bontangpost.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112 di Bontang, Kalimantan Timur resmi ditutup. Sasaran infrastruktur fisik yakni pembangunan turap sepanjang 138 meter di Kelurahan Api-Api dan renovasi musala di Kampung Nyerakat Kiri, Kelurahan Bontang Lestari, seluruhnya rampung.
TMMD mengusung tema “TMMD wujud sinergi membangun negeri” ini resmi ditutup di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Jalan Moh Roem, Kelurahan Bontang Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara.
Acara dibuka dengan pemutaran video seluruh kegiatan selama 30 hari TMMD dihelat. Mulai sasaran fisik, pembangunan turap 138 meter, renovasi musala di Nyerakat Kiri, penyaluran sembako, dan vaksinasi.
Dalam kesempatan itu, Dandim 0908 Bontang Letkol Arh Choirul Huda Mengatakan TMMD merupakan operasi bakti TNI dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kegiatan ini melibatkan lintas sektoral. Bertujuan membantu pemuda dalam melakukan akselerasi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Pria yang punya dua mawar di pundak itu menambahkan, atas nama pribadi dan kesatuan, dan seluruh keluarga besar TNI mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung program TMMD ke-112. Mulai Pemkot Bontang, perusahaan, dan masyarakat.
“Kami berterima kasih atas seluruh dukungan, hingga TMMD ini bisa berjalan aman hingga akhir,” ucapnya.
Dia berharap, infrastruktur yang telah dibangun bermanfaat bagi masyarakat. Bukan saja yang tinggal di kota, pun di pelosok. Ia berharap agar infrastruktur tersebut terus dijaga.
“TNI tumbuh bersama rakyat. Kami tak bisa dipisahkan dari rakyat,” ujar Dandim Choirul.
Sementara itu, sambutan Wali Kota Bontang diwaliki Sekda Aji Erlynawati mengatakan TMMD ini sangat efektif dan strategis. Di satu sisi terjadi akselerasi pembangunan, di sisi lain, turut mendekatkan TNI dan masyarakat. Sebab selama kegiatan ini berlangsung, masyarakat menjadi saksi dedikasi prajurit TNI guna menyelesaikan seluruh sasaran yang telah ditetapkan.
“Ini juga akan semakin mempererat hubungan TNI dan masyarakat. Akan terjadi rasa saling tolong dan membutuhkan di antara keduanya,” tandas Sekda Aji. (*)




