BONTANGPOST.ID, Banjarmasin – Polisi mengungkap fakta baru di balik kasus pembunuhan di Gang Silaturahim, Jalan Tanjung Berkat, Teluk Tiram, Banjarmasin Barat. Perkelahian berdarah yang menewaskan Mahmut (28) dipicu persoalan asmara.
Pelaku, Yusreza (25), yang juga warga Teluk Tiram, mengaku hanya membela diri saat diserang korban dengan sebilah belati. Saat bergumul, ia berhasil merebut senjata tersebut dan menikam balik hingga korban tewas dengan luka tusuk di dada yang menembus paru-paru.
Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat, Iptu Indra Permadi, menjelaskan belati yang digunakan masih dalam pencarian. “Barang bukti pisau korban belum ditemukan,” ujarnya, Senin (22/9).
Motif perkelahian bermula dari rasa cemburu korban, yang tidak terima mantan kekasihnya Puput kini menjalin hubungan dengan pelaku. “Padahal korban dan mantannya sudah putus,” kata Indra.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Yusreza yang dibalut perban di wajah dan tangannya mengaku lebih dulu diserang. “Saya diserang dan dikeroyok. Pisau itu milik korban, saya hanya merebut,” ungkapnya.
Atas perbuatannya, pelaku kini ditahan di Mapolsek Banjarmasin Barat. Polisi menegaskan penyidikan masih berlanjut untuk melengkapi barang bukti dan keterangan saksi.







