• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

RS PKT Raih Proper Emas Enam Kali Beruntun 

by BontangPost
11 Juni 2018, 23:06
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
PRESTASI MEMBANGGAKAN: Direktur Utama PT Kaltim Medika Utama dr Nurul Fathoni (kiri), Direktur RS PKT dr Dina Lailani (kanan), dan GM Marketing Catherina Eksalanti (tengah), menunjukkan proper emas bukti keberhasilan RS PKT dalam pengelolaan lingkungan kemarin (11/6).(SITI KHOLIFAH/KP)

PRESTASI MEMBANGGAKAN: Direktur Utama PT Kaltim Medika Utama dr Nurul Fathoni (kiri), Direktur RS PKT dr Dina Lailani (kanan), dan GM Marketing Catherina Eksalanti (tengah), menunjukkan proper emas bukti keberhasilan RS PKT dalam pengelolaan lingkungan kemarin (11/6).(SITI KHOLIFAH/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Menjadi satu-satunya Rumah Sakit yang meraih Proper Emas, merupakan bukti nyata keberhasilan Rumah Sakit Pupuk Kaltim (RS PKT) dalam pengelolaan lingkungan. Direktur Utama PT Kaltim Medika Utama RS PKT Group Nurul Fathoni mengatakan, RS PKT selama ini telah menjadi entitas yang mengelola lingkungan hidup dari awal sampai akhir.

Dirinya memastikan semua yang terkait dengan produk dan pelayanan yang ada di RS PKT, hampir semuanya berimplikasi terhadap lingkungan. Untuk itu, ia menyebut PT KMU memiliki komitmen yang kuat tentang pengelolaan seluruh entitas di Rumah sakit, sebagaimana memperlakukan makhluk hidup.

“Apapun yang masuk ke dalam lingkup rumah sakit, harus terkelola, terscreening, dan teridentifikasi dengan baik. Harus sesuai dengan standar yang berlaku,” katanya, Senin (11/6).

Baca Juga:  Sajikan Paket Kamar dan Makan Sepuasnya selama Ramadan

Nurul meyakinkan hasilnya pun harus sesuai dan akan dipantau, agar bisa menghasilkan produk dan proses yang aman dan ramah lingkungan. RS PKT memandang, sangat perlu untuk memiliki manajemen dan administrasi yang tertata dengan baik.

“Juga perlu sistem dan proses yang dapat mengendalikan risiko pencemaran dan kerusakan lingkungan. Begitu juga dengan upaya agar selalu fokus terhadap produksi yang bersih dan ramah untuk lingkungan,” jelasnya.

Ia juga memaparkan, RS PKT selama ini juga berusaha untuk selalu terstandarisasi. Baik sertifikasi-sertifikasi seperti ISO, akreditasi dan lainnya. Begitu pula upaya untuk selalu berkontribusi di lingkungan melalui community development atau CSR.

“Untuk kegiatan CSR kita sangat banyak. Kami memiliki kerja sama dengan klinik dhuafa, pendidikan, dan pengembangan perekonomian, serta instansi lainnya,” paparnya.

Baca Juga:  Jelang Bulan Ramadan, RSIB Gelar Baksos Bersama PPIT MBU 

Secara lingkaran pengelolaan, Nurul menilai RS PKT masih mengelola secara konvensional dan masih banyak proses yang harus dilalui. Ke depannya dia berharap, agar bisa terus mempertahankan standar untuk tetap meraih proper emas.

“Kami bukan untuk mendapatkan emasnya, namun emas ini bisa menggambarkan performa pengelolaan yang baik. Ini tidak mudah, karena di setiap tahunnya ada  standar-standar tinggi yang harus dipenuhi  dari sebelumnya,” ucapnya.

 

Sementara itu Direktur RS PKT dr Dina Lailani mengucap syukur atas prestasi tersebut. Karena sudah sebanyak 6 kali RS PKT telah meraih proper emas sejak tahun 2012. Ia mengatakan, selama ini RS PKT telah memiliki implementasi dan bukti nyata yang telah dilakukan.

Baca Juga:  Kembangkan Sektor Pertanian, Disbun Bangun Kebun Induk Lada di PPU 

“Seperti di radiologi, tahun ini kami tidak lagi menggunakan cairan untuk yang mengandung B3. Tetapi kami sudah menggunakan radiologi tanpa limbah,” ujar Dina.

Selain itu, Pupuk Kaltim juga telah memanfaatkan limbah medis yang bukan B3, agar bisa didaur ulang dan dimanfaatkan. Seperti bekas-bekas botol infus dan disinfektan yang dicacah dan disesuaikan, agar bisa digunakan lagi dan menghasilkan income untuk hal lainnya.

Dina menambahkan, untuk pohon-pohon sekitar Pupuk Kaltim yang menghasilkan daun-daun yang berguguran, telah dijadikan pupuk kompos. “Secara undang-undang pengelolaan, RS PKT menjadi satu-satunya yang dikelola oleh PT KMU yang mempunyai insinerator yang sudah memiliki izin. Bahkan kami membantu klinik-klinik sekitar yang tidak bisa mengelola limbah medis untuk pengelolaannya,” pungkasnya. (*/ifa/ser)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: RS PKTservis
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sehari, Disdamkartan Evakuasi Kobra dan Piton 

Next Post

IPLB Sukses Gelar Turnamen Futsal Ramadan 

Related Posts

RS PKT Gelar Happy Pregancy Class
Breaking News

RS PKT Gelar Happy Pregancy Class

3 Agustus 2018, 00:23
RS Amalia Buka Bersama 50 Anak Yatim
Breaking News

RS Amalia Buka Bersama 50 Anak Yatim

28 Mei 2018, 23:00
Grand Kartika Bagi-Bagi 500 Takjil
Breaking News

Grand Kartika Bagi-Bagi 500 Takjil

22 Mei 2018, 23:30
Jelang Bulan Ramadan, RSIB Gelar Baksos Bersama PPIT MBU 
Breaking News

Jelang Bulan Ramadan, RSIB Gelar Baksos Bersama PPIT MBU 

11 Mei 2018, 23:35
RS PKT Gelar Happy Pregnancy Class
Breaking News

RS PKT Gelar Happy Pregnancy Class

3 Mei 2018, 00:00
Sajikan Paket Kamar dan Makan Sepuasnya selama Ramadan
Breaking News

Sajikan Paket Kamar dan Makan Sepuasnya selama Ramadan

1 Mei 2018, 00:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Cumi Hitam, Lezat dan Memanjakan Lidah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Amblas di KM 6 Bontang Ditambal Sementara, Perbaikan Total Tunggu Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.