• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pupuk Kaltim

Pupuk Kaltim Raih Peringkat Tertinggi ESG Risk Rating Dunia Sektor Agrokimia

by Redaksi Bontang Post
8 Juni 2023, 15:38
in Pupuk Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Direktur Utama PKT, Rahmad Pribadi memaparkan inovasi hijau dan berkelanjutan pada setiap lini aktivitas PKT dan capaiannya mendapat posisi teratas dunia di penilaian ESG Risk Rating untuk sektor agrokimia dalam acara Green Economy Forum 2023 di Jakarta pada Rabu (07/06/23)

Direktur Utama PKT, Rahmad Pribadi memaparkan inovasi hijau dan berkelanjutan pada setiap lini aktivitas PKT dan capaiannya mendapat posisi teratas dunia di penilaian ESG Risk Rating untuk sektor agrokimia dalam acara Green Economy Forum 2023 di Jakarta pada Rabu (07/06/23)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Tidak hanya menargetkan untuk terus bertumbuh sebagai perusahaan petrokimia terdepan di Indonesia dan dunia, dalam setiap aktivitas bisnis dan operasionalnya, PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) tetap mengedepankan pertumbuhan yang bertanggung jawab, berkelanjutan dan tentunya ramah lingkungan.

Bagi Pupuk Kaltim, komitmen untuk menjalankan bisnis keberlanjutan tentu bukan sekadar soal menjalankan kewajiban, tapi sudah mendarah daging di setiap lini aktivitas di perusahaan. Inisiatif Environmental, Social and Governance (ESG) Pupuk Kaltim ini juga sudah diakui banyak pihak lewat berbagai penghargaan  baik di level nasional maupun internasional. Yang terkini, Pupuk Kaltim sukses mencatat prestasi gemilang lewat raihan posisi teratas dunia di penilaian ESG Risk Rating untuk sektor agrokimia.

Jika di awal tahun ini Pupuk Kaltim meraih posisi ketiga di penilaian serupa, per Juni 2023, Pupuk Kaltim sukses naik kelas ke posisi teratas dari total 73 perusahaan sektor agrokimia di dunia. Tentu capaian ini tidak bisa dipandang sebelah mata, karena menjadi bukti kesuksesan Pupuk Kaltim menginisiasi penerapan ESG di lingkungan perusahaan.

“Alhamdulillah, waktu itu di nomor tiga dari 40 lebih perusahaan di dunia yang dinilai. Nah, ini baru keluar rating baru yang dinilai bertambah, yaitu menjadi 73 perusahaan global, dan skor kita tertinggi. Kita patut berbangga bisa menjadi contoh di dunia. Tidak hanya dalam skala kapasitas produksi yang besar, tapi pengelolaan ESG juga bagus. Karena ESG sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam proses bisnis Pupuk Kalimantan Timur. Bahkan kita selalu bilangini sudah jadi way of life dari Pupuk Kalimantan Timur,” ujar Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi ketika didapuk menjadi pembicara di acara Bisnis Indonesia Green Economy Forum 2023, Rabu, 7 Juni di Jakarta.

Baca Juga:  Komitmen Pupuk Kaltim Terkait Pelestarian Budaya, Sambut Kunjungan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura

Dari hasil asesmen Lembaga ESG Rating Morningstar Sustainalytics Pupuk Kaltim mendapatkan skor 21,3 sehingga Pupuk Kaltim dinilai memiliki risiko medium dalam dampak keuangan material dari faktor-faktor ESG. ESG Risk Rating sendiri mengukur angka capaian Pupuk Kaltim melalui dua faktor penilaian, yakni dari Exposure dan Management. Exposure didefinisikan sebagai kerentanan perusahaan terhadap risiko ESG, dan Management merujuk pada aksi yang diambil oleh perusahaan untuk mengatasi masalah ESG.

Bukti komitmen Pupuk Kaltim berkontribusi dalam lingkungan hidup dikemas dalam upaya dekarbonisasi yang menargetkan penurunan emisi sebanyak 32 persen serta mendukung upaya Net Zero Emission pemerintah pada 2060. Tak hanya melakukan beragam program seperti Community Forest, pembangunan pabrik soda ash dan lainnya, namun Pupuk Kaltim juga mengutamakan pemanfaatan teknologi ramah lingkungan untuk percepatan dekarbonisasi. Misalnya, co-firing boiler batu bara dengan biomassa sawit yang ditargetkan pada 2030 bisa menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 59 ribu CO2 melalui substitusi dengan biomassa. Ada juga penggunaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan target penurunan emisi sebanyak 9 ribu ton CO2 di 2030.

Baca Juga:  Pembangunan Pabrik di Fakfak Terus Berjalan, Pupuk Kaltim Siap Penuhi Hingga 80 Persen Kebutuhan Pupuk Nasional
Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmat Pribadi (tengah) didapuk menjadi pembicara di acara Bisnis Indonesia Green Economy Forum 2023, Rabu, 7 Juni di Jakarta.

Untuk aspek sosial, Pupuk Kaltim pun terus mengutamakan pemberdayaan petani dan masyarakat sekitar lewat program MAKMUR yang hingga Juni 2023 telah mencapai 34.081 hektare wilayah tanam dengan target tahunan sebesar 64.000 hektare. Program pendanaan UKM yang telah dimulai sejak 1989 pun masih berjalan, dengan penyaluran dana mencapai Rp 5,3 miliar untuk 29 ribu mitra binaan. Sementara dalam bidang tata kelola perusahaan, Pupuk Kaltim tak kalah unggul. Tercatat, Pupuk Kaltim memperoleh GCG Score dengan predikat sangat baik di tahun 2022 lalu. Strategi dan dampak positif pengaplikasian praktik GCG di perusahaan pun berdampak pada kinerja positif yang diraih Pupuk Kaltim dari tahun ke tahun.

Terbukti, inovasi hijau dan berkelanjutan membawa berkah bagi Pupuk Kaltim. Dari sisi kinerja produksi maupun keuangan, Pupuk Kaltim mencatat prestasi impresif di tahun 2022 lalu. Saat ini, sambil tetap berkomitmen untuk menjalankan bisnis yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, Pupuk Kaltim juga mengusung teknologi terdepan untuk terus bisa berinovasi dan bertumbuh lebih baik lagi.

Baca Juga:  UPZ Pupuk Kaltim Salurkan BLT Tahap Ketiga bagi Ratusan Warga Terdampak Covid-19 di Guntung

“Saat ini kami sedang mengeksplorasi berbagai kemungkinan sumber bahan yang terbarukan dan berkelanjutan. Salah satunya lewat transformasi amonia yang kami proyeksikan menjadi growth engine kami yang terkini. Kalau kita bicara masa depan, tentu kita tidak bisa menggunakan masa lalu 100 persen sebagai basis. Ke depan, kita ingin menggunakan energi yang less carbon. Salah satu transition fuel yang dianggap sangat penting itu adalah amonia. Karena amonia itu tidak zero carbon emission fuel. Saat ini amonia memang diproduksi dengan menggunakan fossil fuel, sehingga proses produksinya masih ada karbon. Ke depan, ini ada yang namanya clean ammonia. Nah, clean ammonia ini menjadi sangat penting karena ini adalah satu hal yang bisa membawa dunia menjadi less carbon, atau lebih environmentally friendly. Buat kami, masalah sustainability ini bukan masalah pilihan, tapi ini adalah tanggung jawab kita pada generasi yang mendatang,” tutup Rahmad. (*)

Tags: PKTpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ketua Dewan Minta Kaji Ulang Rencana Pembangunan Mini Zoo Disdamkartan

Next Post

Rumah Sakit Tipe D Urung Difungsikan, Ketua Dewan Desak Pemkot Ambil Keputusan

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.