bontangpost.id – Selasa (29/6/2021) merupakan batas terakhir jalur zonasi dan afirmasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SD dan SMP. Sesuai petunjuk teknis (juknis) proses pemasukan berkas paling lambat 13.00 Wita. Hingga Senin (28/6), pada jenjang SD, dari 1.368 slot jalur zonasi baru terisi 754.
Sementara jalur afirmasi justru menyisakan kuota banyak. Sebab 383 kuota yang dibuka baru 57 yang masuk di sistem. Artinya terdapat 940 kursi yang belum terisi. Pada jenjang SMP, kuota tersisa hanya bersumber di jalur zonasi. Jatah 1.070 kuota di delapan satuan pendidikan masih terisi 258. 814 slot belum bertuan.
Berbeda di jalur afirmasi justru terisi penuh. Persaingan pun terjadi dengan pergeseran nilai ujian sekolah terendah di tiap sekolah. Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Saparudin mengatakan kuota yang lowong akan dialihkan pada tahapan selanjutnya.
“Sistem PPDB akan menggeser kuota itu pasca pengumuman jalur afirmasi dan zonasi Rabu ini,” kata Saparudin.
Bila diakumulasi maka jumlah slot yang berpotensi digeser sejumlah 1.754. Pada jenjang SD nantinya akan diarahkan ke jalur zonasi kedua. Tahapan ini pendaftar dapat memilih sekolah sesuai zona yang ditetapkan berdasarkan domisili kelurahan. Disdikbud pun membagi sekolah yang ada menjadi tujuh zona. Tiap zonanya berisi tiga sampai lima sekolah.
“Seleksinya berdasarkan usia. Sesuai dengan kuota yang tersedia,” ucapnya.
Adapun sisa kuota SMP akan beralih ke jalur prestasi. Disdikbud pun membagi jalur ini kedua skema prestasi kejuaraan dan prestasi nilai ujian sekolah (NUS). Nantinya sisa kuota dari jalur zonasi akan difokuskan ke prestasi NUS. Awalnya tiap skema ini hanya memiliki kuota 5 persen.
“Mereka yang gagal di jalur afirmasi dan zonasi bisa mendaftar lagi di zonasi kedua atau prestasi,” tutur dia.
Diketahui untuk jalur zonasi SD baru dua sekolah yang terpenuhi kuotanya. Meliputi SDN 004 Bontang Utara dan SDN 001 Bontang Selatan. Selebihnya masih ada kuota. Bahkan SDN 001 dan 002 Bontang Barat masih tersisa banyak kouta kosong. (*/ak)







