• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pupuk Kaltim

Pupuk Kaltim Bantu Pemulihan Korban Terorisme di Kaltim Lewat Dana Bantuan Pendidikan dan Kesehatan

by Redaksi Bontang Post
11 Oktober 2022, 11:09
in Pupuk Kaltim
Reading Time: 4 mins read
0
PKT bekerja sama dengan BNPT menyalurkan bantuan dana pendidikan dan kesehatan, serta koordinasi dukungan psikososial terhadap korban tindak terorisme wilayah Kalimantan Timur

PKT bekerja sama dengan BNPT menyalurkan bantuan dana pendidikan dan kesehatan, serta koordinasi dukungan psikososial terhadap korban tindak terorisme wilayah Kalimantan Timur

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Indonesia memiliki komitmen penuh dalam pemenuhan hak dan perlindungan korban terorisme. Komitmen negara ini telah digaungkan di mata dunia oleh Kepala BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia) Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar di The First United Nations Global Congress of Victims of Terrorism yang digelar di Markas Besar PBB New York, bulan lalu (8/9). Negara bertanggung jawab penuh atas hak, kebutuhan, peningkatan kesejahteraan, dan pengobatan dari para korban aksi terorisme dari seluruh penjuru Indonesia, baik lewat BNPT dan juga kolaborasi dengan multi-stakeholder.

Provinsi Kalimantan Timur pun secara langsung maupun tidak langsung pernah mengalami aksi terorisme. Yang pertama, terjadi secara tidak langsung di tahun 2005. Kala itu terjadi aksi teror berupa penyerangan ke lokasi tugas Brimobda Kaltim di Desa Loki, Maluku. Teror terjadi lewat penembakan petugas. Salah satu yang menjadi korban adalah Briptu Slamet Priyanto yang meninggal dunia. Almarhum meninggalkan seorang anak bernama Muqsith Syahid Aljabbar.

Selain itu, masih segar dalam ingatan ketika aksi terorisme terjadi secara langsung di Kota Samarinda, pada Minggu, 13 November 2016 pukul 10.00. Kala itu, aksi teror menyasar Gereja Oikumene dengan ledakan bom molotov sebanyak tiga kali di depan lokasi gereja. Akibatnya, tercatat ada empat korban, satu meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka bakar.

Intan Olivia Banjarnahor yang saat kejadian masih berusia tiga tahun menjadi satu-satunya korban meninggal dunia. Sementara tiga anak lainnya yakni Alvaro Aurelius Tristan Sinaga (sekarang berusia 10 tahun) mengalami luka bakar sebesar 40 persen, Trinity Hutahaean (sekarang berusia 9 tahun) luka bakar sebesar 60 persen dan Anita Cristabel (sekarang berusia 8 tahun) luka bakar sebesar 20 persen.

Baca Juga:  Sinergi Jaga Pesisir Bontang, Pupuk Kaltim Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Pulau Gusung

Menjadi korban aksi terorisme di usia yang sangat belia tentu bukan hal mudah yang dialami para survivor. Hal tersebut juga yang dialami oleh Trinity Hutahaean. Tahun berlalu setelah kejadian tersebut, Trinity yang mengalami luka bakar hampir di seluruh bagian tubuhnya pun harus terus berjuang secara fisik. Apalagi luka bakar yang dialami Trinity menyebar dari tangan, kaki hingga bagian muka.

Sejumlah upaya medis pun terus dilakukan keluarga Trinity untuk mencapai kesembuhan total. Bahkan keluarganya sampai memboyong Trinity ke Cina untuk mendapatkan perawatan intensif. Alhasil, saat ini jaringan kulit Trinity sudah membaik dan pergerakannya bertambah lentur.

Serupa dengan Trinity, Alvaro Aurelius Tristan Sinaga yang mengalami luka bakar hingga 40 persen pun masih terus menjalani perawatan. Setelah sempat dirawat di Samarinda, keluarga Alvaro memutuskan membawanya ke Kuala Lumpur, Malaysia. Di sana, selama enam bulan pasca kejadian, Alvaro mendapatkan penanganan intensif. Apalagi kebanyakan luka bakar yang dialami Alvaro ada di bagian kepala yang sangat sensitif. Tapi kini pun Alvaro sudah menunjukkan perkembangan positif dan bisa beraktivitas dengan baik.

Keluarga para korban pun harus berjuang sekuat tenaga untuk terus membiayai proses rehabilitasi fisik anak-anak mereka yang menjadi korban dan biaya yang dikeluarkan juga tentu tidak sedikit jumlahnya. Miliaran rupiah sudah dikeluarkan keluarga Trinity dan Alvaro untuk menjamin kesehatan buah hati mereka. Tentu luka dan trauma yang dialami para korban survivor ini bukan sekadar luka fisik belaka. Ada juga luka batin yang membekas secara psikologis yang sama pentingnya untuk ditangani dengan baik seperti halnya luka fisik.

Untuk itulah, PKT sebagai perusahan petrokimia penghasil urea terbesar di Asia Tenggara yang juga berbasis di Kalimantan Timur, secara proaktif menjangkau dan memberikan kontribusi sesuai peranannya di masyarakat, khususnya masyarakat Kalimantan Timur.

Baca Juga:  Dorong Pembinaan Berkelanjutan, Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung
PKT bekerja sama dengan BNPT menyalurkan bantuan dana pendidikan dan kesehatan, serta koordinasi dukungan psikososial terhadap korban tindak terorisme wilayah Kalimantan Timur

PKT bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyalurkan bantuan dana pendidikan dan kesehatan, serta koordinasi dukungan psikososial terhadap korban tindak terorisme wilayah Kalimantan Timur. Pemberian bantuan ini dilaksanakan di Jakarta, Senin, 10 Oktober 2022 dan dihadiri langsung oleh perwakilan para korban aksi terorisme. Di acara yang sama juga dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama antara BNPT dan PT Pupuk Indonesia (PERSERO) yang merupakan perusahaan induk dari PKT tentang Sinergisitas Pencegahan Tindak Pidana Terorisme.

Rahmad Pribadi, Direktur Utama PKT dalam sambutannya mengatakan, aksi terorisme ini menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk saling menghargai antar sesama serta memberikan pendidikan tentang pentingnya menghargai nilai-nilai kemanusiaan dan tindakan yang akan menyakiti orang lain. Oleh sebab itu PKT berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam upaya penanggulangan terorisme dengan memberikan kontribusi sesuai peranannya di masyarakat.

Adapun bentuk program pemulihan korban tindak pidana terorisme dilaksanakan dalam rangka pemenuhan hak-hak korban berupa bantuan medis, rehabilitasi psikososial dan rehabilitasi psikologis, santunan bagi keluarga korban dalam hal korban tindak pidana terorisme meninggal dunia dan atau kompensasi. Untuk itu, di perjanjian kerja sama ini, PKT bekerja sama dengan BNPT menyalurkan dana bantuan pendidikan dan kesehatan dengan total sebesar Rp 407.244.000 untuk seluruh korban baik dari korban langsung serangan bom molotov tahun 2016 dan korban tak langsung dari penyerangan Brimobda Kaltim di Maluku.

“Kami berharap dengan bantuan ini dapat memberikan semangat untuk para korban dalam menempuh pendidikan dan menghadapi proses pemulihan dari dampak secara fisik, psikologis ekonomi dan sosial yang telah dialami oleh para korban,” tambah Rahmad.

Baca Juga:  Kios Burung Kian Berkicau Berkat Pupuk Kaltim 

Kepala BNPT Komjen Pol Dr. Boy Rafli Amar menyebut sinergi dan kolaborasi banyak pihak diperlukan untuk memerangi terorisme. “Kita ikhtiar dengan semua pihak, mengajak melakukan kolaborasi agar jati diri bangsa ini tetap eksis sepanjang masa, tetap lestari sepanjang masa. Oleh karena itu, atas dasar kerja sama ini, bukan hanya kerja sama di lingkungan internal, dari jajaran BUMN atau PKT, tetapi juga bagaimana kita berkontribusi kepada masyarakat. Semoga usaha-usaha yang dilaksanakan oleh PKT dan seluruh jajaran senantiasa semakin berkah dan sukses,” katanya.

“Dan semua kita bisa bersatu padu melawan segala bentuk intoleransi radikal terorisme yang kerjanya menjadi musuh bagi negara yang sangat mengedepankan kesatuan dan persatuan,” lanjutnya.

Sementara itu, perwakilan keluarga korban mengaku sangat bersyukur mendapatkan bantuan dana dari PKT. “Saya terharu dan agak kaget juga disetujui sampai sebanyak itu. Terima kasih kepada Pupuk Kaltim ya atas perhatiannya kepada korban. Terima kasih juga kepada BNPT yang telah mencari dana ini. Ini bisa kami pergunakan untuk pengobatan Trinity,” ujar Sarina Gultom, Ibu Trinity Hutahaean.

“Uang buat dia memang ada kita sisihkan, kita simpan buat bekal pendidikannya nanti. Kita tidak tahu bagaimana nanti ke depannya. Yang penting ada buat dia nanti. Makanya dengan didengar, ditanggapi, rasanya saya tuh bahagia banget, ternyata setelah seperti ini masih ada yang peduli dengan kita. Mudah-mudahan Pupuk Kaltim semakin berjaya. Terima kasih Pupuk Kaltim,” ungkap Ibu Alvaro Aurelius Tristan Sinaga, Martina Piur Novita Tagala. (*)

Tags: PKTpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Komitmen Jaga Ekosistem Laut, Wawali Najirah Deklarasi Selamatkan Ekosistem Laut

Next Post

179 Kg Sabu dari Malaysia Gagal Edar di Indonesia

Related Posts

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03
Delapan Tim Berebut Tiket Semifinal PKT Cup 2026, Ini Jadwalnya
Pupuk Kaltim

Delapan Tim Berebut Tiket Semifinal PKT Cup 2026, Ini Jadwalnya

8 Oktober 2026, 12:09

Terpopuler

  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Bontang Pecat Aipda IM, Positif Sabu hingga Terjerat Banyak Utang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.