BONTANGPOST.ID, Bontang – Kaltim Methanol Industri (KMI) adakan Seni, Peduli, Kreatif, Tanggap Darurat dan Aksi Festival (SPEKTAFEST) 2025 di sekolah SMP Negeri 9 Bontang Selasa, (09/09/2025).
Kegiatan ini merupakan ajang Kolaborasi kreativitas anak SMP Negeri 9 Bontang dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Amali. Dua sekolah ini merupakan binaan program Corporate Social Responsibility (CSR) KMI.
Mereka bersama-sama menampilkan karya seni mulai dari tari, pembacaan puisi, dan pantomim. Bahkan stand karya yang diisi berbagai jualan makanan, lukisan, hingga pengelolaan limbah sampah.
Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan simulasi mitigasi tanggap bencana kepada anak sekolah, ketika ada kebocoran ammoniak di lingkungan pabrik. Kegiatan simulasi Bencana ini berkerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bontang, Eko Mashudi mengatakan bahwa PT KMI merupakan perusahaan pertama di Bontang yang melakukan MOU dengan BPBD Kota Bontang.
“Kami sangat mengapresiasi usaha PT KMI dalam mendukung pencegahan bencana terutama di Kota Bontang. Semoga simulasi ini akan menambah wawasan kita terutama anak-anak sekolah untuk lebih tanggap dalam menghadapi bencana,” pungkasnya.
Kepala Sekolah SMP Negeri 9 Bontang, Lilyn Indriyawati mengatakan ini merupakan salah satu program sekolah outdoor study yang dapat membantu mengembangkan kreativitas anak.

Iapun berterima kasih kepada KMI yang telah mensupport seluruh kegiatan pembinaan anak dan lingkungan sekolah. Menurutnya Kemitraan antara dunia pendidikan dan industri seperti ini sangat penting.
“Untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, juga memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depannya,” katanya
Dikesempatan yang sama Kepala Sekolah SLB Yayasan Pendidikan Amali, Miraningsih mengungkapkan kegiatan ini bukan sekedar ajang pertunjukan tetapi sebuah pembelajaran.
Dimana tempat tumbuhnya rasa kepercayaan diri, serta bukti bahwa setiap anak baik di sekolah reguler maupun di SLB memiliki bakat dan keistimewaan yang patut diapresiasi.
“Kolaborasi ini menjadi jembatan untuk mempererat persaudaraan,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Lurah Guntung, Denny Febrian, menilai kegiatan ini mengajarkan kreativitas sekaligus kemampuan membangun perekonomian melalui karya anak-anak.
“Bahkan kerennya, EO acara ini adalah anak anak sekolah itu sendiri. Saya yakin generasi-generasi inilah yang akan membangun khususnya Bontang,” ungkapnya.
Perwakilan Manajemen PT KMI Soni Hartanto mengatakan acara ini adalah salah satu puncak, untuk menampilkan hasil pembinaan mereka dan pertanggung jawaban atas kegiatan-kegiatan CSR selama ini yang mereka berikan.
“Bahkan beberapa tahun terakhir kami adakan pemeriksaan kesehatan gigi bagi anak berkebutuhan khusus. Dengan harapan ketika kesehatan gigi membaik maka kreativitas mereka juga akan meningkat,” Pungkasnya. (Dwi Kurniawan Nugroho/ADV)







