BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang memastikan pengerjaan pembuatan seragam sekolah gratis masih dilakukan oleh penjahit lokal. Namun sebagian sudah rampung. Alhasil pendistribusiannya dilakukan secara bertahap.
Plt Kepala Disdikbud Saparuddin mengatakan pendistribusian ke sekolah langsung antara pihak penjahit. Dirinya pun telah mendapatkan informasi beberapa sekolah yang sudah mendapatkan paket bantuan perlengkapan sekolah tersebut.
“SD 001 Bontang Utara dan SMP 5 Bontang sebagian sudah diserahkan,” kata Saparuddin.
Adapun jumlahnya masih sangat terbatas. Diprioritaskan bagi siswa baru yang masuk ke jenjang tersebut. Hal ini bertujuan agar membantu orangtua siswa tidak membeli seragam sekolah di tahun ajaran baru pendidikan.
“Jadi penjahit langsung salurkan ke sekolah. Paling tidak untuk siswa baru terlebih dahulu. Baik kelas I SD maupun VII SMP,” ucapnya.
Saparuddin menjelaskan nantinya ada seremonial penyerahan simbolis dari Pemkot Bontang ke siswa. Tetapi, ia belum bisa membeberkan kapan pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Terpenting ke siswa baru dibagikan dahulu. Secara otomatis bertahap,” tutur dia. Adapun untuk pengadaan sepatu dan tas hingga kini masih proses pembuatan oleh penyedia. Ia pun menargetkan pengiriman akan dilakukan pada akhir bulan ini.
Diketahui Pemkot Bontang menganggarkan untuk seragam sekolah gratis mencapai Rp 10,8 miliar. Rinciannya untuk SD Rp 7 miliar dan SMP Rp 3,8 miliar.
Khusus sepatu untuk jenjang SD dikucurkan Rp4,6 miliar dan SMP Rp2,2 miliar. Sementara untuk tas sekolah untuk jenjang SD diplotkan anggaran senilai Rp 3,4 miliar dan SMP 1,6 miliar.
Mengenai desain untuk tas nantinya warna yang dipilih dominan hitam. Bahan tas disebut akan tahan air. Masih terdapat logo pemkot di bagian depan tas. Disertai dengan slogan yakni ‘Berbenah’.
Sesuai dengan jargon yang diusung kepala daerah terpilih Neni Moerniaen-Agus Haris. “Jenis sablon yang dipakai untuk tas itu karet. Kalau sepatu ada tulisan Pemkot Bontang,” pungkasnya. (*)







