menyusut,” ucapnya saat dikonfirmasi.
Adapun, pendaftaraan dibuka dengan dua opsi. Yakni secara daring maupun luring. Tiap sekolah bisa menggunakan salah satu dari keduanya disesuaikan dengan kondisi dari setiap sekolah.
“Tergantung kemampuan sekolahnya. Kalau mampu online silakan. Kalau tidak ya secara manual juga bisa,” jelasnya.
Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau kepada tiap sekolah untuk segera mempersiapkan mekanisme pendaftaraan guna menyambut PPDB bulan depan.
“Mempersiapkan segala sesuatunya seperti tahun sebelumnya. Seperti pembentukan tim dan sebagainya. Pasti mereka lebih paham itu,” tandasnya. (*)







