• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial

Pupuk Kaltim Hijaukan Lingkungan di Sekitar Perusahaan 

by BontangPost
25 Agustus 2018, 00:05
in Advertorial
Reading Time: 2 mins read
0
ABADIKAN MOMEN: Warga Melahing bersama Tim CSR Pupuk Kaltim dan PIKA PKT berfoto bersama usai pelatihan hidroponik.(FAUZI/HUMAS PUPUK KALTIM)

ABADIKAN MOMEN: Warga Melahing bersama Tim CSR Pupuk Kaltim dan PIKA PKT berfoto bersama usai pelatihan hidroponik.(FAUZI/HUMAS PUPUK KALTIM)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) bersama Persatuan Isteri Karyawan Pupuk Kaltim (PIKA PKT) kembali menunjukkan perhatiannya kepada warga  Kampung Melahing.

Melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) Better Living in Melahing, Jumat (24/8) kemarin Pupuk Kaltim menggelar pelatihan hidroponik di teras rumah Ketua RT 30 Tanjung Laut Indah.

Keterbatasan lahan subur atau tanah di permukiman atas laut mendasari adanya pelatihan itu. Maka dipilihlah teknik hidroponik sebagai salah satu upaya penghijauan di Kampung Melahing. Sekaligus sebagai bentuk kepedulian Pupuk Kaltim terhadap lingkungan sekitar perusahaan.

“Kami ingin mengajarkan teknik hidroponik kelanjutan dari metode tanaman rambat pergola yang sudah diajarkan,” ujar Person In Charge (PIC) Program Better Living in Melahing Irma Safni dalam sambutannya.

Baca Juga:  Terima SPPT SNI dari BSN, Mitra Binaan Pupuk Kaltim Siap Bersaing Secara Global

Tak hentinya ia mengingatkan peserta pelatihan untuk dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat di rumah masing-masing. Kemudian merawat tanaman hidroponik tersebut. Agar mampu menghemat pengeluaran belanja bulanan rumah tangga serta menghemat waktu membeli sayur-mayur ke darat.

Pada pelatihan ini, warga diberikan rak sederhana dari pipa paralon yang sudah dirakit. Lengkap beserta bibit sayuran, media tanam, dan alat bantu lainnya. Sebagai contoh salah satu metode bercocok tanam dengan teknik hidroponik.

“Ini hanya salah satu sampel. Kami berharap Pak RT dan semua warga dapat mengkreasikan menjadi lebih banyak lagi,” tegas Irma.

Warga Melahing terus dihimbau agar memiliki kesadaran dalam memelihara dan menjaga lingkungan. Khususnya bagi para ibu harus peduli terhadap penghijauan di kampungnya. Dengan demikian wisata Kampung Melahing dapat memiliki daya tarik, terutama penghijauan yang dilakukan di atas laut.

Baca Juga:  KONI Gelar Bimtek Pengelolaan Dana Hibah

Lanjut Irma, jika nantinya hasil produksi tanaman hidroponik di Kampung Melahing berkembang bahkan berlebih, tidak menutup kemungkinan dapat dikomersilkan. Selain rumput laut dan teripang yang sudah dibudidayakan, sayur-mayur hasil hidroponik dapat menjadi produk unggulan salah satu mitra binaan Pupuk Kaltim ini.

“Mudah-mudahan di Kampung Melahing ke depan tidak akan terjadi kekurangan bahan makanan. Kebutuhan harian seperti sayur-mayur dapat tercukupi,” harap dia.

Di tempat sama Ketua Bidang Pendidikan PIKA PKT, Reta Jaka Kirwanto menjelaskan terkait cara sederhana bercocok tanam tanpa menggunakan tanah. Ia pun menerangkan alasan berhidroponik, antara lain dapat dilakukan di berbagai tempat, pemeliharaan lebih mudah, hingga terhindar dari segala penyakit yang bersumber dari tanah.

Baca Juga:  HEBAT!!! SMP YPK Dominasi 10 Besar UNBK Bontang

Adapun tanaman yang dapat dibudidayakan melalui teknik hidroponik di antaranya sayuran dan buah, tanaman herbal, hingga tanaman hias. Sementara media tanam biasanya menggunakan cocopeat atau sabut kelapa, arang, hidroton (tanah liat yang dibakar), rockwool atau busa.

Selain metode dengan rak susun, tim juga menjelaskan teknik hidroponik menggunakan sistem sumbu (wick system). Memanfaatkan botol plastik bekas dan kain flanel sebagai sumbu. “Bapak Ibu dapat berkreasi menggunakan wadah bekas lainnya sebagai media pada teknik ini,” kata Reta.

Di akhir pelatihan, ia memberi kiat merawat tanaman hidroponik dengan meletakkan tanaman di tempat yang dapat terkena cahaya matahari. Serta terlindung dari air hujan. (ra/adv)

Tags: advertorialHidroponikpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Yayasan Yabis Gelar Penyembelihan Hewan Kurban 

Next Post

Angka Perceraian di Bontang Tinggi

Related Posts

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03
Delapan Tim Berebut Tiket Semifinal PKT Cup 2026, Ini Jadwalnya
Pupuk Kaltim

Delapan Tim Berebut Tiket Semifinal PKT Cup 2026, Ini Jadwalnya

8 Oktober 2026, 12:09

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.