BONTANGPOST.ID, Bontang – Warga Kelurahan Tanjung Laut Indah mengeluhkan kondisi akses jalan kayu ulin di Jalan Tuna RT 11 yang disebut mulai bergoyang setelah sejumlah bagian kayu penyangga diduga hilang diambil orang.
Keluhan tersebut muncul melalui video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, warga memperlihatkan bagian bawah jalan kayu ulin dan membandingkan sisi yang masih memiliki kayu penyangga menyilang dengan sisi lain yang sudah kosong.
“Sebelah sini ada, di sebelah satunya enggak ada. Ratusan batang hilang ini,” ujar seorang warga dalam video sambil menunjukkan kondisi jembatan.
Warga menduga kayu penyangga di bawah akses jalan tersebut hilang dicuri sehingga membuat struktur jembatan menjadi tidak stabil dan membahayakan pengguna jalan.
“Sikunya hilang, enggak lama ini goyang. Baru juga setahun diperbaiki,” tambahnya.
Fatimah, warga RT 11, mengatakan masyarakat mulai khawatir karena jembatan terasa bergoyang saat dilintasi kendaraan, khususnya sepeda motor.
“Karena enggak ada sikunya jadi goyang rumah warga yang terhubung dengan akses jalan jembatan ini,” ujarnya saat ditemui, Jumat (8/5/2026).
Sementara itu, Lurah Tanjung Laut Indah, Elis Biantoro, mengaku baru menerima informasi tersebut dan langsung melakukan peninjauan ke lokasi.
“Ini saya di lokasi mau lihat separah apa laporannya biar nanti kita tentukan langkah perbaikan atau mitigasinya,” pungkasnya. (*)



