• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Puasa Mestinya Tekan Inflasi

by BontangPost
13 Mei 2018, 11:32
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
Zaini Naim(DOK PROKAL)

Zaini Naim(DOK PROKAL)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Ibadah puasa Ramadan semestinya bisa menekan inflasi. Bukan malah sebaliknya yang justru memicu laju inflasi ketika memasuki Ramadan. Hal ini diungkapkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Samarinda, Zaini Naim.

“Hakikat puasa itu kan mengendalikan atau menahan hawa nafsu, termasuk hawa nafsu makan dan minum. Salah kalau waktu buka puasa justru makan dan minum berlebihan, sama saja itu puasanya gagal,” ujar Zaini usai sosialisasi pengendalian inflasi di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim, Jumat (11/5).

Dia mengatakan, setelah buka puasa kemudian makan dan minum berlebihan merupakan hal yang haram, bukan lagi makruh. Karena sesuatu yang berlebihan adalah hal yang tidak disukai oleh Rasul.

Baca Juga:  Soal Dua Kadis Pemkot Dilaporkan Melanggar Pemilu, Sugeng Ngaku Baru Tau 

Jika dalam kesehariannya sesorang makan sayur bening, maka saat Ramadan juga seharusnya makan sayur bening. Tidak justru di balik ketika Ramadan malah makan yang enak-enak dan serba mahal. Sehingga hal itu yang menyebabkan inflasi naik saat Ramadan.

“Saat Ramadan, setan dibelenggu oleh Allah sehingga tidak punya kekuatan. Maka yang kita kendalikan hanya nafsu. Untuk itu, nafsu makan kita jangan berlebihan karena jika tetap makan berlebihan, maka puasanya gagal, berarti kita tidak dapat apa-apa dari puasa,” tuturnya dilansir dari Antara Kaltim.

Melalui sosialisasi yang digelar BI Kaltim tersebut, Zaini beharap semakin banyak santri yang paham bahwa pola mereka selama ini menyebabkan inflasi. Kemudian para ustaz juga diminta lebih gencar dalam ceramahnya tentang pengendalian hidup konsumtif agar tidak berimbas inflasi tinggi.

Baca Juga:  Keberadaan THM Minta Dikaji Ulang

Lebih lanjut Zaini menyebut, tingginya inflasi yang terjadi saat Ramadan karena tingginya permintaan bahan kebutuhan pokok dari masyarakat. Hal ini terjadi karena pola konsumsi yang berubah dari sederhana menjadi mewah atau mendekati mewah.

“Inilah tugas para ulama dan dai untuk memberi pemahaman kepada umat. Bahwa jangan berlebihan makan dan minum setelah buka puasa. Karena jika pola ini tetap berjalan berarti puasanya sia-sia,” tutupnya. (*/luk)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: InflasiMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

WADUH!! Camat Terbukti Ikut Kampanye

Next Post

Ribuan Dukungan DPD RI Bermasalah 

Related Posts

Emas, Beras, hingga Bawang Merah Dongkrak Inflasi Kaltim
Kaltim

Emas, Beras, hingga Bawang Merah Dongkrak Inflasi Kaltim

3 Oktober 2025, 09:00
Angka Inflasi Bontang Masih Aman, Harga Pangan Jadi Perhatian
Bontang

Angka Inflasi Bontang Masih Aman, Harga Pangan Jadi Perhatian

2 September 2025, 15:00
Indeks Harga Pengaruhi Inflasi Kaltim
Kaltim

7 Daerah Rawan Inflasi di Indonesia: Salah Satunya di Kaltim

7 Januari 2025, 13:40
Luhut Minta Warga Tanam Cabai hingga Bawang Merah di Rumah demi Tekan Inflasi
Nasional

Luhut Minta Warga Tanam Cabai hingga Bawang Merah di Rumah demi Tekan Inflasi

3 September 2022, 17:00
Sensus Online Diperpanjang, Optimistis Lampaui Target
Bontang

Inflasi di Kaltim 0,22 Persen, BPS: Bontang Tidak Masuk Hitungan

7 Juli 2020, 17:30
Imbas Naiknya Harga Tiket Pesawat, Biaya Perjalanan Dinas Bengkak
Nasional

Tiket Pesawat Picu Inflasi

2 Februari 2019, 14:00

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.