BONTANGPOST.ID, Bontang – Puncak arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Pelabuhan Loktuan terjadi pada 8 Januari 2026. Momentum ini ditandai dengan kedatangan KM Binaiya dari Parepare yang menurunkan sebanyak 1.348 penumpang di Dermaga Loktuan.
Manajer Operasional PT Laut Bontang Bersinar (LBB), Jackthin Pamasi, menjelaskan bahwa seluruh penumpang yang turun diarahkan keluar lebih dulu dari dalam dek kapal.
“Mobilisasi penumpang langsung kami arahkan menuju gerbang samping gedung pelabuhan,” kata Jack.
Setelah proses debarkasi selesai, KM Binaiya kembali berangkat pada pukul 02.20 Wita dengan membawa 1.222 penumpang. Rinciannya, 1.168 penumpang dewasa dan 54 bayi.
“Ini merupakan puncak arus balik Nataru,” ujarnya.
KM Binaiya melayani rute Bontang–Parepare–Makassar–Labuan Bajo–Bima–Benoa. Jack menambahkan, posko pelayanan Nataru resmi dibubarkan setelah keberangkatan kapal pada 8 Januari. Dengan demikian, aktivitas pelayanan penumpang di Pelabuhan Loktuan kembali normal.
Selama periode Nataru, petugas gabungan telah melakukan monitoring intensif untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di pelabuhan.
Sebelumnya, pada 1 Januari, KM Egon tercatat menurunkan 412 penumpang dan memberangkatkan 509 penumpang. Dua hari kemudian, kapal yang sama kembali bersandar sekitar pukul 08.00 Wita dengan jumlah penumpang turun sebanyak 560 orang dan berangkat 570 orang, terdiri dari 556 penumpang dewasa dan 14 bayi.
KM Egon melayani rute Parepare–Batulicin–Surabaya–Lembar–Waingapu. Jika diakumulasikan, total penumpang yang turun selama arus balik Nataru mencapai 2.320 orang, sementara jumlah penumpang berangkat tercatat sebanyak 2.301 orang.
“Pada prinsipnya, arus Nataru berakhir pada 8 Januari,” pungkasnya. (ak)

