BONTANG – PT Kaltim Methanol Industri (KMI) melalui Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) kembali menyalurkan perlengkapan sekolah kepada 100 siswa SMP di Kelurahan Loktuan dan Guntung, Selasa (23/5) di Gedung Serbaguna Kelurahan Guntung.
Dalam sambutannya, General Affair & Public Relations Departement PT KMI, Imanuddin Arif menerangkan, bantuan perlengkapan sekolah ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT KMI yang rutin digelar setiap tahunnya. Khusus diberikan kepada para pelajar di wilayah buffer zone.
“Awal tahun ini bantuan serupa telah diberikan kepada siswa SD di Kelurahan Loktuan dan Guntung, kini giliran lima sekolah SMP yang berada di wilayah yang sama. Seratus siswa diantaranya dari SMP Negeri 9 Loktuan, SMP Imanuel Loktuan, SMP Nurul Iman Loktuan, SMP YPL Loktuan, dan MTS Al Amin Loktuan,” terangnya.
Ia berharap, penyaluran perlengkapan sekolah tersebut dapat membawa manfaat serta membantu meringankan orang tua murid dalam menyiapkan perlengkapan sekolah anaknya. “Semoga bantuan ini dapat membantu orang tua, sehingga pada tahun ajaran baru mendatang tidak perlu lagi menyiapkan perlengkapan sekolah bagi anaknya. Melalui program ini, pada saatnya nanti, adik-adik bisa lulus dengan nilai yang baik, dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, serta menjadi penerus bangsa yang berkualitas,” harapnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Bontang Anwar Sanusi mengapresiasi PT KMI melalui program CSR GNOTA. Atas nama Disdik serta Pemerintah Kota Bontang, ia mengucapkan terima kasih atas bantuan pendidikan yang diberikan PT KMI kepada siswa siswi SMP di Kelurahan Loktuan dan Guntung.
Kepada seratus anak yang hadir, ia menasihati agar mereka dapat mengingat banyak hal baik sebagai bekal pendidikan masa depan. Pun sedikit pesan kepada orang tua bahwa di tahun ajaran baru, pemerintah memberikan kemudahan bagi calon peserta didik dalam memilih sekolah berdasarkan fasilitas yang sudah ditetapkan.
“Mudah-mudahan anak-anak bisa sekolah dan harus sekolah. Tuntas berkualitas! Ini mulai diterapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Pusat. Terima kasih kepada Manajamen PT KMI, mudah-mudahan kerja sama Disdik dengan KMI akan lebih baik lagi demi kemajuan pendidikan di Kota Bontang,” ucapnya. (ra/adv)







