• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Hoaks atau Tidak?

Stiker Garansi, Bukan Cip Pengintai

by BontangPost
24 Januari 2018, 11:49
in Hoaks atau Tidak?
Reading Time: 2 mins read
0
HOAX

HOAX

Share on FacebookShare on Twitter

PEMBUAT hoax yang satu ini mungkin terlalu sering melihat film detektif di layar kaca. Dia menyebarkan hoax mengenai cip pengintai di ponsel merek Oppo. Katanya, cip itu buatan komunis untuk memata-matai Indonesia. Padahal, benda yang disebut cip itu hanyalah stiker garansi.

Hoax mengenai cip pengintai tersebut tersebar di media sosial. Salah satu blog yang memproduksi konten tentang hal itu adalah pribumindo1945.blogspot.co.id. Pada 2017, mereka membuat tulisan berjudul “Selama Ini Kita Ditipu!!! Oppo adalah Antek Komunis yang Ditugaskan Memata-matai Indonesia”.

Dalam tulisan tersebut, mereka mencatut nama tim IT FPI. Entah FPI yang dimaksud itu siapa. Tulisan itu menyebutkan, tim IT FPI melakukan penelusuran pada ponsel merek Oppo. Ternyata, ditemukan ada microchip yang tertanam untuk merekam gerak-gerik penggunanya. Mereka pun menyarankan benda warna putih yang disebut microchip itu dicopot.

Baca Juga:  HOAX!!! Ribut Terus soal Aturan Pengeras Suara Masjid

Ada tiga foto yang dikolase ikut diselipkan dalam tulisan tersebut. Foto-foto itu memaparkan cara mencopot microchip tersebut. Untuk menjawab isu itu, Jawa Pos menghubungi gadget reviewer pemilik blog ponselmu.com, Herry S.W. Pria yang pernah mengelola rubrik teknologi di Jawa Pos itu memastikan bahwa informasi tersebut hoax. ’’Yang disebut microchip putih itu adalah stiker garansi,’’ kata Herry.

Kalau stiker itu dilepas, otomatis garansi ponsel hangus. Herry mengatakan, di beberapa pabrikan ponsel, stiker itu bisa berubah warna ketika terkena air. ’’Fungsinya sebagai indikator bahwa ponsel terkena air atau tidak,’’ terangnya.

Deteksi hoax pada pesan yang disebarkan blog Pribumindo tersebut, antara lain, penggunaan foto palsu. Dalam tulisan itu terdapat foto seorang pria yang diklaim sebagai Bai Shin Chang. Dia disebut pemilik Oppo Cabang Indonesia. Foto pria itu pun dijadikan meme. Ditambahi teks yang menerangkan bahwa Oppo memang meletakkan microchip untuk memata-matai pengguna ponsel di Indonesia.

Baca Juga:  Kerangka Goliath atau Nabi Adam?

Ternyata, foto pria yang disebut Bai Shin Chang itu adalah Satoru Iwata. Dia merupakan mantan CEO Nintendo yang meninggal pada 2015. Jadi, dia bukan pemilik Oppo Cabang Indonesia. Apalagi pemilik warung bebek cabang Purnama he…he… (gun/c19/fat)

Fakta

Benda putih yang menempel di ponsel Oppo adalah stiker garansi. Foto pria yang disebut-sebut sebagai pemilik Oppo Cabang Indonesia Bai Shin Chang ternyata adalah foto Satoru Iwata, CEO Nintendo yang meninggal pada 2015.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Hoax Atau Tidak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kota Tepian Dilirik Tiongkok 

Next Post

Pemerintah Diminta Serius Wujudkan Smart City 

Related Posts

Dikira Bukan Istri Sandi
Hoaks atau Tidak?

Dikira Bukan Istri Sandi

19 Oktober 2018, 13:30
Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais
Hoaks atau Tidak?

Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais

18 Oktober 2018, 11:49
Heboh Paket Gelap di Jogja
Hoaks atau Tidak?

Heboh Paket Gelap di Jogja

16 Oktober 2018, 11:49
Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos
Breaking News

Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos

13 Oktober 2018, 11:05
Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila
Hoaks atau Tidak?

Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila

6 Oktober 2018, 11:49
Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap
Hoaks atau Tidak?

Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap

3 Oktober 2018, 11:49

Terpopuler

  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Bontang Gelar Mutasi Besok, Nama Pejabat Masih Dirahasiakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.