bontangpost.id – Dua hari menjelang berakhirnya Operasi Keselamatan Mahakam 2023, Satlantas Polres Bontang telah menerbitkan surat teguran kepada 815 pelanggar lalu lintas di Kota Bontang.
Kasat Lantas Polres Bontang AKP Toni Joko Purnomo mengatakan bahwa pelanggar lalu lintas didominasi oleh pengendara dengan knalpot brong, melawan arus, menerobos lampu merah, hingga menggunakan ponsel saat berkendara.
“Tidak ada penilangan, hanya teguran dan peringatan. Dan paling banyak pengendara motor yang melakukan pelanggaran. Motor yang tidak lengkap atributnya pun kami tegur,” ucapnya, Sabtu (18/2/2023).
Bahkan pelanggar roda dua paling banyak dilakukan oleh pemuda. Terutama pelajar. Oleh sebab itu, dengan digelarnya gebyar keselamatan lalu lintas, pada Sabtu (28/2/2023) ini diharapkan mengedukasi para orangtua juga pelajar.
“Pembacaan deklarasi keselamatan tadi dilakukan untuk menekan angka pelanggaran juga. Berikutnya, kami akan sosialisasi ke sekolah sekolah tingkat SMA,” sambungnya.
Adapun, operasi kali ini untuk menciptakan kondisi aman dalam berlalu lintas menjelang operasi ketupat saat bulan suci Ramadan. Utamanya operasi ini menyasar warga yang melanggar lalu lintas. (*)


