bontangpost.id – Permudah masyarakat menjangkau vaksinasi Covid-19, Dinas Kesehatan Kota Bontang kini tidak lagi mengharuskan masyarakat menggunakan vaksinasi sejenis.
Jubir Satgas Covid-19 Bontang Adi Permana menjelaskan bahwa untuk melengkapi dosis primer maupun booster masyarakat bebas menggunakan vaksin apapun. Hal itu sesuai dengan perintah Kementrian Kesehatan Nomor IM.02.04/C/2413/2023 Tentang Update Pemberian Vaksinasi Covid-19.
Diungkapkan Adi, sebelumnya banyak masyarakat yang menggunakan vaksin jenis pfizer dan moderna sebagai vaksin primer. Mereka masih tertunda booster, mengingat stok kedua jenis vaksin hingga kini belum tersedia kembali.
“Kalau vaksin yang digunakan sebelumnya sinovac, saat ini enggak perlu lagi menggunakan sinovac. Tapi, bebas menggunakan vaksin jenis apapun. Jadi, masyarakat tidak harus menunggu lama,” jelasnya.
Dengan adanya kebijakan tersebut, kini masyarakat bisa mendatangi pusat kesehatan masyarakat (PKM) terdekat untuk mengakses vaksin primer maupun booster yang tersedia tanpa khawatir dengan ketersediaan stok vaksin.
Sebab setiap PKM dibekali 50 dosis vaksin. Diketahui jumlah vaksin yang disalurkan meningkat dari penyaluran sebelumnya yang hanya 10 dosis saja. Lantaran, keterbatasan stok vaksin.
“Semua puskesmas sama. Kecuali Puskesmas Bontang Lestari hanya 25 dosis saja. Kami juga sudah bekerja sama dengan Polres Bontang. Jadi, masyarakat bisa lewat PKM Polres,” jelasnya.
Mengenai jadwal layanan, Adi bilang masyarakat bisa mengunjungi laman resmi atau media sosial setiap PKM. Pasalnya, setiap PKM memiliki jadwal layanan yang berbeda.
“Sudah diumumkan di setiap PKM. Silakan dicek saja,” tandasnya. (*)







