• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Luhut Minta Warga Tanam Cabai hingga Bawang Merah di Rumah demi Tekan Inflasi

by Redaksi Bontang Post
3 September 2022, 17:00
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyoroti laju inflasi Juli 2022 yang mencapai 4,94% secara tahunan (yoy). Penyumbang inflasi terbesar berasal dari lonjakan harga pangan seperti cabai rawit hingga bawang merah.

Luhut mendorong kepala daerah untuk mensosialisasikan kepada warga agar mau menanam atau mengembangkan bahan pangan yang sebenarnya bisa dilakukan secara mandiri di rumah. Dengan cara itu harga di pasar bisa lebih terkendali dan inflasi terjaga.

“Ada cabai merah, bawang merah, cabai rawit, telur ayam, daging ras, tomat. Jadi ini barang-barang yang menurut saya bisa dikembangkan di rumah kita masing-masing,” kata Luhut dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Selasa (30/8/2022).

Baca Juga:  Puasa Mestinya Tekan Inflasi

“Jadi maksud saya, ayo teman-teman kita semua untuk bersama-sama menjaga inflasi ini. Jangan pakai yang terlalu canggih-canggih pokoknya nggak kekurangan bawang, nggak kekurangan cabai, nggak kekurangan telur ayam, daging ayam, itu sudah akan mempunyai dampak,” tambahnya.

Luhut mengaku hal tersebut pernah dilakukannya saat masih berseragam hijau. “Ini barang yang waktu saya Komandan Korem tahun 1992-1993 di Madiun, saya pernah bikin dulu hidroponik supaya pangan waktu itu jangan sampai kurang,” imbuhnya.

Berdasarkan data paparan Luhut, per Juli 2022 Jambi mengalami inflasi paling tinggi sebesar 6,96%. Kondisi ini dipicu oleh inflasi cabai merah yang mencapai 2,02%, angkutan udara 0,60%, bahan bakar rumah tangga 0,48% dan bawang merah 0,46%.

Baca Juga:  Tren Deflasi Kaltim Masih Berlanjut

Posisi kedua ditempati oleh Bungo yang mengalami inflasi sebesar 6,93% dengan komoditas penyumbang cabai merah, bawang merah, dan bahan bakar rumah tangga.

Dari data tersebut, Luhut menyimpulkan bahwa cabai merah rata-rata menjadi biang kerok inflasi di Sumatera. Bayangkan, 20 kota di Sumatera mengalami inflasi cabai merah tertinggi pada periode Januari-Juli 2022.

Luhut berharap pemerintah daerah bisa mendorong masyarakat untuk menanam cabai sendiri. Hal itu bisa dilakukan dengan menggunakan dana desa yang dikirimkan pemerintah pusat.

“Kenapa tidak didorong rakyat kita menanam itu saja sehingga kita melakukan preventive strike, jadi kita sudah melakukan serangan lebih dulu dengan menanam itu tadi,” tambahnya. (detik)

Baca Juga:  Tiket Pesawat Picu Inflasi
Tags: Inflasi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Harga Pertalite dan Solar Resmi Naik

Next Post

Diduga Kabur saat Rehabilitasi, Tertangkap Lagi Antar Sabu

Related Posts

Emas, Beras, hingga Bawang Merah Dongkrak Inflasi Kaltim
Kaltim

Emas, Beras, hingga Bawang Merah Dongkrak Inflasi Kaltim

3 Oktober 2025, 09:00
Angka Inflasi Bontang Masih Aman, Harga Pangan Jadi Perhatian
Bontang

Angka Inflasi Bontang Masih Aman, Harga Pangan Jadi Perhatian

2 September 2025, 15:00
Indeks Harga Pengaruhi Inflasi Kaltim
Kaltim

7 Daerah Rawan Inflasi di Indonesia: Salah Satunya di Kaltim

7 Januari 2025, 13:40
Sensus Online Diperpanjang, Optimistis Lampaui Target
Bontang

Inflasi di Kaltim 0,22 Persen, BPS: Bontang Tidak Masuk Hitungan

7 Juli 2020, 17:30
Imbas Naiknya Harga Tiket Pesawat, Biaya Perjalanan Dinas Bengkak
Nasional

Tiket Pesawat Picu Inflasi

2 Februari 2019, 14:00
Tren Deflasi Kaltim Masih Berlanjut
Kaltim

Tren Deflasi Kaltim Masih Berlanjut

4 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • (1) Madura United vs Borneo FC (1)  Penuhi Target

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.