• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Ribuan Anak Belum Punya Akta Kelahiran 

by BontangPost
21 Juli 2018, 11:33
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
FOTO WAJAH: M Subhan(DEVI/METRO SAMARINDA)

FOTO WAJAH: M Subhan(DEVI/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Jumlah anak yang belum memiliki akta kelahiran di Kota Samarinda ternyata terbilang tinggi. Sampai Juli ini saja masih terdapat ribuan anak yang belum mengantongi surat tersebut dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda.

Sekretaris Disdukcapil Samarinda, M Subhan menerangkan, berdasarkan data yang dihimpunnya, jumlah anak di Kota Tepian yang belum mengantongi akta kelahiran ada sekira 29.913 anak.

“Kalau dipresentasikan jumlahnya sekira 12 persen dari data anak yang ada di Samarinda, dan data itu masih bisa berubah lagi, karena jumlah kelahiran di kota ini terus bertambah,” kata Subhan, Jumat (20/7) kemarin.

Ia menerangkan, khusus untuk pelayanan pembuatan akta kelahiran anak selama Juli ini terbilang tinggi, mencapai 219.871 atau 88 persen. Untuk jumlah anak dari usia 0-18 tahun di Samarinda tercatat ada sekira 249.784 orang.

“Dan selama bulan Juni, jumlah anak yang telah memiliki akta kelahiran ada sekira 218.891 atau sekira 87 persen,” ungkapnya.

Meski begitu, Subhan menduga meningkatnya jumlah orang tua yang mengurus akta kelahiran anaknya, lantaran setiap sekolah kini mewajibkan keberadaan surat tersebut sebagai salah satu syarat penerimaan siswa baru.

“Jumlah anak yang diuruskan akta kelahirannya itu masih bersifat kumulatif. Karena masih dalam bulan berjalan. Selain itu, setiap bulannya jumlah anak dan pembuatan akta kelahiran akan bertambah, karena setiap harinya pasti akan ada anak yang lahir,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Subhan, dokumen kependudukan lain yang tidak kalah banyaknya diurus masyarakat saat ini yakni surat keterangan pindah kependudukan, surat keterangan kematian, dan legalisasi kartu keluarga (KK).

“Dari sekira 500 orang yang kami layani per hari, kurang lebih 200 orang di antaranya melakukan pembuatan akta kelahiran,” ungkapnya.

Sementara untuk pelayanan sendiri, Disdukcapil masih menerapkan pembatasan. Dalam sehari Disdukcapil Samarinda hanya melayani 500 orang. Namun jumlah tersebut belum final. Karena jika masih ada beberapa warga yang mengantri maka akan diberi toleransi.

“Kami juga melihat situasi, jika antriannya tidak terlalu banyak maka akan diberi toleransi. Tidak apa-apa lebih sedikit. Demi melayani masyarakat.  Kadang-kadang bisa sampai 508 atau 515 perhari,” pungkasnya. (*/dev)

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Balitbangda Dorong Penerapan Teknologi Nuklir 

Next Post

Penyakit Meningitis Wajib Diwaspadai 

Related Posts

Jelang Pengukuhan SPS Kaltim Temui Kapolda, Soroti Peran Media dan Polisi di Era Digital
Kaltim

Jelang Pengukuhan SPS Kaltim Temui Kapolda, Soroti Peran Media dan Polisi di Era Digital

23 April 2026, 18:53
Hari Kartini, Kepala DPK Bontang: Perempuan Pilar Demokrasi Berkualitas
Society

Hari Kartini, Kepala DPK Bontang: Perempuan Pilar Demokrasi Berkualitas

23 April 2026, 18:48
Program Inklusi Perpustakaan Bontang Terhenti karena Keterbatasan Anggaran
Society

Program Inklusi Perpustakaan Bontang Terhenti karena Keterbatasan Anggaran

23 April 2026, 17:00
Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu
Kriminal

Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

23 April 2026, 16:29
Puluhan Tahun Menanti Jembatan, Warga Busang-Kutim Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai
Kaltim

Puluhan Tahun Terisolasi, Warga Long Joq Kutim Pertaruhkan Nyawa Demi Seberangi Sungai

23 April 2026, 16:08
Pakta Integritas Diteken, DPRD Kaltim Didesak Buktikan Lewat Hak Angket
Kaltim

Pakta Integritas Diteken, DPRD Kaltim Didesak Buktikan Lewat Hak Angket

23 April 2026, 15:00

Terpopuler

  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.