BONTANG – Warga Jalan DI Panjaitan Gang Piano 12 RT 1 Kelurahan Bontang Baru digegerkan penemuan mayat di sebuah indekos, Kamis (2/4/2020) pukul 09.00 Wita. Penemuan mayat tersebut terkuak saat salah seorang warga mencium aroma tak sedap di sekitar rumah sewaan tersebut. Setelah ditelusuri, bau tersebut berasal dari salah satu bilik bangunan berukuran 3×4 meter yang ditempati BS. Warga yang juga teman BS ini pun membuka pintu kamar, dan mendapati rekannya sudah terbujur kaku dengan bercak darah di sekitarnya.
“Yang menemukan duluan yang biasa ngantarin makanan,” ungkap Nur Wayan, salah satu tetangga BS.
Nur Wayan menceritakan, masih bertemu almarhum yang kesehariannya bekerja sebagai tukang pijat tersebut kemarin (1/4/2020) sore. Mereka pun masih mengobrol santai di depan kosnya dan membersihkan halaman. Namun sejak semalam, pria tersebut tidak tampak terlihat.
“Tidak ada dengar suara gaduh juga sih tadi malam. Cuman biasanya batuk tapi tidak ada kedengaran,” katanya.
Dia tidak mengetahui pasti almarhum memiliki riwayat penyakit atau tidak. Namun pria kelahiran 1975 yang akrab disapa pak de tersebut sering terdengar batuk-batuk sejak lama.
“Sering batuk saja,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua RT 1 Kelurahan Bontang Baru Didit Fajarianto membenarkan telah ditemukan mayat di wilayahnya. Mengetahui itu dia langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan petugas medis.
“Tadi sudah dibawa ke RSUD,” ucapnya.
Menurut informasi yang diterima pihaknya, korban tidak memiliki keluarga. Pihaknya pun sudah berkoordinasi untuk menyiapkan tempat pemakaman di TPU Bontang Kuala.
“Sudah saya hubungi penggali kubur untuk menyiapkan,” ujarnya.
Penyebab kematian warga RT 01 ini masih dalam proses penyelidikan kepolisian dengan meminta bantuan tim medis. “Penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan,” ucap Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena. (Zaenul)







