Bontangpost.id
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Kamis, 21 Januari 2021
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
Bontangpost.id
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Bontangpost.id
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Home Bontang

Sekolah Dibuka, Putuskan Jadwal Masuk Bergilir

Reporter: BontangPost
Selasa, 1 Desember 2020, 08:00 WITA
dalam Bontang
2 menit dibaca
UNBK, Sekolah Menumpang Diprediksi Menurun

Pembelajaran tatap muka digelar Januari mendatang. Disdikbud Bontang telah mengatur skema agar sekolah tetap sesuai protokol kesehatan. (prokal)

Scan MeShare on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Setelah diputuskan sekolah dibuka, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengambil kebijakan skema pembelajaran tatap muka pada semester genap mendatang. Khususnya pada jenjang SMP. Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud Saparudin mengatakan terdapat opsi baru berdasarkan usulan dari tiap kepala sekolah.

“Opsi baru ini ialah jalan terbaik sehingga seluruh rombel (rombongan belajar) dapat merasakan kegiatan belajar-mengajar (KBM) tatap muka dan virtual,” kata Saparudin usai melakukan pertemuan dengan seluruh kepala sekolah di Kota Taman, Senin (30/11/2020).

Nantinya, tiap kelas dijadwalkan masuk tatap muka selama dua hari secara bergantian. Baik untuk sekolah negeri maupun swasta. Waktu pembelajarannya pun tetap, yakni dua jam tiap harinya. Selebihnya siswa dapat mengikuti KBM secara daring di rumah.

“Misalnya, kelas 9 masuk Senin dan Selasa, kelas 8 Rabu dan Kamis, sedangkan kelas 7 Jumat dan Sabtu,” ucapnya.

Direncanakan skema ini akan berlaku pada awal semester genap. Berdasarkan kalender akademik jatuh pada 4 Januari mendatang. Menurutnya, koordinasi dengan sekolah ini diperlukan. Untuk menentukan formula yang dipakai. Berdasarkan kesiapan dari sekolah.

Baca Juga:  Sekolah Dibuka, Disdikbud Siapkan Dua Opsi

Meski demikian, pembukaan KBM tatap muka menunggu persetujuan dari kepala daerah. Disdikbud pun telah menjalin komunikasi. Pada prinsipnya pejabat pun menyetujui rencana ini. Asalkan mematuhi protokol kesehatan sebagai jurus ampuh menangkal penyebaran virus korona di masa pandemi ini. Serta adanya pengaturan kapasitas ruangan sesuai batasan yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Ini merupakan model yang tepat. Ke depan kami menyampaikan ke Gugus Tugas sebagai langkah tindak lanjut,” tutur dia.

Tak hanya itu, pembukaan KBM tatap muka ini akan dituangkan dalam pedoman yang dikeluarkan Disdikbud. Sebagai pelengkap Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri yang telah turun.

“Pedoman itu menjadi dasar mereka masuk sekolah,” terangnya.

Berkenaan dengan sarana protokol kesehatan, tiap sekolah diwajibkan mengisi kelengkapan di Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Isian itu sebagai acuan mana satuan pendidikan yang memenuhi syarat menggelar KBM tatap muka.

Sebelumnya, Disdikbud mewacanakan dua opsi sehubungan langkah ini. Meliputi berbasis sekolah dan kelas. Berbasis sekolah ini yakni ada sebagian satuan pendidikan yang ditunjuk untuk menyelenggarakan kegiatan belajar-mengajar (KBM) tatap muka. Bisa dalam tiap kecamatan diambil beberapa sampel. Akan tetapi skema ini memiliki kekurangan. Berupa timbulnya protes dari orangtua yang sekolah putra-putrinya tidak ditunjuk.

Baca Juga:  Sekolah Tatap Muka Dibagi Dua Sif

Adapun berbasis kelas berarti seluruh sekolah dapat menggelar pembelajaran tatap muka. Hanya kelasnya dibatasi jumlahnya. Rencana awal, untuk jenjang SD dibuka bagi kelas 5 dan 6. Sementara tingkat SMP dipilih kelas 8 dan 9.

Kedua skema tetap harus memperhatikan kapasitas ruangan yang diatur oleh pemerintah pusat. Maka tiap rombel bakal dipecah menjadi dua. Satu rombel pecahan akan mendapatkan materi selama dua jam. Berkenaan dengan ruangan untuk skema ini tidak menjadi masalah. Karena secara teknis tiap sekolah dapat mengaturnya masing-masing.

“Jadi bisa tiap mata pelajaran berdurasi 30 menit. Selanjutnya ganti jam. Tetapi tetap tidak boleh ada istirahat. Siswanya juga tidak bisa makan di kantin,” pungkasnya. (*/ak/kpg)

Share this:

  • Twitter
  • Facebook


Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Saksikan video menarik berikut ini:

Tags: Sekolah dibuka
Print Friendly, PDF & Email
PindaiBagikan188Tweet117Kirim

Dapatkan informasi terbaru langsung di perangkat anda. Langganan sekarang!

Berhenti Berlangganan

Komentar Anda

Related Posts

Ruang Isolasi Rumah Sakit Penuh, Masyarakat Diminta tak Keluyuran

IDI Dorong Segera Penuhi Alat Kesehatan

Kamis, 21 Januari 2021, 14:00 WITA
Pembangunan Poli Rawat Jalan Dilanjutkan, RSUD Taman Husada Diguyur Rp10 Miliar

RSUD Tambah 15 Ruang Isolasi

Kamis, 21 Januari 2021, 13:00 WITA
Agus Haris Ditunjuk Ketua Tim Pemenangan Koalisi Partai Pengusung Neni-Joni

Pembatasan Jumlah Karyawan Sulit Dilakukan

Kamis, 21 Januari 2021, 12:00 WITA
Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Selambai

Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Selambai

Kamis, 21 Januari 2021, 10:39 WITA
Pendaftaran Nikah Dibuka, Resepsi Tunggu Keputusan Tim Gugas Covid-19

Ijab Kabul di KUA Tidak Dibatasi

Kamis, 21 Januari 2021, 10:00 WITA
Tangkapan 3 Kilogram Sabu, Dikendalikan Tahanan Lapas

Tangkapan 3 Kilogram Sabu, Dikendalikan Tahanan Lapas

Kamis, 21 Januari 2021, 09:30 WITA
Postingan Selanjutnya
Tahun Depan, Manusia Bisa Dikuburkan di Bulan

Tahun Depan, Manusia Bisa Dikuburkan di Bulan

  • Terpopuler
  • Komentar
  • Terbaru
Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Selambai

Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Selambai

Kamis, 21 Januari 2021, 10:39 WITA
Sah, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Digelar hingga 31 Januari

Sah, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Digelar hingga 31 Januari

Sabtu, 16 Januari 2021, 09:22 WITA
Kesaksian Sahabat Pemancing yang Ditabrak Tanker: Ucapkan Takbir, Hilang Bersama Kapal Karam

Kesaksian Sahabat Pemancing yang Ditabrak Tanker: Ucapkan Takbir, Hilang Bersama Kapal Karam

Kamis, 14 Januari 2021, 11:48 WITA
Bolu Pandan, Camilan Mengenyangkan Saat WFH

Bolu Pandan, Camilan Mengenyangkan Saat WFH

Minggu, 12 April 2020, 13:51 WITA
Resep Bakso Tahu Tanpa Daging Sederhana

Resep Bakso Tahu Tanpa Daging Sederhana

Minggu, 29 Desember 2019, 12:00 WITA
Ruang Isolasi Rumah Sakit Penuh, Masyarakat Diminta tak Keluyuran

IDI Dorong Segera Penuhi Alat Kesehatan

Kamis, 21 Januari 2021, 14:00 WITA
Pembangunan Poli Rawat Jalan Dilanjutkan, RSUD Taman Husada Diguyur Rp10 Miliar

RSUD Tambah 15 Ruang Isolasi

Kamis, 21 Januari 2021, 13:00 WITA
Agus Haris Ditunjuk Ketua Tim Pemenangan Koalisi Partai Pengusung Neni-Joni

Pembatasan Jumlah Karyawan Sulit Dilakukan

Kamis, 21 Januari 2021, 12:00 WITA
Soal Konflik BUMDes dan PLN, Bupati Tak Ikut Campur

Ismunandar Maju Pilkada, Kepala Dinas Berburu Duit Buat Modal

Kamis, 21 Januari 2021, 11:00 WITA
Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Selambai

Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Selambai

Kamis, 21 Januari 2021, 10:39 WITA
  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Iklan dan Marketing: (0548)20545

© 2019 Bontangpost.id. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2019 Bontangpost.id. All Rights Reserved.