• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Rapat Penanganan Banjir, DPRD Bontang Minta Rampungkan Master Plan, Maksimalkan Waduk Kanaan

by Redaksi Bontang Post
21 Desember 2021, 09:22
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id –  DPRD Bontang meminta pembangunan drainase ditunda hingga master plan penanganan banjir rampung. Mengingat selama ini pembangunan drainase tidak dikoneksikan dengan sungai.

“Jadi muaranya bukan di sungai. Drainase tidak maksimal mengalirkan air. Kalau hujan tanpa banjir kiriman, di beberapa tempat tetap tergenang,” kata Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris, seusai rapat penanganan banjir bersama Pemkot Bontang, Senin (20/12/2021).

Dalam rapat yang diikuti lintas komisi di DPRD Bontang dan OPD terkait, terdapat enam poin yang disepakati legislator untuk dilaksanakan pemkot.

Selain penundaan pembuatan drainase, juga pemanfaatan Waduk Kanaan. Agus Haris yakin jika waduk itu dimaksimalkan maka bisa menampung debit air hingga satu juta meter kubik.

Pemkot juga diminta menjalankan rekomendasi pansus banjir, lalu membentuk Pokja penanganan banjir.

Baca Juga:  Cerita Kompas Bontang Rakit Alat Pendeteksi Ketinggian Air Sungai

Pemkot Bontang juga berkoordinasi lebih intens dengan Pemprov Kaltim terkait Bendungan Pengendali Suka Rahmat.

“Apabila semua ini bisa terealisasi pada 2022, maka pada 2023 tidak ada lagi banjir di Bontang. Saya yakin sekali,” sebutnya.

Ia menuturkan, apabila kesimpulan dalam rapat hari ini tidak dijalankan oleh pemerintah, DPRD Bontang baka membentuk panitia khusus pansus banjir lagi.

“Kami bakal bentuk pansus lagi berdasarkan perderitaan rakyat. Berarti pemerintah tidak serius menanggani banjir kalau itu tidak dilaksanakan,” paparnya.

Dinilainya, selama ini pemerintah hanya sebatas perencanaan dan tidak ada aksi yang serius untuk menangani banjir di Kota Taman. Di sini pemerintah harus bergerak dengan cepat, mengingat intensitas ketinggian air ketika terjadi banjir terus mengalami peningkatan setiap tahun nya.

Baca Juga:  Tembok Pembatas di RT 47 Berebas Tengah Jebol Diterjang Banjir

“Banjir di Bontang ini kan ada tiga, banjir kiriman, banjir karena hujan, dan banjir rob. Apalagi banjir kiriman dan banjir rob sering terjadi secara bersamaan. Untuk banjir kiriman solusinya waduk Kanaan tadi untuk bisa mengendalikan banjir yang masuk ke Bontang,” tutunya.

Apabila pemerintah mengajukan anggaran untuk pembenahan Waduk Kanaan, DPRD Bontang siap mendukung sepenuhnya. “Paling Rp 60-70 miliar itu. Kami siap menyetujuinya, karena untuk rakyat,” terangnya.

Ia juga meminta pemerintah menyiapkan dapur umum di kelurahan yang rawan banjir. Sehingga ketika terjadi banjir dapur itu bisa langsung digunakan.

Sekretaris Kota Bontang Aji Erlynawati menyebut, hasil rapat tersebut bakal dikoordinasikan dijajaran pemerintah sehingga mencapai sebuah kesepakatan.

Baca Juga:  Banjir Terparah Sejak 2019, Warga RT 29 Api-Api Bontang Keluhkan Minim Bantuan

“Ya nanti jadi kesepakatan kami setelah dilakukan pembahasan,” ujarnya.

Dijelaskan, untuk mengatasi banjir di Bontang tentu harus menunggu master plan banjir rampung lebih dulu. Karena untuk mengetahui di mana saja titik yang menjadi penyebab banjir.

“Apa yang mau dilakukan kalau tidak punya acuannya. Sehingga penanganan banjir tidak dilakukan secara parsial saja,” paparnya.

Perempuan yang akrab disapa Iin itu mengatakan akan meminta kepada lurah agar di pada 2022 tidak melakukan pembangunan drainase dulu. Agar, pekerjaan yang dilakukan tidak sia-sia.

“Biar mereka juga paham. Bisa jadi di wilayah mereka selesai masalah banjir tapi di tempat lain belum tentu karena paritnya tidak terkoneksi dengan baik dengan sungai yang ada,” tutupnya. (*)

Tags: Banjir Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Belum Vaksinasi, Insentif PNS Ditunda

Next Post

Atlet Silat Bontang Jalani Uji Tanding, Perbanyak Jam Terbang

Related Posts

Lumpur dan Sampah Sumbat Drainase, Tiga Titik Rawan Banjir di Bontang Dibersihkan
Bontang

Lumpur dan Sampah Sumbat Drainase, Tiga Titik Rawan Banjir di Bontang Dibersihkan

1 Oktober 2026, 11:30
Pemkot Bontang Siapkan DED Tiga Polder, Bidik Dana Provinsi dan APBN untuk Atasi Banjir
Pemkot Bontang

Pemkot Bontang Siapkan DED Tiga Polder, Bidik Dana Provinsi dan APBN untuk Atasi Banjir

29 Juni 2026, 17:14
Akses Bontang Kuala Kerap Terendam Rob, Pemkot Siapkan Rp40 Miliar Bangun Trotoar
Bontang

Akses Bontang Kuala Kerap Terendam Rob, Pemkot Siapkan Rp40 Miliar Bangun Trotoar

15 Juni 2026, 19:01
Jalan Awang Long Masih Tergenang, Dinas PUPRK Bontang Akui Drainase Belum Optimal
Bontang

Jalan Awang Long Masih Tergenang, Dinas PUPRK Bontang Akui Drainase Belum Optimal

18 April 2026, 16:13
Dinas PUPR Bontang Sebut Era Fresh Ubah Drainase Jadi Parit Kecil, Picu Aliran Terganggu
Bontang

Dinas PUPR Bontang Sebut Era Fresh Ubah Drainase Jadi Parit Kecil, Picu Aliran Terganggu

15 April 2026, 21:28
Drainase Baru Tak Mampu Atasi Genangan di Jalan Awang Long Bontang
Bontang

Drainase Baru Tak Mampu Atasi Genangan di Jalan Awang Long Bontang

15 April 2026, 18:25

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.