<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Elpiji Langka Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/elpiji-langka/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/elpiji-langka/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 Mar 2019 06:33:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Elpiji Langka Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/elpiji-langka/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Elpiji Melon Langka Lagi</title>
		<link>https://bontangpost.id/elpiji-melon-langka-lagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Mar 2019 06:33:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Elpiji Langka]]></category>
		<category><![CDATA[Elpiji Melon]]></category>
		<category><![CDATA[lpg 3 kilogram]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=60171</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – PT Pertamina, tak pernah mengurangi kuota elpiji 3 kilogram alias tabung melon ke Bontang. Namun kelangkaan masih terjadi di beberapa wilayah di Bontang. beberapa warga net bahkan mencarinya ke media sosial facebook. Akun bernama Ichy Natha salah satunya. Pemilik akun bernama Rizky Trinata warga Jalan Arif Rahman Hakim RT 41 Kelurahan Belimbing. Rabu [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/elpiji-melon-langka-lagi/">Elpiji Melon Langka Lagi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – PT Pertamina, tak pernah mengurangi kuota elpiji 3 kilogram alias tabung melon ke Bontang. Namun kelangkaan masih terjadi di beberapa wilayah di Bontang. beberapa warga net bahkan mencarinya ke media sosial <em>facebook</em>.</p>
<p>Akun bernama Ichy Natha salah satunya. Pemilik akun bernama Rizky Trinata warga Jalan Arif Rahman Hakim RT 41 Kelurahan Belimbing. Rabu (6/3) lalu ia sempat bertanya dalam postingannya bahwa ia sedang mencari penjual gas elpiji 3 kilogram. Mengingat dirinya sudah keliling mencari di wilayah Loktuan dan hasilnya nihil. “Saya cari gas dari kilometer 3 ke Selambai Loktuan tidak dapat, akhirnya dapat melalui penjual <em>online</em> dengan harga Rp 35 ribu,”kata Rizky saat dikonfirmasi, Ahad (10/3).</p>
<p>Ia mengeluhkan kelangkaan gas elpiji yang sering terjadi di Bontang. Padahal gas didapat di Kalimantan, sementara di Pulau Jawa kebutuhan tabung melon selalu aman. Bahkan, sudah hampir seminggu ini gas elpiji sulit didapatkan. “Banyak juga yang nyari sampai bikin status seliweran di Fb cari gas,” ujarnya.</p>
<p>Senada, akun Bunda Aqila pun mencari penjual elpiji 3 kilogram melalui akun facebook-nya, tertanggal 9 Maret 2019.</p>
<p>Menanggapi hal itu, Direktur Agen Elpiji 3 kilogram PT Pantai Subur Masriadi menyatakan tak ada pengurangan kuota dalam pengiriman elpiji setiap harinya yakni 2.800 tabung melon. Ia menyebut stok elpiji di wilayah Loktuan masih aman. Dari beberapa pangkalan, stok tersedia totalnya 150 tabung. “Tak ada pengurangan kuota, tapi sekarang untuk rumah tangga hanya dibolehkan satu tabung untuk satu minggu,” terang Masriadi.</p>
<p>Pun para pedagang eceran alias pengecer dibatasi hanya dapat 5-6 tabung untuk dijual lagi. “Kemungkinan yang cari gas itu pengecer karena untuk dijual lagi. soalnya stok tabung di Loktuan masih aman,” imbuhnya.</p>
<p>Sales Eksekutif LPG II PT Pertamina Samarinda Widhi Tri Adi Hidayat mengatakan meskipun sudha ada program jaringan gas (jargas) kuota elpiji ke Bontang tak ada pengurangan. Isu kelangkaan setelah ia cek stok di setiap pangkalan masih terdapat 40-200 tabung melon. Mengingat setiap pangkalan ada laporan harian ke pihaknya. “Saya instruksikan setiap pangkalan tidak ada yang boleh melayani pembeli dari kalangan orang mampu,” ungkapnya.</p>
<p>Mengenai wacana setiap keluarga dibatasi hanya bisa membeli 3 tabung dalam sebulan, Widhi mengaku bahwa belum ada ketentuan jumlahnya. Tetapi jika jumlahnya dinilai tak wajar untuk memasak pasti akan menjadi temuan audit BPK, dan yang menanggung sanksinya yakni agen dan pangkalan. Soal kelangkaan, menurutnya ada banyak warga yang nyamar jadi pengecer. “Karena kalau utnuk dijual lagi, pangkalan tak akan memberi,” terang dia.</p>
<p>Untuk data 2018, Bontang melebihi dari target dan mencapai 101 persen. Kata Widhi, kuota untuk Bontang dalam setahun yakni 1.490.681 tabung dan realisasinya mencapai 1.505.840 tabung.(mga/prokal)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/elpiji-melon-langka-lagi/">Elpiji Melon Langka Lagi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Sulit Cari Gas Elpiji 3 Kg, Jika Ada Harganya Mahal</title>
		<link>https://bontangpost.id/warga-sulit-cari-gas-elpiji-3-kg-jika-ada-harganya-mahal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Dec 2018 08:50:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Elpiji Langka]]></category>
		<category><![CDATA[natal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=56734</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Mendekati momen Natal dan tahun baru, pasokan gas elpiji 3 kilogram (kg) di sejumlah wilayah Kota Taman mulai susah didapatkan warga, utamanya kaum ibu rumah tangga. Mereka yang biasa membeli di pengecer, terkadang kebagian terkadang tidak. Anisa, salah satu warga Kelurahan Berebas Tengah mengatakan, sejak dua hari terakhir ini dirinya mengaku kesulitan mendapatkan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/warga-sulit-cari-gas-elpiji-3-kg-jika-ada-harganya-mahal/">Warga Sulit Cari Gas Elpiji 3 Kg, Jika Ada Harganya Mahal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Mendekati momen Natal dan tahun baru, pasokan gas elpiji 3 kilogram (kg) di sejumlah wilayah Kota Taman mulai susah didapatkan warga, utamanya kaum ibu rumah tangga. Mereka yang biasa membeli di pengecer, terkadang kebagian terkadang tidak.</p>
<p>Anisa, salah satu warga Kelurahan Berebas Tengah mengatakan, sejak dua hari terakhir ini dirinya mengaku kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg. Kalaupun ada kata dia, harganya juga mahal. Mencapai Rp 35 ribu per tabungnya.</p>
<p>“Barusan tadi pagi saya beli di daerah Berbas Pantai. Itu saja sisa satu di warungnya. Karena terpaksa, meskipun mahal tetap dibeli. Karena butuh untuk masak,” ujarnya saat diwawancarai <em>Bontang Post. </em></p>
<p>Hal senada juga disampaikan Suri, warga Kelurahan Tanjung Laut Indah. Dia mengaku, susahnya mencari elpiji 3 kg di warung-warung baru dia rasakan Kamis (20/12) kemarin. Pasalnya pagi kemarin gas elpiji di rumahnya habis.</p>
<p>“Saya cari ke tetangga dan warung dekat rumah pada habis. Jadi saya cari di rumah di tempat saudara saya di Berbas Pantai,” tuturnya.</p>
<p>Dikonfirmasi terpisah, Nursia selaku Komisaris PT Pantai Subur sebagai salah satu agen resmi elpiji 3 kg mengatakan, selama Desember ini pasokan gas dari Pertamina tidak ada pengurangan. Justru Pertamina melakukan penambahan ke Bontang sebanyak 3.360 tabung. “Di kami (agen, <em>Red</em>.) tidak ada masalah. Pasokan selalu lancar,” tuturnya.</p>
<p>Sehingga dirinya heran jika di kalangan masyarakat kesulitan mencari gas elpiji. Dirinya pun sudah mengingatkan para pangkalan untuk menjual gas elpiji sesuai aturan. Selain harga jualnya harus sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), jumlah penjualan kepada masyarakat yang sama juga harus dibatasi.</p>
<p>“Setiap pembelian satu masyarakat harus dibatasi maksimal dua tabung agar merata. Namun terkadang masyarakat pintar. Setelah dia membeli, terkadang keluarganya lagi yang disuruh membeli,” tukasnya. (bbg)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/warga-sulit-cari-gas-elpiji-3-kg-jika-ada-harganya-mahal/">Warga Sulit Cari Gas Elpiji 3 Kg, Jika Ada Harganya Mahal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Elpiji 3 Kg Dijual di Atas HET, Capai Rp 40 Ribu Per Tabung</title>
		<link>https://bontangpost.id/elpiji-3-kg-dijual-di-atas-het-capai-rp-40-ribu-per-tabung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Sep 2018 03:52:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Elpiji Langka]]></category>
		<category><![CDATA[Elpiji Mahal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=47994</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Minimnya pasokan gas elpiji 3 kilogram (kg) di Bontang membuat beberapa pedagang menjual gas melon tersebut melebihi harga eceran tertinggi (HET). Dari pernyataan beberapa warga yang membeli, harganya bisa mencapai Rp 27 ribu sampai Rp 40 ribu per tabungnya. Ayu, salah satu warga Kelurahan Berebas Tengah mengaku kaget saat dirinya membeli gas elpiji [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/elpiji-3-kg-dijual-di-atas-het-capai-rp-40-ribu-per-tabung/">Elpiji 3 Kg Dijual di Atas HET, Capai Rp 40 Ribu Per Tabung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Minimnya pasokan gas elpiji 3 kilogram (kg) di Bontang membuat beberapa pedagang menjual gas melon tersebut melebihi harga eceran tertinggi (HET). Dari pernyataan beberapa warga yang membeli, harganya bisa mencapai Rp 27 ribu sampai Rp 40 ribu per tabungnya.</p>
<p>Ayu, salah satu warga Kelurahan Berebas Tengah mengaku kaget saat dirinya membeli gas elpiji 3 kg, Kamis (30/8) lalu. Pasalnya jika sebelumnya dia hanya membeli per tabungnya seharga Rp 21 ribu hingga Rp 25 ribu, kini naik menjadi Rp 40 ribu. Dia mengaku membeli elpiji tersebut di salah satu warung yang berlokasi di daerah Kampung Baru.</p>
<p>“Sebelumnya saya sudah keliling mencari-cari, tapi rata-rata kosong, Hanya di warung itu saja yang ada. Tapi harganya mahal sekali. Karena butuh, akhirnya saya beli saja,” ujarnya kepada <em>Bontang Post. </em></p>
<p>Hal senada juga dirasakan Jannah, salah satu warga Tanjung Laut Indah. Menurut penuturannya, dia terakhir membeli gas elpiji 3 kilogram seharga Rp 27-28 ribu. Untuk ketersediaannya pun, dirinya mengaku sering terjadi kelangkaan sehingga terkadang sulit untuk mendapatkannya.</p>
<p>“Padahal aturannya harganya hanya Rp 18 ribu saja. Kenapa naiknya jauh sekali,” sesalnya.</p>
<p>Perbincangan mahalnya gas ini tidak hanya menjadi buah bibir di dunia nyata saja. Di dunia maya pun topik ini juga ramai diperbincangkan. Salah satunya, di grup Facebook Bursa Barang Bontang (BBB) yang merupakan salah satu grup rujukan warga Kota Taman. Salah satu yang memposting topik ini adalah akun Facebook bernama Rendra Adiga. Hingga tadi malam, postingan tersebut sudah dikomentari sebanyak 165 komentar dan sudah dibagikan sebanyak 8 kali.</p>
<p>“Sampai kapan kira-kira harga jual gas 3 kilogram melonjak begini? Apa memang kesempatan begini  barang langka dan harga dinaikkan, apa tidak ada upaya operasi pasar untuk menetralkan harga gas 3 kilogram?” Tulisnya dalam postingan tersebut.</p>
<p>Dirinya juga mengkritisi terkait Bontang sebagai kota gas, namun faktanya justru minim pasokan gas. “Berasa sekali kenaikan gas sekarang ini. Semoga bisa teratasi,” tulisnya.</p>
<p>Menanggapi dugaan minimnya pasokan serta melangitnya harga gas elpiji 3 kg di Bontang, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP) akan melakukan penelusuran untuk mencari penyebabnya. Hal ini diungkapkan Kepala Diskop-UKMP, Asdar Ibrahim.</p>
<p>“Nanti akan kami koordinasikan dengan tim kota. Kami juga akan melakukan penelusuran di mana yang bermasalah,” ujarnya saat dikonfirmasi Bontang Post, Jumat (1/9).</p>
<p>Berdasarkan laporan yang masuk ke Diskop-UKMP kata Asdar, sejauh ini pasokan tabung gas elpiji 3 kg yang masuk ke dua agen di Bontang, selalu berjalan normal dan stabil. Datangnya pun juga setiap hari. Sehingga dirinya kaget saat mendapat laporan jika di masyarakat justru harganya selangit dan pasokannya hanya sedikit. “Semoga hal ini cepat teratasi. Kami akan segera cari tahu penyebabnya.” pungkasnya.</p>
<p>Bontang Post pun mencoba mengkonfirmasi ke PT Pantai Subur sebagai salah satu agen resmi gas elpiji 3 kg di Bontang. Nursia, selaku Komisaris PT Pantai Subur meminta masyarakat membeli gas melon di pangkalan. Pasalnya, di pangkalan harga yang dijual sesuai ketentuan, yakni Rp 18 ribu per tabung. Jika ada pangkalan menjual lebih dari harga tersebut kata dia, maka pangkalan tersebut bisa mendapatkan sanksi dari Pertamina. Sanksinya mulai dari tidak diberi jatah gas elpiji selama beberapa waktu, hingga pemberhentian menjadi pangkalan.</p>
<p>“Langkah kami ke depan adalah memperbanyak pangkalan, sehingga bisa mengurangi pengecer-pengecer yang menjual di atas harga standar. Kami juga telah mengimbau pangkalan kami untuk tidak melayani orang yang sama dalam satu hari ketika akan membeli gas elpiji. Ini kami lakukan untuk pemerataan distribusi ke masyarakat,” tukasnya. (bbg)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/elpiji-3-kg-dijual-di-atas-het-capai-rp-40-ribu-per-tabung/">Elpiji 3 Kg Dijual di Atas HET, Capai Rp 40 Ribu Per Tabung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Ramadan, Elpiji Melon Langka</title>
		<link>https://bontangpost.id/jelang-ramadan-elpiji-melon-langka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 May 2018 03:02:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[bulan ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Elpiji Langka]]></category>
		<category><![CDATA[Sangatta Post]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=39049</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211; Sepekan jelang ramadan menjadi hal yang dikhawatirkan kalangan ibu rumah tangga di Sangatta. Pasalnya mereka merasa ketakutan tidak dapat memasak karena sulitnya mendapat gas elpiji tiga kilogram. Seorang ibu rumah tangga di Desa Sangkima Sangatta Selatan, Dina  mengutarakan kekesalannya saat diwawancarai perihal kondisi elpiji di daerahnya. Dirinya merasa khawatir atas keadaan yang dialaminya. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jelang-ramadan-elpiji-melon-langka/">Jelang Ramadan, Elpiji Melon Langka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211; Sepekan jelang ramadan menjadi hal yang dikhawatirkan kalangan ibu rumah tangga di Sangatta. Pasalnya mereka merasa ketakutan tidak dapat memasak karena sulitnya mendapat gas elpiji tiga kilogram.</p>
<p>Seorang ibu rumah tangga di Desa Sangkima Sangatta Selatan, Dina  mengutarakan kekesalannya saat diwawancarai perihal kondisi elpiji di daerahnya. Dirinya merasa khawatir atas keadaan yang dialaminya.</p>
<p>&#8220;Masa langka terus-menerus. Lalu bagaimana kami mau masak untuk keluarga saat bulan puasa. Kalo sulit mencari gas bisa-bisa kami tidak sahur,&#8221; ujarnya saat ditemui Selasa (8/5).</p>
<p>Saat disinggung perihal imbauan pembelian di agen resmi, dia mengatakan kesulitannya untuk melakukan hal tersebut. Pasalnya di daerahnya tidak ada agen seperti yang dianjurkan. Selain itu, menurutnya jarak ke desa Sangatta tidaklah dekat.</p>
<p>&#8220;Saat pemerintah bilang banyak gas di agen resmi dan tidak mengalami kelangkaan, lalu kenapa kami kesulitan mendapat gas tiga kilogram. Seharusnya jalur pemasarannya dibenahi. Kami hanya masyarakat biasa yang awam tentang prosedur penyaluran gas bersubsidi. Lagipula di sini tidak ada agen seperti itu, kami hanya tau ada warung yang menjual ya untuk dibeli. Jika terus diimbau membeli ke agen resmi hanya satu tabung dengan menempuh jarak 13 kilometer itu bukanlah hal yang wajar,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia menyampaikan harapannya agar pemerintah lebih bijak dalam memerhatikan masyarakat kecil. Baginya hal seperti ini harus langsung dicek ke lapangan.</p>
<p>&#8220;Ini saja belum puasa saya sempat tiga hari tidak masak karena tidak ada gas melon di sini. Saya sempat mendengar isu gas tiga kilogram akan diganti ke lima kilogram. Seharusnya jika mau diganti jangan langsung dilangkakan begini. Kan bisa saja yang ukuran lima kg dikeluarkan dan yang tiga kg perlahan-lahan tarik. Lama-kelamaan kan kami akan terbiasa dan beralih. Tapi setidaknya kami diberi sosialisasi yang jelas,&#8221; terangnya.</p>
<p>Dirinya merasa tidak stabilnya gas sangat tidak sebading. Menurut pendapatnya perusahaan minyak negara, ada di Sangatta. Ia merasa wilayah tinggalnya menjadi salah satu daerah yang kurang diperhatikan.</p>
<p>&#8220;Saya rasa kurang logis jika Sangatta sampai darurat gas elpiji, sampai saya harus menyimpan stok cadangan. Karena jikapun ada harganya pasti mahal. Padahal perusahaan migas berdiri kokoh di daerah saya ini, masa kami yang harus merasa kesulitan mendapatkannya. Sangatta tidak seperti daerah lain yang sangat mudah mendapat gas. Ya tidak sesuailah, seperti anak tiri saja,&#8221; tutupnya. (*/la)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jelang-ramadan-elpiji-melon-langka/">Jelang Ramadan, Elpiji Melon Langka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gas Elpiji 3 Kg Langka, Harga Juga Melonjak </title>
		<link>https://bontangpost.id/gas-elpiji-3-kg-langka-harga-juga-melonjak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2018 03:35:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Elpiji Langka]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Gas Naik]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Samarinda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=38312</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; SAMARINDA – Gas elpiji 3 kilogram (kg) mengalami kelangkaan di Kota Tepian. Hal ini terlihat dari kosongnya stok elpiji 3 kg di sejumlah pangkalan dan pedagang eceran dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat pun kesulitan untuk mendapatkan gas yang sering disebut “tabung melon” itu. Kelangkaan ini berdampak pada melonjaknya harga jual di masyarakat. Jika sebelumnya [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/gas-elpiji-3-kg-langka-harga-juga-melonjak/">Gas Elpiji 3 Kg Langka, Harga Juga Melonjak </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>SAMARINDA – Gas elpiji 3 kilogram (kg) mengalami kelangkaan di Kota Tepian. Hal ini terlihat dari kosongnya stok elpiji 3 kg di sejumlah pangkalan dan pedagang eceran dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat pun kesulitan untuk mendapatkan gas yang sering disebut “tabung melon” itu.</p>
<p>Kelangkaan ini berdampak pada melonjaknya harga jual di masyarakat. Jika sebelumnya dijual Rp 18 ribu per tabung, sejak beberapa pekan terakhir harganya menjadi Rp 25 ribu sampai Rp 29 ribu per tabung.</p>
<p>Dari pantauan media, hampir semua penjual gas 3 kg di Samarinda Ulu hanya menyediakan tabung kosong. Kebanyakan para pengecer menjual tabung gas elpiji ukuran 5,5 kg.</p>
<p>Aminah, salah seorang pedagang gas elpiji di daerah Samarinda Ulu mengakui, kelangkaan tabung gas melon tersebut sudah terjadi hampir sebulan terakhir. Kondisi ini tidak hanya terjadi di kalangan pengecer, tapi juga sampai ke pangkalan elpiji.</p>
<p>“Stok gas elpiji 3 kg memang dikurangi sekarang. Diganti dengan gas elpiji ukuran 5,5 kg. Itu pun masyarakat jarang minat dengan gas elpiji ukuran 5,5 kg. Banyak yang bilang mahal harganya dibandingkan ukuran 3 kg, “ kata Aminah kepada Metro Samarinda, Sabtu (28/4) kemarin.</p>
<p>Di satu sisi, stok elpiji 3 kg dari Pertamina untuk pangkalan gas mengalami penurunan. Hal ini diungkapkan Aris dari PT Sumber Gas Prima. Kata dia, pangkalan gas yang beralamat di Tenggarong Seberang itu hanya dipasok 1.800 tabung 12 kg dan 2.600 tabung 5,5 kg.</p>
<p>&#8220;Memang Stok gas elpiji 3 kg agak dikurangi, sekarang digantikan dengan ukuran 5,5 kg. Tapi dilihat nanti bulan depan pas masuk Ramadan. Saya juga belum mengetahui secara jelas apakah benar-benar diganti dengan ukuran 5,5 kg atau tidak,” ungkap Aris.</p>
<p>Dia mengungkap, di setiap pekannya gas elpij ukuran 5,5 kg diantar ke sejumlah pedagang eceran yang berada di Samarinda maupun Tenggarong. Sementara dari pihak pangkalan sendiri mengharapkan stoknya seimbang antara gas elpiji 3 kg dengan ukuran 5,5 kg.</p>
<p>“Pedagang eceran juga sempat bertanya ke sini, kapan ada gas elpiji 3 kg  datang lagi. Sementara cuma ini stok (gas 12 kg dan 5,5 kg) yang didatangkan oleh PT Pertamina (Persero), “ tutupnya. <strong>(*/aj)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/gas-elpiji-3-kg-langka-harga-juga-melonjak/">Gas Elpiji 3 Kg Langka, Harga Juga Melonjak </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Elpiji 3 Kg Sering Langka, Disperindag Ingatkan Pangkalan </title>
		<link>https://bontangpost.id/elpiji-3-kg-sering-langka-disperindag-ingatkan-pangkalan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Feb 2018 03:04:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[elpiji]]></category>
		<category><![CDATA[Elpiji Langka]]></category>
		<category><![CDATA[Sangatta Post]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=32658</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211; Sebagai salah satu upaya mencegah terjadinya kekosongan gas elpiji di Sangatta, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim  mengimbau masyarakat agar membeli gas elpiji 3 kilogram (kg) di agen resmi atau pangkalan. Kasi Perdagangan Dalam Negri Disperindag Kutim, Achmad Dony Evriady menegaskan kepada setiap pangkalan tidak diperkenankan menjual pada pengecer atau warung-warung dalam kapasitas [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/elpiji-3-kg-sering-langka-disperindag-ingatkan-pangkalan/">Elpiji 3 Kg Sering Langka, Disperindag Ingatkan Pangkalan </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211; Sebagai salah satu upaya mencegah terjadinya kekosongan gas elpiji di Sangatta, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim  mengimbau masyarakat agar membeli gas elpiji 3 kilogram (kg) di agen resmi atau pangkalan.</p>
<p>Kasi Perdagangan Dalam Negri Disperindag Kutim, Achmad Dony Evriady menegaskan kepada setiap pangkalan tidak diperkenankan menjual pada pengecer atau warung-warung dalam kapasitas berlebih. Jika terdapat agen resmi yang ketahuan menjual lebih dari lima, maka pemerintah akan menindak tegas agen dan penyalur tabung gas elpiji tersebut.</p>
<p>&#8220;Apabila kami menemukan pangkalan yang berbuat curang dan tidak mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan, kami akan tindak tegas untuknya. Jika memang masih ingin berdagang, saya rasa mereka harus berbuat jujur,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut Dony pihaknya telah melakukan sosialisasi mengenai pendistribusian gas elpiji secara benar dan baik kepada masyarakat. Terutama peruntukan gas elpiji 3 kg yang sempat mengalami kelangkaan di pasaran. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kelangkaan terus-menerus.</p>
<p>&#8220;Kami sudah memberi imbauan pada masyarakat, jika ingin membeli gas elpiji jangan di eceran. Budayakanlah membeli di agen resmi yang ada di bawah pengawasan kami. Kan enak, jika semuanya patuh maka akan terhindar dari kelangkaan. Semua pihak pasti diuntungkan, karena tidak lagi sulit mencari gas,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dirinya menjelaskan mengenai aturan yang berlaku. Hal tersebut menjadi penegas bagi pihak-pihak yang akan menyalahgunakan penggunaan yang seharusnya.</p>
<p>&#8220;Sementara itu masyarakat yang berhak untuk menggunakan elpiji 3 Kg yaitu warga yang berpenghasilan kurang dari Rp 1,5 juta perbulan dan usaha mikro dengan hasil penjualan paling banyak Rp 300 juta per tahun. Atau usaha mikro tersebut mendapatkan omzet sebesar Rp 25 juta per bulan, hal tersebut sudah diatur dalam Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Nomor 26 tahun 2009 tentang penyediaan dan pendistribusian LPG,” tutupnya. (*/la)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/elpiji-3-kg-sering-langka-disperindag-ingatkan-pangkalan/">Elpiji 3 Kg Sering Langka, Disperindag Ingatkan Pangkalan </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kelangkaan Elpiji Kian Parah</title>
		<link>https://bontangpost.id/kelangkaan-elpiji-kian-parah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Nov 2017 03:05:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Elpiji Langka]]></category>
		<category><![CDATA[Sangatta Post]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=23813</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA- Permasalahan kelangkaan tabung elipji tiga kilo gram di Kutim belum usai. Sampai saat ini belum mendapatkan solusi. Bahkan  kian parah. Pasalnya, hampir di beberapa daerah masih mengalami kelangkaan. Jikapun ada, harganya kian melambung. Untuk dalam kota saja mencapai Rp30 ribu. Seperti yang terjadi di Desa Sangatta Selatan Kecamatan Sangatta Selatan. Menyikapi hal itu, Bupati [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kelangkaan-elpiji-kian-parah/">Kelangkaan Elpiji Kian Parah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SANGATTA- Permasalahan kelangkaan tabung elipji tiga kilo gram di Kutim belum usai. Sampai saat ini belum mendapatkan solusi. Bahkan  kian parah.</p>
<p>Pasalnya, hampir di beberapa daerah masih mengalami kelangkaan. Jikapun ada, harganya kian melambung. Untuk dalam kota saja mencapai Rp30 ribu. Seperti yang terjadi di Desa Sangatta Selatan Kecamatan Sangatta Selatan.</p>
<p>Menyikapi hal itu, Bupati Kutim Ismunandar mengaku cukup prihatin atas permasalahan ini. Karenanya, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) itu akan menurunkan tim lanjutan untuk menyelidiki kelangkaan ini.</p>
<p>Katanya, masalah ini wajib diselesaikan secepat mungkin. Jangan sampai masyarakat yang menjadi korban.Terlebih dirinya kerap kali mendapatkan keluhan dari masyarakat.</p>
<p>&#8220;Ya kami akan menurunkan tim lagi. Untuk melihat apa masalah yang sesungguhnya. Jangan sampai ini berkelanjutan dan menyulitkan masyarakat,&#8221; ujar Bupati Ismu.</p>
<p>Hal ini dilakukan untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan. Karenanya, pemerintah wajib bertindak dan mencari solusi atas masalah ini.</p>
<p>Karena memang setahunya, ada beberapa kreteria masyarakat yang berhak mendapatkan elpiji tiga kilo. Tidak semua bisa memilikinya. Yakni di bawah pendapatan Rp1,5 juta.</p>
<p>Diatas dari itu, &#8216;diharamkan&#8217; menggunakan elpiji tiga kilo. Terlebih bagi pengusaha. Pengusaha diwajibkan beralih ke 5,5 kilo dan atau 12 kilo.</p>
<p>&#8220;Dengan begitu tidak terjadi kelangkaan. Kalau TK2D sialahkan saja pakai elpiji tiga kilo. Karena gajinya saja tidak sampai satu juta,&#8221; katanya. (dy)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kelangkaan-elpiji-kian-parah/">Kelangkaan Elpiji Kian Parah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>WADUH!!! Jatah Elpiji Kota Dijual ke Pedalaman </title>
		<link>https://bontangpost.id/waduh-jatah-elpiji-kota-dijual-ke-pedalaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Oct 2017 03:03:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Elpiji Langka]]></category>
		<category><![CDATA[Sangatta Post]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=22768</guid>

					<description><![CDATA[<p>Wacanakan Buat Perbup Pemanfaatan Gas SANGATTA &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur (Kutim) menyatakan, kelangkaan pasokan tabung gas Liquit Petrolium Gas (LPG) ukuran 3 kilo gram di Sangatta bukan karena kurangnya pasokan. Namun diduga, kelangkaan terjadi akibat pasokan yang seharusnya diperintukan bagi kota, namun justru dijual oleh oknum warga ke wilayah pedalaman. Sehingga, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/waduh-jatah-elpiji-kota-dijual-ke-pedalaman/">WADUH!!! Jatah Elpiji Kota Dijual ke Pedalaman </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Wacanakan Buat Perbup Pemanfaatan Gas</p>
<p>SANGATTA &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur (Kutim) menyatakan, kelangkaan pasokan tabung gas Liquit Petrolium Gas (LPG) ukuran 3 kilo gram di Sangatta bukan karena kurangnya pasokan. Namun diduga, kelangkaan terjadi akibat pasokan yang seharusnya diperintukan bagi kota, namun justru dijual oleh oknum warga ke wilayah pedalaman. Sehingga, pasokan yang seharusnya cukup untuk memenuhi kebutuhan warga kota akhirnya jadi berkurang.</p>
<p>&#8220;Selama ini saya tanya ke agen jatahnya cukup saja. Tapi kok di pengecer selalu langka. Nah, setelah kami lakukan pantauan, ternyata banyak gas melon di tingkat pengecer yang di borong warga. Bahkan sempat kedapatan kami, minimal oknum itu membeli 10 tabung dari pengecer. Tujuannya, tidak lain untuk dijual kembali ke kecamatan dengan harga yang tinggi,&#8221; ujar Kasi Perdaganan Dalam Negeri Disperindag Kutim Achmad Dony Evriadi.</p>
<p>Padahal, cara yang dilakukan oknum tersebut, kata dia, tidak dibenarkan. Karena, setiap kecamatan sudah memiliki agen atau pangkalan gas yang memang bertanggungjawab untuk ketersedian di masing-masing wilayah. Seoerti untuk kecamatan Sangkulirang, Kaliorang, Kaubun, Karangan dan Sandaran mengambil kebutuhan LPG melon di Kecamatan Bengalon sebagai daerah yang bertanggungjawab memenuhi kebutuhannya.</p>
<p>&#8220;Seharusnya pedagang, tidak mengambil lagi di Sangatta. Karena, sudah tempatnya masing-masing,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Oleh karena itu, kata Dony, saat ini Disperindag bersama Bagian Ekonomi dan Bagian Hukum Setkab Kutim  tengah merumuskan Peraturan Bupati (Perbup) terkait regulasi pemanfaatan gas melon. Sebelum diterbitkan, aturan ini rencananya juga akan dikoordinasijan dengan pihak Pertamina dan SKK Migas. Sehingga dapat mengatur tidak hanya terkait harga jual eceran, namun juga pemanfaatannya di masyarakat. Sehingga dapat lebih tepat sasaran sesuai keinginan pemerintah pusat.</p>
<p>&#8220;Kami tidak ingin lagi, gas melon yang harusnya bagi warga miskin, tapi digunakan oleh pengusaha yang mendapat omset puluhan juta rupiah setiap bulannya,&#8221; tutur Dony. (aj)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/waduh-jatah-elpiji-kota-dijual-ke-pedalaman/">WADUH!!! Jatah Elpiji Kota Dijual ke Pedalaman </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Kelangkaan, Datangkan  Ribuan Elpiji 3 Kg</title>
		<link>https://bontangpost.id/antisipasi-kelangkaan-datangkan-ribuan-elpiji-3-kg/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Sep 2017 03:03:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Elpiji Langka]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab kutim]]></category>
		<category><![CDATA[Sangatta Post]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=20708</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA – Beberapa daerah di Kaltim mengalami kelangkaan elpiji 3 kilogram beberapa pekan terakhir. Salah satunya adalah Bontang. Kendati pasokan di Kutim tergolong masih aman,  namun tetap dilakukan langkah antisipasi dengan mendatangkan ribuan elpiji. Kepala Disprindag Kutim Edward Azran di dampingi Kasi Perdagangan Dalam Negeri Doni Everiadi mengatakan, distribusi gas elpiji kini sudah kembali normal, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/antisipasi-kelangkaan-datangkan-ribuan-elpiji-3-kg/">Antisipasi Kelangkaan, Datangkan  Ribuan Elpiji 3 Kg</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SANGATTA – Beberapa daerah di Kaltim mengalami kelangkaan elpiji 3 kilogram beberapa pekan terakhir. Salah satunya adalah Bontang. Kendati pasokan di Kutim tergolong masih aman,  namun tetap dilakukan langkah antisipasi dengan mendatangkan ribuan elpiji.</p>
<p>Kepala Disprindag Kutim Edward Azran di dampingi Kasi Perdagangan Dalam Negeri Doni Everiadi mengatakan, distribusi gas elpiji kini sudah kembali normal, meskipun sempat terjadi kelangkaan. “Kami sudah monitor kemarin, apakah ada penimbunan atau tidak. Tapi kini sudah kembali normal,”ucapnya</p>
<p>Pihaknya mengaku sudah ada ribuan elpiji yang dikirim ke Kutim, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir lagi. “Sudah dikirim (gas elpiji) itu. Diperkirakan  cukup untuk wilayah Kutim, masyarakat tidak perlu khawatir,” ucap Doni.</p>
<p>Dia menjamin, meski di Bontang telah mengalami kelangkaan gas, namun Kutim dipastikan tidak. Stok terpenuhi.</p>
<p>Sebelumnya, kelangkaan dipastikan setelah diadakan pemeriksaan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim. Hampir di setiap daerah, dikatakan bahwa elpiji melon mengalami kelangkaan juga. Untuk mendapatkannya, orang harus antre dan berdesak-desakan. (hd)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/antisipasi-kelangkaan-datangkan-ribuan-elpiji-3-kg/">Antisipasi Kelangkaan, Datangkan  Ribuan Elpiji 3 Kg</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah Penyaluran Salah Sasaran, Pembeli LPG Melon Bakal Didata </title>
		<link>https://bontangpost.id/cegah-penyaluran-salah-sasaran-pembeli-lpg-melon-bakal-didata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jun 2017 04:29:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Elpiji Langka]]></category>
		<category><![CDATA[Sangatta Post]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=15530</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA – Kelangkaan LPG tiga kilogram membuat Pemkab Kutim mengambil kebijakan penataan dan distribusi dalam penyalurannya. Mengingat keberadaan LPG melon tersebut sebenarnya hanya diperuntukan bagi keluarga miskin dan pedagang kecil, seperti diamanatkan dalam Permen ESDM. Kadis Perindag Edward Azran menyebutkan suplai gas LPG oleh Pertamina ke Kutim sudah melampaui kuota. Namun kenyataannya kerap mengalami kelangkaan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/cegah-penyaluran-salah-sasaran-pembeli-lpg-melon-bakal-didata/">Cegah Penyaluran Salah Sasaran, Pembeli LPG Melon Bakal Didata </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SANGATTA – Kelangkaan LPG tiga kilogram membuat Pemkab Kutim mengambil kebijakan penataan dan distribusi dalam penyalurannya. Mengingat keberadaan LPG melon tersebut sebenarnya hanya diperuntukan bagi keluarga miskin dan pedagang kecil, seperti diamanatkan dalam Permen ESDM.</p>
<p>Kadis Perindag Edward Azran menyebutkan suplai gas LPG oleh Pertamina ke Kutim sudah melampaui kuota. Namun kenyataannya kerap mengalami kelangkaan dan harganya melambung. Sehingga muncul dugaan jika banyak warga mampu menggunakan tabung LPG yang disubsidi pemerintah untuk warga miskin itu.</p>
<p>“Penataan nanti, sesuai kewenangan kami, akan membagikan surat edaran kepada 3 agen serta 121 pangkalan. Penataan dimaksud yakni Gas LPG hanya boleh dijual kepada keluarga miskin dan pedagang kecil. Karenanya pembeli nanti akan diberi kartu kendali,” beber Edward.</p>
<p>Dia menyebutkan saat ini di Kutim ada 3 agen tabung gas tersebut. Diantaranya, PT Haidar Ismail dengan  26 pangkalan yakni di Kaubun,  Bengalon,  Rantau Pulung, dan Sangatta. Berdasarkan data Pertamina, disebutkan  PT Haidir Ismail mendapat kuota  70 ribu perbulan.</p>
<p>Kemudian  PT. Lautan Mas Berlian milik Fajar  memiliki 20 pangkalan yang berada di Karangan,  Muara Wahau,  Teluk Pandan, dan Sangatta. PT  Lautan Mas Berlian mendapat 84 ribu tabung per bulan.</p>
<p>Sedangkan PT Badjuber bersaudara milik  M Isnar dengan quota 65 ribu tabung per bulan, memiliki 6 pangkalan yakni di Bengalon,  Kaliorang,   Kaubun, Sangkulirang, dan  Sangatta.</p>
<p>“Semua agen menjual ke pangkalan Rp 17 ribu per tabung.</p>
<p>Edward menegaskan, penataan penjualan LPG 3 Kg akan diberlakukan setelah lebaran. Karenanya semua agen berkewajiban melakukan pembinaan lebih awal seperti mendata siapa saja pelanggan tetapnya.</p>
<p>“Tujuannya agar subsidi pemerintah tepat sasaran, bukan yang menikmati justru yang mampu menggunakan gas LPG ukuran besar terlebih saat ini sudah dipasarkan ukuran 5 kilogram,” bebernya.(aj)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/cegah-penyaluran-salah-sasaran-pembeli-lpg-melon-bakal-didata/">Cegah Penyaluran Salah Sasaran, Pembeli LPG Melon Bakal Didata </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
