• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Hoaks atau Tidak?

Provokasi Babi Halal

by BontangPost
9 Oktober 2017, 11:49
in Hoaks atau Tidak?
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

UPAYA DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali mengedukasi masyarakat tentang penyakit meningitis pada hewan babi berbuah kabar hoax. Berita tentang kegiatan itu dipelintir blog panca-news.blogspot.co.id dengan membuat tulisan yang terkesan mengadu domba.

Tulisan hoax yang dimaksud itu berjudul Mulai Tahun Depan, PDIP Minta MUI Agar Babi Panggan Halal Untuk Dikonsumsi Dikalangan Masyarakat Termasuk Pesantren. Siapa pun yang hanya membaca judul berita itu mungkin akan terpancing emosi. Terutama umat muslim yang memang tidak mengonsumsi babi. Apalagi, berita itu disertai foto sejumlah orang berbatik merah dengan latar belakang logo PDIP serta babi panggang di atas meja.

Foto tersebut memang asli. Kejadiannya juga benar di kantor sekretariat DPD PDIP Bali, 21 Maret 2017. Namun, judul tulisan blog panca-news.blogspot.co.id yang ngawur. Di tulisan itu sama sekali tak ada penjelasan bahwa PDIP meminta MUI untuk menghalalkan babi panggang.

Baca Juga:  Akibat Cuma Baca Judul

Isi tulisan blog panca-news.blogspot.co.id ternyata mengutip sejumlah portal berita. Isinya terkait sosialisasi penyakit meningitis pada babi. Wakil Ketua PDIP Bali Nyoman Parta mengatakan, babi bukanlah penyebab tunggal meningitis. Selain bakteri, ada virus, jamur, dan parasit.

Menurut dia, masyarakat Bali yang mengonsumsi babi diminta benar-benar memasak dengan matang. Dalam kegiatan itu, PDIP Bali juga menghadirkan pakar dari Universitas Udayana. Di antaranya, Prof Komang Budaarsana (katua Asosiasi Ilmuan Ternak Babi Indonesia).

Kala itu Komang menjelaskan soal bakteri meningitis Streptococcus suis (MMS). Menurut Komang, bakteri MMS bisa mati pada suhu 56 derajat Celsius. Nah, mereka yang mengonsumsi daging babi guling harus mematangkannya dengan suhu 110 derajat selama dua jam. ”Peralatan yang dipakai juga harus bersih,” kata Komang.

Menurut Komang, masyarakat Bali memang perlu diedukasi untuk memahami bakteri MMS karena sebagian besar mengonsumsi babi. Selama lebih dari 20 tahun, bakteri tersebut menjadi masalah di peternakan babi. MMS, menurut Komang, tidak hanya menginfeksi babi, tapi juga bisa menyerang manusia.

Baca Juga:  HOAX!!! Lowongan Palsu Driver "Asean" Games

Berita tentang kegiatan itu sebenarnya juga dipublikasikan media-media lokal. Baik cetak maupun online. Termasuk situs resmi DPD PDIP Bali. Pada media-media mainstream itu, tidak ditemukan adanya kalimat PDIP meminta MUI menghalalkan babi.

Blog panca-news.blogspot.co.id tidak hanya piawai memelintir berita. Situs itu juga meresahkan karena menampilkan iklan-iklan dengan gambar konten dewasa. Gambar-gambar itu muncul karena blog tersebut mendulang pundi-pundi uang dengan menjadi publisher dari penyedia iklan online adnow.

Sebenarnya, kalau niatnya baik, gambar-gambar itu bisa difilter. Namun, panca-news.blogspot.co.id memang sengaja memilih menjadi publisher untuk konten-konten dewasa. Jadi, kalau Anda menemukan link artikel tentang PDIP meminta MUI menghalalkan babi, tolong jangan sekali-kali diklik. Apalagi jika di sekitar Anda ada anak-anak.

Baca Juga:  HOAX!!! Memfitnah Kapolri soal Alexis

Selain mendulang iklan dari adnow, situs itu menjadi publisher penyedia iklan online payclick. Jadi, bisa Aanda bayangkan sendiri berapa pendapatan situs itu ketika berhasil mengelabui orang untuk mengeklik artikel yang mereka buat. Padahal, artikel tersebut hanya bermodal memelintir berita dari media mainstream.

Dari pencarian yang dilakukan Jawa Pos kemarin, artikel tersebut telah banyak disebar di Facebook. Ada yang berasal dari panca-news, ada juga dari beberapa blog lainnya. Melihat reaksi dari orang-orang yang membagikan link tentang artikel itu, mungkin mereka tidak membaca beritanya. Tapi, sekadar beraksi ketika membaca judulnya. (gun/eko/c10/fat)

 

Fakta

Tidak ada permintaan PDIP menghalalkan babi panggang. Yang benar, PDIP Bali hanya menyosialisasikan cara menghindari penyakit meningitis pada babi ke masyarakat setempat.

Tags: Hoax Atau Tidak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Nusyirwan: BSB Tak Pengaruhi Bandara Sepinggan 

Next Post

Komisi II Panggil Panitia HUT Kota Bontang

Related Posts

Dikira Bukan Istri Sandi
Hoaks atau Tidak?

Dikira Bukan Istri Sandi

19 Oktober 2018, 13:30
Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais
Hoaks atau Tidak?

Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais

18 Oktober 2018, 11:49
Heboh Paket Gelap di Jogja
Hoaks atau Tidak?

Heboh Paket Gelap di Jogja

16 Oktober 2018, 11:49
Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos
Breaking News

Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos

13 Oktober 2018, 11:05
Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila
Hoaks atau Tidak?

Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila

6 Oktober 2018, 11:49
Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap
Hoaks atau Tidak?

Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap

3 Oktober 2018, 11:49

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.