BONTANGPOST.ID, Bontang – Pembangunan jembatan balai benih ikan (BBI), Tanjung Laut Indah masih dikerjakan oleh kontraktor. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Much Cholis Edi Prabowo mengatakan kontraktor sudah mulai melakukan pengecoran lantai jembatan.
“Konstruksi lantai memang semenisasi tidak sampai diaspal,” kata pejabat yang akrab disapa Bowo ini.
Saat disinggung berapa progres pengerjaan, ia belum bisa membeberkan secara rinci. Sebelumnya Dinas PUPRK memberikan perpanjangan waktu hingga pertengahan bulan ini. Pemberian kesempatan itu 50 hari pasca kontrak habis di akhir Desember silam.
“Setelah pengecoran ini maka langsung oprit kanan-kiri jembatan,” ucapnya.
Dinas PUPRK pun masih optimistis dengan pengerjaan ini selesai di batas akhir pemberian kesempatan. Menurutnya kontraktor pun mengerjakan hingga malam hari. Jumlah pekerja yang terlibat 15 orang.
“Tinggal pembersihan selanjutnya,” tutur dia.
Diketahui, proyek penggantian jembatan ini dianggarkan sebesar Rp10,8 miliar dan dikerjakan oleh CV Adi Raya, sebuah perusahaan yang berdomisili di Samarinda. Pendanaan proyek ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bontang tahun 2024.
Desain jembatan baru ini nantinya akan mirip dengan jembatan di Jalan Pontianak yang telah selesai dibangun dua tahun lalu. Jembatan ini akan memiliki panjang 28 meter dan lebar 6 meter dengan volume pengerjaan mencapai 163,22 meter persegi.
Infrastruktur ini diharapkan dapat menjadi akses yang lebih kokoh dan aman menuju Balai Benih Ikan, menggantikan jembatan kayu yang saat ini kondisinya sudah tidak layak dilalui oleh kendaraan bermuatan berat.
Dalam proyek ini, struktur jembatan yang digunakan nantinya akan terbuat dari pelat baja. Infrastruktur baru ini dirancang agar mampu dilintasi oleh kendaraan bermuatan hingga 10 ton, mengingat mobilisasi di Balai Benih Ikan membutuhkan kendaraan dengan berat demikian. (*)


