BONTANG – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) apresiasi bakat seni keluarga besar Pupuk Kaltim melalui konser seni “Bumi Etam”, garapan Komunitas Seni Citra Khatulistiwa (KSCK). Yang berlangsung Jumat (19/10) lalu di Gedung Koperasi Karyawan (Kopkar) Pupuk Kaltim.
Kegiatan tahunan tersebut menghadirkan GM Umum Pupuk Kaltim, Nur Sahid berserta jajarannya hingga seluruh pengurus dan anggota Persatuan Istri Karyawan Pupuk Kaltim (PIKA PKT). Di sela konser, Nur Sahid mewakili Pupuk Kaltim mengatakan mendukung penuh kegiatan yang mayoritas pengisi acaranya merupakan generasi muda.
Bagi dia, semangat berbakat seni harus dibangkitkan melalui kegiatan seperti ini. Tentunya semakin banyak mengikuti event akan berpengaruh pada bakat seni mereka. Sehingga perusahaan harus berperan aktif mengembangkan bakat generasi muda di bidang seni.
“Ini memang masih lingkup keluarga besar Pupuk Kaltim. Dan ini pelaksanaan yang kedua. Menurut saya, konser “Bumi Etam” ini sukses,” ucapnya.
Perusahaan akan terus berkomitmen dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat serta keluarga karyawan Pupuk Kaltim sebagai salah satu stakeholder-nya. “Pastinya kami ingin memberikan manfaat tidak hanya kepada karyawan saja tapi kepada keluarga karyawan juga,” tambah Nur Sahid.
Ia berharap, ke depan konser seni semacam ini dapat menjadi kegiatan seni se- Bontang. Sehingga yang tampil bukan hanya keluarga besar Pupuk Kaltim, dalam hal ini melibatkan perwakilan siswa SD, SMP, SMA, SLB Yayasan Pupuk Kaltim (YPK). Namun juga dapat melibatkan sekolah-sekolah lainnya untuk ikut memeriahkan konser tahunan ini.
“Pupuk Kaltim harus merakyat karena kegiatan ini juga didukung oleh beberapa perusahaan maupun perbankan yang ada di Bontang,” harap Nur Sahid.
Di tempat sama, Lola Karmeila selaku Penanggung Jawab Bidang Pendidikan PIKA PKT didampingi Ketua Bidang Pendidikan PIKA PKT, Reta Noermala menerangkan KSCK merupakan suatu wadah untuk berkegiatan seni bentukan PIKA PKT yang resmi di luncurkan pada 2017 lalu. KSCK sendiri berada di bawah asuhan PIKA PKT.
“Di dalam konser ini kami ingin menyalurkan bakat dalam bentuk kreativitas seni tari, musik, dan budaya tradisonal Kalimantan secara global. Kita ingin kolaborasikan bakat seni ibu/istri, anak (mayoritas dari Yayasan Pupuk Kaltim), dan suami/bapak,” urai Lola.
Tujuan diadakannya konser tahunan ini untuk mengenal, mengetahui, dan mempelajari berbagai bentuk kesenian tradisonal, memberi kesempatan bagi pelaku kreatif untuk berkarya dan berkreasi dalam mengelola bakat seni, hingga menumbuh kembangkan kreativitas berseni bagi keluarga besar Pupuk Kaltim.
“Alhamdulillah konser kedua ini bagus. Kami ingin koordinasikan ekstrakulikuler di sekolah masing-masing sesuai tema kegiatan dan dipadukan selama tiga hari persiapan jelang konser,” papar Lola.
Menariknya, pada penghujung konser, Nur Sahid bersama Manager Kamtib, Sunardi tampil spontan membawakan sebuah lagu berjudul Stasiun Balapan. Dan ditutup dengan penampilan Paduan Suara Citra Khatulistiwa (PSCK) dan seluruh pengisi acara, membawakan lagu berjudul Meraih Bintang. (ra/adv)






