<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>HIV Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/hiv/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/hiv/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Aug 2026 03:03:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>HIV Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/hiv/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>16 Warga Binaan Rutan Samarinda Positif HIV, Status Kesehatan Dijaga Ketat</title>
		<link>https://bontangpost.id/16-warga-binaan-rutan-samarinda-positif-hiv-status-kesehatan-dijaga-ketat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2026 03:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=153354</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Samarinda – Sebanyak 16 warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Samarinda tercatat positif Human Immunodeficiency Virus (HIV). Dari jumlah tersebut, 15 orang telah menjalani pengobatan antiretroviral (ARV), sementara satu warga binaan masih dalam proses penanganan. Dokter Penanggung Jawab Klinik Rutan Kelas I Samarinda, dr Rita Rosadi, mengatakan pemeriksaan HIV menjadi bagian dari [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/16-warga-binaan-rutan-samarinda-positif-hiv-status-kesehatan-dijaga-ketat/">16 Warga Binaan Rutan Samarinda Positif HIV, Status Kesehatan Dijaga Ketat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong>BONTANGPOST.ID, Samarinda</strong> <strong>–</strong> Sebanyak 16 warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Samarinda tercatat positif Human Immunodeficiency Virus (HIV). Dari jumlah tersebut, 15 orang telah menjalani pengobatan antiretroviral (ARV), sementara satu warga binaan masih dalam proses penanganan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dokter Penanggung Jawab Klinik Rutan Kelas I Samarinda, dr Rita Rosadi, mengatakan pemeriksaan HIV menjadi bagian dari skrining kesehatan yang wajib dilakukan terhadap setiap tahanan baru.</p>
<p class="isSelectedEnd">Skrining tersebut mencakup pemeriksaan kesehatan umum, penyakit menular seperti HIV dan tuberkulosis (TB), hingga kondisi kejiwaan.</p>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;Untuk tahanan-tahanan baru itu selalu ada skrining. Skrining untuk tahanan baru yang diskrining itu adalah tentang kesehatan umum, penyakit menular terutama HIV dan TB, serta penyakit kejiwaan. Semua tahanan baru wajib diskrining,&#8221; ujar Rita, Senin (10/8/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, skrining awal dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang menunjukkan hasil reaktif atau nonreaktif. Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan reaktif, pihak klinik akan berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan terkait untuk pemeriksaan lanjutan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Jika hasil pemeriksaan lanjutan kembali menunjukkan hasil reaktif, warga binaan akan mendapatkan terapi ARV.</p>
<p class="isSelectedEnd">Penanganan warga binaan dengan HIV juga dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama dengan pendamping HIV dari luar rutan, termasuk Mahakam Plus. Pendampingan tersebut bertujuan memastikan pengobatan tetap berjalan, baik selama warga binaan berada di rutan maupun setelah bebas.</p>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;Kalaupun WBP tersebut sudah diobati di sini, dikasih ARV sama kita, akan ada pendampingan dari Mahakam Plus. Nanti kalau dia bebas, akan didampingi lanjut di luarnya,&#8221; jelas Rita.</p>
<p class="isSelectedEnd">Rita menambahkan, obat HIV masih ditanggung pemerintah. Pihak rutan juga memastikan warga binaan memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) sehingga data pengobatan dapat terintegrasi dengan sistem kesehatan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Hal tersebut penting agar warga binaan tetap dapat melanjutkan pengobatan ketika telah keluar dari rutan dan berada di fasilitas kesehatan lainnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;Supaya dia masuk ke dalam suatu sistem di mana pun dia nanti berada, biarpun sudah keluar dari sini, dia bisa mengobati, bisa tetap dapat obat. Jadi kita bantu,&#8221; katanya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kepatuhan dalam mengonsumsi obat juga menjadi perhatian pihak rutan. Warga binaan yang menjalani terapi mendapatkan pengawasan dari petugas pendamping atau tamping untuk memastikan obat dikonsumsi secara rutin.</p>
<p class="isSelectedEnd">Apabila ditemukan warga binaan yang tidak patuh menjalani pengobatan, kondisi tersebut akan dilaporkan kepada Kepala Pengamanan Rutan (KPR) untuk ditindaklanjuti.</p>
<p class="isSelectedEnd"><strong>Status HIV Warga Binaan Dijaga Rahasia</strong></p>
<p class="isSelectedEnd">Kepala Rutan Kelas I Samarinda, Rachmad Tri Raharjo, menegaskan pihaknya tetap menerima tahanan dengan kondisi kesehatan tertentu, termasuk HIV dan tuberkulosis, sesuai dengan fungsi rutan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, informasi mengenai kondisi kesehatan tahanan sebaiknya disampaikan sejak awal agar petugas dapat melakukan penanganan dan antisipasi yang diperlukan.</p>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;Kami tidak bisa menolak karena fungsi kami adalah rumah tahanan,&#8221; jelasnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Meski demikian, Rachmad memastikan status HIV warga binaan menjadi informasi yang bersifat rahasia. Kondisi tersebut tidak disampaikan kepada warga binaan lain maupun seluruh petugas.</p>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;Untuk status pribadinya, kami tidak informasikan bahwasanya si A, B atau C ini HIV. Itu tidak boleh. Saya saja tidak tahu siapa-siapa WBP yang HIV. Yang tahu hanya tenaga kesehatan,&#8221; tegasnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kerahasiaan tersebut diterapkan sebagai bentuk perlindungan terhadap privasi warga binaan. Penanganan medis dilakukan oleh tenaga kesehatan tanpa memberikan label khusus kepada warga binaan yang menjalani pengobatan.</p>
<p>Dengan mekanisme tersebut, Rutan Kelas I Samarinda memastikan warga binaan dengan HIV tetap mendapatkan pengobatan secara rutin sekaligus menjaga kerahasiaan kondisi kesehatan mereka selama menjalani masa tahanan. <strong>(prokal)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/16-warga-binaan-rutan-samarinda-positif-hiv-status-kesehatan-dijaga-ketat/">16 Warga Binaan Rutan Samarinda Positif HIV, Status Kesehatan Dijaga Ketat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>4.000 Warga Samarinda Terinfeksi HIV, Baru Separuh Jalani Pengobatan</title>
		<link>https://bontangpost.id/4-000-warga-samarinda-terinfeksi-hiv-baru-separuh-jalani-pengobatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 03:00:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=153112</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Samarinda – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda terus mendorong masyarakat untuk menjalani skrining HIV sebagai langkah deteksi dini. Hingga akhir 2025, jumlah kasus HIV yang tercatat di Kota Tepian mencapai sekitar 4.000 orang. Namun, baru sekitar separuh penderitanya yang menjalani pengobatan. Kepala Dinkes Samarinda, Ismed Kusasih, mengatakan tingginya angka kasus HIV bukan hanya terjadi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/4-000-warga-samarinda-terinfeksi-hiv-baru-separuh-jalani-pengobatan/">4.000 Warga Samarinda Terinfeksi HIV, Baru Separuh Jalani Pengobatan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="relative basis-auto flex-col -mb-(--composer-overlap-px) pb-(--composer-overlap-px) [--composer-overlap-px:28px] grow flex">
<div class="flex min-h-0 grow flex-col text-sm">
<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:6577b5d6-59d9-40df-b6e0-4bdf1e13fae8-35" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:6577b5d6-59d9-40df-b6e0-4bdf1e13fae8-35" data-turn-id-container="request-WEB:6577b5d6-59d9-40df-b6e0-4bdf1e13fae8-35" data-testid="conversation-turn-72" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-3 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="ad4654b9-eeab-4167-b8d2-5c94a808af80" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p class="PDq2pG_selectionAnchorContainer" data-start="787" data-end="1107"><strong data-start="787" data-end="816">BONTANGPOST.ID, Samarinda</strong> – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda terus mendorong masyarakat untuk menjalani skrining HIV sebagai langkah deteksi dini. Hingga akhir 2025, jumlah kasus HIV yang tercatat di Kota Tepian mencapai sekitar 4.000 orang. Namun, baru sekitar separuh penderitanya yang menjalani pengobatan.</p>
<p data-start="1109" data-end="1282">Kepala Dinkes Samarinda, Ismed Kusasih, mengatakan tingginya angka kasus HIV bukan hanya terjadi di Samarinda, tetapi juga menjadi tantangan di berbagai daerah di Indonesia.</p>
<p data-start="1284" data-end="1427">Menurutnya, HIV merupakan fenomena <em data-start="1319" data-end="1330">gunung es</em>, di mana masih banyak kasus yang belum terdeteksi karena masyarakat belum menjalani pemeriksaan.</p>
<p data-start="1429" data-end="1668">&#8220;Fenomena HIV ini seperti gunung es. Kalau kita tidak aktif melakukan skrining, maka kasusnya tidak akan terlihat. Semakin banyak kita melakukan skrining, semakin banyak pula penderita yang ditemukan sehingga bisa segera diobati,&#8221; ujarnya.</p>
<p data-start="1670" data-end="1957">Ismed menjelaskan, deteksi dini menjadi kunci dalam pengendalian HIV, sebagaimana penanganan penyakit menular lainnya seperti tuberkulosis (TB). Semakin cepat seseorang mengetahui status kesehatannya, semakin besar peluang untuk memperoleh pengobatan dan mencegah penularan lebih lanjut.</p>
<p data-start="1959" data-end="2085">Hingga akhir 2025, sekitar 4.000 kasus HIV telah tercatat di Samarinda. Namun, baru sekitar 2.000 orang yang menjalani terapi.</p>
<p data-start="2087" data-end="2269">&#8220;Yang kita obati baru sekitar 2.000 orang. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami. Kadang kita sudah menemukan penderitanya, tetapi mereka masih sulit menjalani pengobatan,&#8221; jelasnya.</p>
<p data-start="2271" data-end="2494">Menurut Ismed, salah satu tantangan terbesar dalam penanganan HIV adalah masih kuatnya stigma terhadap orang dengan HIV (ODHIV). Karena itu, Dinkes terus mengedukasi masyarakat agar tidak memberikan perlakuan diskriminatif.</p>
<p data-start="2496" data-end="2678">&#8220;Stigma itu yang harus dihilangkan. Jangan jauhi orangnya, tapi jauhi penyakitnya. Kalau masyarakat mau melakukan skrining saja, itu sudah menjadi langkah yang sangat baik,&#8221; katanya.</p>
<p data-start="2680" data-end="2915">Ia juga memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan obat HIV maupun tuberkulosis. Seluruh kebutuhan obat dipasok oleh pemerintah pusat sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.</p>
<p data-start="2917" data-end="3098">&#8220;Obat HIV maupun TBC semuanya didistribusikan dari pemerintah pusat. Jadi masyarakat tidak perlu takut karena pengobatan penyakit ini memang menjadi kewajiban pemerintah,&#8221; tegasnya.</p>
<p data-start="3100" data-end="3288" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Dinkes Samarinda akan terus memperluas edukasi dan layanan skrining agar semakin banyak masyarakat mengetahui status kesehatannya dan segera memperoleh pengobatan apabila terdiagnosis HIV. <strong>(prokal)</strong></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/4-000-warga-samarinda-terinfeksi-hiv-baru-separuh-jalani-pengobatan/">4.000 Warga Samarinda Terinfeksi HIV, Baru Separuh Jalani Pengobatan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus HIV Baru di Kaltim Tembus 1.018, Stigma Jadi Kendala Terbesar Penanggulangan</title>
		<link>https://bontangpost.id/kasus-hiv-baru-di-kaltim-tembus-1-018-stigma-jadi-kendala-terbesar-penanggulangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 06:00:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=145115</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Samarinda &#8211; Peringatan Hari AIDS Sedunia yang jatuh setiap 1 Desember kembali menjadi momentum penting bagi Kalimantan Timur untuk memperkuat komitmen penanggulangan HIV/AIDS. Pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga pegiat komunitas menegaskan perlunya kerja sama lintas sektor demi menekan angka penularan serta menghapus stigma yang masih kuat di masyarakat. Tema global “Overcoming Disruption, Transforming the [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kasus-hiv-baru-di-kaltim-tembus-1-018-stigma-jadi-kendala-terbesar-penanggulangan/">Kasus HIV Baru di Kaltim Tembus 1.018, Stigma Jadi Kendala Terbesar Penanggulangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="189" data-end="541"><strong>BONTANGPOST.ID, Samarinda &#8211;</strong> Peringatan Hari AIDS Sedunia yang jatuh setiap 1 Desember kembali menjadi momentum penting bagi Kalimantan Timur untuk memperkuat komitmen penanggulangan HIV/AIDS. Pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga pegiat komunitas menegaskan perlunya kerja sama lintas sektor demi menekan angka penularan serta menghapus stigma yang masih kuat di masyarakat.</p>
<p data-start="543" data-end="871">Tema global <em data-start="555" data-end="612">“Overcoming Disruption, Transforming the AIDS Response”</em> dan tema nasional <em data-start="631" data-end="691">“Bersama Hadapi Perubahan, Jaga Keberlanjutan Layanan HIV”</em> menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan layanan HIV di tengah berbagai tantangan. Hal ini relevan mengingat Kaltim masih mencatat temuan kasus baru yang tinggi setiap tahun.</p>
<p data-start="873" data-end="1171">Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kaltim, Ivan Hariyadi, mengungkapkan bahwa sepanjang Januari–Oktober 2025 terdapat 1.018 kasus baru HIV. “Rata-rata setiap tahun angkanya sekitar seribu,” ujar Ivan dalam Dialog Publika TVRI Kaltim, Senin (1/12/2025).</p>
<p data-start="1173" data-end="1471">Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Kartanegara tetap menjadi wilayah dengan kasus tertinggi, seiring tingginya mobilitas penduduk. Kelompok risiko terbesar masih didominasi lelaki seks lelaki (LSL) dan pekerja seks perempuan. Sementara itu, penularan melalui jarum suntik terus menunjukkan penurunan.</p>
<p data-start="1473" data-end="1730">Menurut Ivan, hambatan terbesar dalam penanggulangan HIV di Kaltim adalah stigma.<br data-start="1554" data-end="1557" />“Banyak yang menyangkal hasil tes dan memilih tidak berobat. Stigma membuat mereka takut datang ke layanan, padahal ini justru meningkatkan risiko penularan baru,” tegasnya.</p>
<p data-start="1732" data-end="2074">Pegiat pendamping ODHIV di Kaltim, Rhasya, berharap peringatan Hari AIDS Sedunia dapat meningkatkan kesadaran publik.<br data-start="1849" data-end="1852" />“Stigma bahwa ODHIV tidak bisa bekerja atau bergaul masih banyak. Padahal jika rutin minum ARV, mereka bisa hidup normal, sekolah, bekerja, dan tetap produktif,” ujarnya, sambil mendorong masyarakat melakukan deteksi dini.</p>
<p data-start="2076" data-end="2494">Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kaltim, Jurnanto, menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung program penanggulangan AIDS melalui berbagai kegiatan dan pembiayaan. Ia juga menyoroti meningkatnya arus pendatang ke Kaltim yang menjadi tantangan tersendiri.<br data-start="2354" data-end="2357" />“Mobilitas yang tinggi harus diimbangi dengan sosialisasi berkelanjutan agar masyarakat memahami risiko dan cara pencegahannya,” katanya.</p>
<p data-start="2496" data-end="2630">Seluruh pihak sepakat memperkuat edukasi publik, menekan stigma, dan mengupayakan target eliminasi AIDS di Kalimantan Timur pada 2030. <strong>(prokal)</strong></p>
<p data-start="2637" data-end="2712" data-is-last-node="" data-is-only-node="">
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kasus-hiv-baru-di-kaltim-tembus-1-018-stigma-jadi-kendala-terbesar-penanggulangan/">Kasus HIV Baru di Kaltim Tembus 1.018, Stigma Jadi Kendala Terbesar Penanggulangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Bontang Catat 42 Kasus Baru HIV di 2025, Didominasi Usia 25–49 Tahun</title>
		<link>https://bontangpost.id/dinkes-bontang-catat-42-kasus-baru-hiv-di-2025-didominasi-usia-25-49-tahun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Kurniawan Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 05:39:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=144967</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang mencatat 42 temuan baru HIV sepanjang 2025. Jumlah ini menurun dibanding tahun 2024 yang mencapai 67 kasus dan 2023 sebanyak 100 kasus. Ketua Tim Kerja Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Bontang, Nur Ilham, mengatakan mayoritas kasus baru tahun ini masih terjadi pada kelompok usia produktif. “Mayoritas temuan baru ada [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dinkes-bontang-catat-42-kasus-baru-hiv-di-2025-didominasi-usia-25-49-tahun/">Dinkes Bontang Catat 42 Kasus Baru HIV di 2025, Didominasi Usia 25–49 Tahun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="205" data-end="399"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang –</strong> Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang mencatat 42 temuan baru HIV sepanjang 2025. Jumlah ini menurun dibanding tahun 2024 yang mencapai 67 kasus dan 2023 sebanyak 100 kasus.</p>
<p data-start="401" data-end="658">Ketua Tim Kerja Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Bontang, Nur Ilham, mengatakan mayoritas kasus baru tahun ini masih terjadi pada kelompok usia produktif.</p>
<p data-start="401" data-end="658">“Mayoritas temuan baru ada pada usia 25 sampai 49 tahun. Ini yang terus kita waspadai,” ujarnya.</p>
<p data-start="660" data-end="833">Adapun rincian kasus baru HIV pada 2025 yakni empat orang berusia di atas 50 tahun, 29 orang usia 25–49 tahun, empat orang usia 20–24 tahun, dan lima orang usia 15–19 tahun.</p>
<p data-start="835" data-end="1100">Sejak 2016, total kasus HIV di Bontang mencapai 582 orang, terdiri dari 377 laki-laki dan 205 perempuan. Berdasarkan kelompok umur, 70 orang berusia 50 tahun ke atas, 409 orang usia 25–49 tahun, 71 orang pada rentang 20–24 tahun, dan 17 orang pada usia 15–19 tahun.</p>
<p data-start="1102" data-end="1258">“Dari total tersebut, 397 orang tercatat masih menjalani pengobatan, 110 orang meninggal, dan 71 orang gagal follow-up atau putus pengobatan,” terang Ilham.</p>
<p data-start="1260" data-end="1563">Ia menjelaskan bahwa penularan HIV paling sering terjadi melalui hubungan seksual tidak aman, baik antara laki-laki dan perempuan maupun sesama jenis. Penggunaan jarum suntik narkoba secara bergantian serta kontak darah melalui luka terbuka, donor darah, atau transfusi darah juga menjadi faktor risiko.</p>
<p data-start="1565" data-end="1729">“Jadi HIV ini tidak menular melalui berjabat tangan, bersin, atau kontak fisik biasa. Secara garis besar menular melalui kontak darah dan hubungan badan,” tegasnya.</p>
<p data-start="1731" data-end="1978">Untuk pencegahan, Dinkes Bontang aktif melakukan sosialisasi melalui seluruh puskesmas, menyasar pelajar SD, remaja, dewasa, hingga orang tua. Edukasi mencakup pemahaman bahaya HIV/AIDS, risiko penggunaan jarum suntik, hingga kesehatan reproduksi.</p>
<p data-start="1980" data-end="2122">Fasilitas kesehatan disebut telah menerapkan SOP ketat pada skrining darah, sehingga masyarakat diimbau rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.</p>
<p data-start="2124" data-end="2219">“Terutama pasangan yang hendak menikah, termasuk tes sifilis, Hepatitis B, dan HIV,” ungkapnya.</p>
<p data-start="2221" data-end="2534">Ibu hamil juga menjadi prioritas pemeriksaan. Jika ditemukan indikasi virus, penanganan dilakukan sejak awal melalui terapi antiretroviral (ART) selama kehamilan, persalinan caesar bila viral load tinggi, pemberian obat ARV kepada bayi setelah lahir, serta anjuran tidak memberikan ASI langsung jika memungkinkan.</p>
<p data-start="2536" data-end="2734">Hingga kini belum ada obat yang dapat menghilangkan HIV secara total. Namun obat Antiretroviral (ARV) mampu menekan jumlah virus sehingga penderita dapat hidup sehat dan menurunkan risiko penularan.</p>
<p data-start="2736" data-end="2877">“Virus ini menyerang imunitas sehingga memicu komplikasi. Karena itu pengobatan ARV sangat penting agar virus tidak berkembang,” jelas Ilham.</p>
<p data-start="2879" data-end="3114">Dinkes Bontang mengajak masyarakat untuk tidak ragu melakukan pemeriksaan dini dan menjaga perilaku aman.</p>
<p data-start="2879" data-end="3114">“Semakin cepat ditemukan, semakin besar peluang penanganan yang efektif dan mencegah penyebaran kepada orang lain,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dinkes-bontang-catat-42-kasus-baru-hiv-di-2025-didominasi-usia-25-49-tahun/">Dinkes Bontang Catat 42 Kasus Baru HIV di 2025, Didominasi Usia 25–49 Tahun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>77 Warga Bontang Terpapar HIV, Didominasi Ibu Rumah Tangga</title>
		<link>https://bontangpost.id/77-warga-bontang-terpapar-hiv-didominasi-ibu-rumah-tangga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Lutfi Rahmatunnisa']]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jan 2023 12:23:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=109668</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Kasus HIV di Kota Bontang masih tergolong tinggi. Sepanjang 2022, ada 77 warga Bontang yang terpapar Human Immunodeficiency Virus. Berdasarkan data Dinas Kesehatan, pada 2019 terdapat 96 kasus, lalu tahun 2020 menurun menjadi 59 kasus. Sedangkan pada 2021 kembali turun menjadi 52 kasus. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bontang Muhammad [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/77-warga-bontang-terpapar-hiv-didominasi-ibu-rumah-tangga/">77 Warga Bontang Terpapar HIV, Didominasi Ibu Rumah Tangga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Kasus HIV di Kota Bontang masih tergolong tinggi. Sepanjang 2022, ada 77 warga Bontang yang terpapar <em>Human Immunodeficiency Virus</em>.</p>
<p>Berdasarkan data Dinas Kesehatan, pada 2019 terdapat 96 kasus, lalu tahun 2020 menurun menjadi 59 kasus. Sedangkan pada 2021 kembali turun menjadi 52 kasus.</p>
<p>Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bontang Muhammad Ramsi mengatakan penularan HIV dilatari perilaku seks bebas di luar pernikahan. Adapun sebaran terbanyak didominasi usia 24 hingga 50 tahun. Penularan didominasi kalangan ibu rumah tangga (IRT). Kendati begitu dia tidak secara gamblang menyebut jumlah pasti IRT yang terjangkit HIV, dan penyebabnya.</p>
<p>&#8220;Usia rata-rata segitu. Tahun lalu memang lumayan banyak juga, tapi tahun ini meningkat signifikan,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Kendati demikian, ia mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup bersih serta rutin memeriksakan ke fasilitas kesehatan sebagai bentuk waspada dini. Sebab, tidak ada gejala khusus dari HIV bagi warga yang terpapar.</p>
<p>&#8220;Tak hanya itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap peduli dan tidak menjauhi mereka yang terpapar HIV,&#8221; tutupnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/77-warga-bontang-terpapar-hiv-didominasi-ibu-rumah-tangga/">77 Warga Bontang Terpapar HIV, Didominasi Ibu Rumah Tangga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nasib ODHA di Bontang; Ada yang Terlantar, Bangkit Lewat Kelompok Sebaya</title>
		<link>https://bontangpost.id/nasib-odha-di-bontang-ada-yang-terlantar-bangkit-lewat-kelompok-sebaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fitri Wahyuningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2020 08:48:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[aids]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<category><![CDATA[odha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=81137</guid>

					<description><![CDATA[<p>Seorang pemuda dari Jawa datang ke Bontang, Kaltim. Tanpa sanak famili, ia terkatung-katung sendiri di sisi jalan protokol di salah satu kelurahan di Bontang Utara. Hanya ada beberapa helai pakaian, serta identitas seadanya yang menyerta dirinya. FITRI WAHYUNINGSIH, Bontang Tubuh lemah itu berusaha kuat berjalan, di bawah terik matahari. Tak ada lagi tenaga. Ia merebahkan diri [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/nasib-odha-di-bontang-ada-yang-terlantar-bangkit-lewat-kelompok-sebaya/">Nasib ODHA di Bontang; Ada yang Terlantar, Bangkit Lewat Kelompok Sebaya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Seorang</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pemuda</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dari</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Jawa</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">datang</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ke</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Bontang</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Kaltim</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Tanpa </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">sanak</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">famili</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ia</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">terkatung-katung</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sendiri</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">di</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sisi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">jalan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">protokol</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">di </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">salah</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">satu</span></span> k<span class="s2"><span class="bumpedFont15">elurahan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">di</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Bontang</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Utara</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Hanya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ada</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">beberapa </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">helai</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pakaian</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">serta</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">identitas</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">seadanya</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">menyerta</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dirinya</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span></em></p>
<p><strong><span class="s3"><span class="bumpedFont15">FITRI WAHYUNINGSIH, </span></span><span class="s3"><span class="bumpedFont15">Bontang</span></span></strong></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Tubuh</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">lemah</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">itu</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">berusaha</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">kuat</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">berjalan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">di</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">bawah</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">terik</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">matahari</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> Tak ada lagi tenaga<span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Ia </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">merebahkan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">diri</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">tepat</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">di</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pinggir</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">jalan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Warga</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">melihat </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">sontak</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">melarikannya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ke</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> RSUD Taman </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Husada</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Ini</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">terjadi </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">pengujung</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Maret</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> 2020.</span></span></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Tiba</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">di</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">rumah</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sakit</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">tim</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">medis</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">melakukan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pemeriksaan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. Dari </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">sana</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">diketahui</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">sel</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> CD4 yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">merupakan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">bagian</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dari</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sel</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">darah </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">putih</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dalam</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">tubuh</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pemuda</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> 30 </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">tahun</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">itu</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">tengah</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">melawan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">infeksi </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">dari</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> human immunodeficiency virus (HIV). </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sistem</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">imunnya </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">terus</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">turun</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">menyebabkan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ia</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">jadi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">demikian</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">lemah</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Ia </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">negatif</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> Covid-19, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">tapi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">positif</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> HIV. </span></span></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Karena</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ditahu</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">berasal</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dari</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">luar</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> Kalimantan, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">pria</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">itu</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">mesti </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">menjalani</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">isolasi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">di</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> RSUD </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">hingga</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sebulan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">lebih</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Dalam</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">rentang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">itu</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">tak</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">seorang</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sanak</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">famili</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> pun yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">menanyakan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">soal</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dia</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Walhasil</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">rumah</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sakit</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">menghubungi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Yayasan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Kelompok</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sebaya B</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ontang</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sehati</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">untuk</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">mengurusi</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">S</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">egala</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">kebutuhan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pemuda</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ini</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">mulai</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">obat-obatan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">hingga</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">tempat </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">tinggal</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">kemudian</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">diurus</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Kelompok</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sebaya</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Seminggu</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dirawat</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">kondisi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">tubuhnya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">kembali</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">turun</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Tiba-tiba</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">alami</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sesak</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">diare</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Kembali</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ia</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dilarikan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ke</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> RS. </span></span></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Pada</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">masa</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">awal</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">krisis</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pandemi</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> Covid-19, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">tak</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">semudah</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">itu </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">membawa</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pasien</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ke</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> RS.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Warga</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">takut</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pria</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">itu</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">penderita</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> Covid-19 </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">dan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">akan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">menularkannya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ke</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">orang</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> lain. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Akibatnya</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Rah</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ma </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Susanti</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">p</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">endiri</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Yayasan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Kelompok</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sebaya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Bontang</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sehati</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dan </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">anggotanya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">mesti</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pontang-</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">panting </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">mencari</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">kendaraan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. </span></span></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">&#8220;Pak, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">kami</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">minta</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">tolong</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">masnya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ini</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dibawa</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ke</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">rumah</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sakit</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">,&#8221; </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">pinta</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Rahma</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Tapi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">permintaan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">itu</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ditolak</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">warga</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">dimintai </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">tolong</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Tak</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">habis</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">akal</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Terus</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">mencari</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Akhirnya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ada</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">satu</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">warga</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">berbaik</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">hati</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">meminjamkan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">mobil</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sedihnya</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">belum</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">lagi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">mendapat</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">perawatan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">pemuda</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sebatang</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">kara</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">itu</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">menghembuskan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">nafas</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">terakhir</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">di</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">jalan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Tubuh</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">kaku</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">itu</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">kemudian</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">hanya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dimandikan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dikafankan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">di</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">rumah </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">sakit</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Hampir</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">setengah</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">hari</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">mereka</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">mengurus</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">untuk</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pemakaman</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">“</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Mau </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">buat</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">kayu</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">nisan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">keliling</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">juga</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">tidak</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dapat</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sempat</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">saya</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">menangis</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">kok</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">orang-orang</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pada</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">takut</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Padahal</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dia</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">bukan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pasien</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">C</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ovid-19,&#8221; </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">kenang</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Rahma</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Dikatakan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">selama</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pandemi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ini</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">meski</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">bukan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">anggota</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">mereka</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">sudah</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ada</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> 3 </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">orang</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dengan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> HIV/Aids</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">(</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ODHA</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">)</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">terlantar</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">meninggal</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">mereka</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">urus</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. </span></span></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Semuanya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">laki-laki</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Semuanya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sendiri</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">di</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Bontang</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Semuanya </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">meninggal</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dalam</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">usia</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">produktif</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> 30-40 </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">tahun</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Menghadapi </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">momen</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> &#8216;</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">getir</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">&#8216; </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ini</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sudah</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">menjadi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">hal</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">siap</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">atau</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">tidak</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">harus </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">kuat</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">mereka</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">hadapi</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sebab</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> HIV/Aids </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">tak</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">bisa</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">diobati</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sebabnya</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ia</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">tak</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">henti-hentinya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">mengingatkan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">seluruh</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">anggota</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Kelompok </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sebaya</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> agar </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">tak</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sedetik</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> pun </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">mengabaikan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">konsumsi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">obat</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Dan </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">segera</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ke</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">rumah</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sakit</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">bila</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">terjadi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">gejala</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">&#8220;Yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">meninggal</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">itu</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">perantau</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Tetap</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">kami</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">uruskan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">juga</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Kalau </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">lihat</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">seperti</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">itu</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">kami</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ingatakan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sekali</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">anggota</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">supaya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">tidak</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">abai </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">konsumsi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">obat</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">,&#8221; </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ujarnya</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Ketika</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">berbincang</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dengan</span></span> <em><span class="s4"><span class="bumpedFont15">bontangpost.id</span></span></em><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Rahma</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">tidak</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">bisa </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">membeber</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">nama</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">alamat</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">setiap</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">orang</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ia</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sebutkan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Hanya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">inisial</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">usia</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">saja</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sebab</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">identitas</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pengidap</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ODHA </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">mesti</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dijaga</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Tidak</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">bisa</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sembarang</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">diumbar</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ke</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">publik</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">&#8220;</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Itu</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">kami </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">jaga</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sekali</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">M</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">bak</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">,&#8221; </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">katanya</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Adapun</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">saat</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ini</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Kelompok</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sebaya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">memiliki</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> 95 </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">anggota</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Tersebar</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">di</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">seluruh</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Bontang</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Didominasi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">perempuan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Ada</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">juga </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">anak-anak</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sebanyak</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> 6 </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">orang</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span></p>
<p><a href="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-26-at-11.10.29-2.jpeg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-81049" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-26-at-11.10.29-2.jpeg" alt="" width="1280" height="1163" srcset="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-26-at-11.10.29-2.jpeg 1280w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-26-at-11.10.29-2-768x698.jpeg 768w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-26-at-11.10.29-2-750x681.jpeg 750w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-26-at-11.10.29-2-1140x1036.jpeg 1140w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></a></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Selama</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pandemi</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">aktivitas</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">mereka</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">seperti</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">advokasi</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">pendampingan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">dan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pemberdayaan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">tetap</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">berjalan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Cuma </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">intensitas</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">kumpul-kumpul</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">dikurangi</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Mediumnya</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> pun </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">dipindah</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">juga</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Seringnya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">lewat</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">aplikasi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pesan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">instan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">atau</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> media </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">sosial</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">&#8220;</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Ada</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">anggota</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">sudah</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">berdaya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">karena</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sudah</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">punya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">usaha</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">sendiri</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Jadi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">kalau</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">misalnya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">tubuhnya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">lemas</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">lagi</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">kami</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> bantu </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">jalankan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">usahanya</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">,&#8221; </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">bebernya</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Contoh</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">aktivitas</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pemberdayaan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">mereka</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">lakukan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ialah </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">menggali</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">potensi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">tiap</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">anggota</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Misalnya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ada</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">anggota</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">jago </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">dalam</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">menjahit</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Potensi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">itu</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">terus</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dilatih</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">lantas</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Kelompok </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sebaya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">mencarikan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">bantuan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ke</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pihak</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">lain</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">untuk</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">membantu </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">anggota</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">mereka</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">mengembangkan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">potensi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">diri</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Agar </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">bisa </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">menjadikan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">potensinya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">itu</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sumber</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">penghidupan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">&#8220;</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sudah</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">banyak</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">berdaya</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Kami</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">bantuin</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">mereka</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Misalkan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">sekarang</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ada</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">punya</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> laundry, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ada</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">punya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">usaha</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">jahit</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">,&#8221; </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">bebernya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">bangga</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Hal yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ditekankan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dalam</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">kelompok</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ini</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ini</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ialah</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">mengkonsumsi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">obat</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">adalah</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">hal</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">tidak</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">bisa</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">diabaikan </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ODHA.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Karena</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">selama</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pandemi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">aktivitas</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">di</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">rumah </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">sakit</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">kerap</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">terbatas</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">karena</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">jadi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pusat</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">penanganan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> Covid-19, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">maka</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">obat-obatan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">seluruh</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">anggota</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">diambilkan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">di</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">rumah</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sakit</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Nantinya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">obat-obatan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">diantarkan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ke</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">kediaman</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">seluruh</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">anggota</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Atau</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">mereka</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sendiri</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">mengambil</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">di</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sekretariat</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Kelompok </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sebaya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">di</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Jalan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> Sultan </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Hasanuddin</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Gang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Tipalayo</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">,</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Berebas</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Tengah.</span></span></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Di </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">momen</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Hari</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> Aids </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sedunia</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">jatuh</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> 1 </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Desember</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Rahma</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">mewakili</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">anggota</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Kelompok</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sebaya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">mengatakan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">bila </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">persepsi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">publik</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">soal</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pengidap</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ODHA</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">makin</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">baik</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Persepsi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">miring </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">masih</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ada</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">tapi</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">tak</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sebanyak</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">dulu</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Ketika</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">awal</span></span> k<span class="s2"><span class="bumpedFont15">elompok</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ini </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">dibangun</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">medio</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> 2012.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">&#8220;</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Alhamdullilah</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">makin</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ke</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sini</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">makin </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">baik</span></span> <em><span class="s2"><span class="bumpedFont15">sih</span></span></em><span class="s2"><span class="bumpedFont15">,&#8221; </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ungkapnya</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Adapun</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">saat</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ini</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Kelompok</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sebaya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">tengah</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">mengupayakan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> agar </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">memiliki</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sekretariat</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">permanen</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Agar </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">seluruh</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">aktivitas</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">mereka </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">bisa</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">terpusat</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">di</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sekretariat</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">itu</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> Pun </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ketika</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ada</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">pengidap</span></span> ODHA <span class="s2"><span class="bumpedFont15">yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">terkatung-katung</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">atau</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sendirian</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">bisa</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">diinapkan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">di </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">sekretariat</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Bukan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">mencari</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">indekos</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">di</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">luar</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Untuk</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">menjaga</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> agar </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">pengidap</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">odha</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">tetap</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">berada</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">di</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">lingkungan</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> yang </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">mengerti</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">kondisi </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">mereka</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span></p>
<p><span class="s2"><span class="bumpedFont15">&#8220;</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sekarang</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">masih</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">di</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">rumah</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">ketua</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Kelompok</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Sebaya</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">Cuma</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">kan </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">di</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sini</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">terbatas</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Doakan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">semoga</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">kami</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">punya</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sekretariat</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">sendiri</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">,&#8221; </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">tandasnya</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. <strong>(*)</strong></span></span></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/nasib-odha-di-bontang-ada-yang-terlantar-bangkit-lewat-kelompok-sebaya/">Nasib ODHA di Bontang; Ada yang Terlantar, Bangkit Lewat Kelompok Sebaya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketika Haus Harta Memicu Hubungan LSL</title>
		<link>https://bontangpost.id/ketika-haus-harta-memicu-hubungan-lsl/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jan 2019 11:40:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[aids]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<category><![CDATA[lsl]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=57907</guid>

					<description><![CDATA[<p>Obat virus HIV mungkin telah ditemukan, tapi bahaya penyakit ini tak berkurang. Beberapa warga kota, masih ada yang meninggal karena stadium AIDS. LALU MOHAMMAD ZAENUDIN, Mataram SAAT itu sekitar tahun 2008. Ketika seorang pemuda rupawan dengan was-was mendekati pria beraroma parfum kencang. Ia tak bisa menutupi gelisah pikirannya. Maklum untuk kali pertama ia melakukan ini [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/ketika-haus-harta-memicu-hubungan-lsl/">Ketika Haus Harta Memicu Hubungan LSL</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Obat virus HIV mungkin telah ditemukan, tapi bahaya penyakit ini tak berkurang. Beberapa warga kota, masih ada yang meninggal karena stadium AIDS.</p>
<p>LALU MOHAMMAD ZAENUDIN, <em>Mataram</em></p>
<p>SAAT itu sekitar tahun 2008. Ketika seorang pemuda rupawan dengan was-was mendekati pria beraroma parfum kencang. Ia tak bisa menutupi gelisah pikirannya. Maklum untuk kali pertama ia melakukan ini semua.</p>
<p>Banyak orang mengaggumi fisik pemuda itu. Kulit badannya jernih. Tinggi badan ideal. Tubuhnya atletis. Wanita tak sedikit yang histeris jatuh hati. Begitu melihat untuk pertama kali. “Saya seorang pegawai pemerintahan,” aku dia. Sebut saja ia Kumbang.</p>
<p>Ia mulanya ada merasakan kelainan orientasi sesual pada dirinya. Tapi begitu melihat barang mewah ia selalu gagal menahan keinginan memilikinya. Saking kuatnya uang dari penghasilannya sebagai PNS tidak pernah dirasa cukup.</p>
<p>“Rasanya waktu gajian lama sekali datangnya, sementara saya punya keinginan banyak sekali pengen dibeli,” kisahnya.</p>
<p>Sampai suatu ketika. Ada seorang kawan mengajari ia cara dapat uang yang mudah. Dengan mengandalkan daya tarik fisiknya. Cara yang akhirnya untuk pertama kali di tahun itu Kumbang bersolek untuk sesama jenisnya. “Kami menyebut dengan nama Judi atau Jual Diri,” bebernya.</p>
<p>Kumbang bertemu pelanggan untuk pertama kali di sebuah hotel berbintang. Pertemuan terjadi dengan mudah. Keduanya sudah lebih dahulu akrab melalui ponsel. Pelanggannya itu adalah seorang pengusaha besar. “Ia langsung menyukai penampilan saya,” kisahnya.</p>
<p>Pengusaha itu pun langsung memutuskan ‘memelihara’ Kumbang. Darinya, Kumbang bisa dapat dengan mudah uang-uang untuk membeli apa saja yang ia mau. Kompensasinya ia juga harus mau melayani pengusaha tajir itu dalam hubungan intim sesama lelaki.</p>
<p>“Ya pertama canggung dan risih tapi melihat dia (pengusaha) itu sepertinya sudah biasa saya coba imbangi,” ujarnya.</p>
<p>Lama kelamaan Kumbang mulai terbiasa melayani gairah seksual pria itu. Dari adegan ciuman hingga sodomi. “Oral seks,” detailnya.</p>
<p>Dari awalnya risih Kumbang pun lama kelamaan ketagihan dapat uang dengan cara mudah. Puncaknya ia pun ikut menikmati hubungan sesama pria di atas ranjang. Bahkan ia pun makin liar dengan menjajakan tubuhnya ke pria lain dan memasang tarif yang lebih mahal.</p>
<p>Ia disukai banyak pria bukan karena ngondek. Atau berpenampilan gemulai di hadapan sesama pria. Justru karena maskulin, macho, dan perkasa ia banyak diburu pria yang alami kelainan orientasi seksual. “Mereka ingin pengalaman seksual yang tidak biasa,” bebernya.</p>
<p>Ini lazim disebut hubungan Lelaki Sesama Lelaki (LSL). Sampai suatu ketika Kumbang mulai khawatir. Ia terkena virus HIV. Ia mulai sering meluangkan waktu mengunjungi RSUD atau Puskesmas yang punya poli khusus untuk penanganan virus HIV.</p>
<p>Sepanjang tahun 2008-2009 gejala virus tidak terlihat dalam tubuhnya. Kumbang akhirnya ragu virus HIV bisa menular melalui hubungan sesama jenis. Ia lengah mendatangi poli deteksi dini HIV. “Tapi pada tahun 2016 dalam tubuh saya divonis ada virus HIV,” kisahnya.</p>
<p>Kumbang terkejut bukan main. Ia panik dan takut. Virus HIV dalam tubuhnya meningkat jadi stadium AIDS. Saat itu juga ia memutuskan untuk keluar dari dunia seksual LSL.</p>
<p>“Saya rutin mengikuti pendampingan pengobatan virus HIV, sampai akhirnya viral load virus dalam tubuh tidak terdeteksi,” kisahnya.</p>
<p>Kumbang sembuh. Sebelum HIV meningkat jadi stadium AIDS. Tapi bukan berarti Kumbang telah bebas lepas. Virus itu selamanya akan ada dalam tubuhnya. Jika ia lalai meminum obat, virus itu bisa saja kembali berkembang. “Memang terdeteksi nol, tapi bisa berkembang lagi kalau saya lalai berobat,” ujarnya.</p>
<p>Ia sampai saat ini masih rutin. Mengkonsumsi obat yang dinamai Antiretroviral. Obat ini harganya sangat mahal. Tapi untung bisa didapat gratis melalui RSUD atau Puskesmas yang ada penanganan HIV-nya. “Saya sudah menikah dengan wanita,” terangnya.</p>
<p>Untuk menghindari agar anak dan istrinya tidak merwarisi virus dalam tubuhnya. Setiap kali hubungan badan ia menggunakan alat kontrasepsi. “Pakai kondom,” akunya.</p>
<p>Jika ingin punya anak, ia hanya boleh berhubungan sekali saja tanpa kondom. Yakni saat istrinya sedang di masa subur-suburnya. Ini adalah salah satu strategi program punya anak bagi pengidap virus HIV. “Setelah itu harus pakai kondom lagi,” ujarnya.</p>
<p>Virus HIV dan AIDS saat ini termasuk penyakit kronis yang bisa ditangani. Dengan syarat pengidapnya harus rutin mengkonsumsi obat antiretroviral. Jika tidak ingin virus ini berkembang dan merusak sistem kekebalan tubuh pengidapnya.</p>
<p>“Sama seperti orang yang alami diabetes, darah tinggi, dan penyakit kronis lain. Mereka tidak boleh meninggalkan rutinitas minum obat sampai tua,” kata dr Dewi Nurlita, dokter umum yang menangani pengidap HIV/AIDS di Puskesmas Karang Taliwang, Mataram.</p>
<p>Penyakit ini memang begitu berbahaya. Tapi tidak sebahaya dulu. Sebab kini obatnya sudah ditemukan. Asalkan para pengidap rutin mengkonsumsi obat secara teratur. Maka viral load atau kondisi virusnya bisa mencapai nol. “Tapi bukan berarti ia bebas dan sudah bisa meninggalkan obat,” kata Dewi.</p>
<p>Ia harus tetap rajin meminum obat-obatan. Sampai tua. Sampai ia meninggal dunia. Dewi mengatakan, kasus yang terjadi dan pernah ditangani di Puskesmas Karang Taliwang sudah banyak. Tidak hanya dari Kota Mataram. Tapi dari luar kota juga banyak yang datang kontrol dan berobat di sana. “Kami menerima dari mana saja dan kita tangani di sini,” sebutnya.</p>
<p>Ada kalanya seorang pasien enggan berobat di sekitar rumahnya. Dan memilih untuk konseling dan perawatan di tempat kesehatan yang jauh dari rumah. Hanya untuk alasan privasi dan kerahasiaan.</p>
<p>“Malu dan tidak siap diketahui keluarga dan tetangga akhirnya berobat ke tempat yang jauh,” terangnya.</p>
<p>Tapi persoalan kesembuhan sangat tergantung pada tekad dan niat seseorang untuk lepas dari virus. Jika ia berobat setengah hati, bisa saja virus ganas HIV dengan cepat menggragoti kesehatan tubuh seseorang.</p>
<p>Seperti yang diceritakan Baiq Kartika Dewi, konselor sekaligus perawat di poli penanganan HIV Puskesmas Karang Taliwang. “Pernah ada pasien kami dari Kota Mataram juga, saat kami temui ia sudah stadium AIDS,” tutur Tika.</p>
<p>Tapi karena alasan kesiapan mental, orang itu menolak berobat di sana. Ia memilih berobat secara tradisional dan meyakini virus HIV yang menyerang tubuhnya bukan penyakit ganas. “Kami menemuinya pada bulan Juli, tapi empat bulan kemudian ia dikabarkan meninggal dunia,” tandasnya. (*/r7/jpg)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/ketika-haus-harta-memicu-hubungan-lsl/">Ketika Haus Harta Memicu Hubungan LSL</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wahau Tampung Penderita HIV/AIDs Terbanyak</title>
		<link>https://bontangpost.id/wahau-tampung-penderita-hivaids-terbanyak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Sep 2017 04:05:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<category><![CDATA[kutim]]></category>
		<category><![CDATA[sangatta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=20877</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dari 343 Penderita, 48 Orang Meninggal SANGATTA- Dari 18 kecamatan, Muara Wahau &#8216;dinobatkan&#8217; sebagai daerah HIV/AIDs.  Pasalnya, kecamatan ini paling banyak menampung penderita penyakit mematikan tersebut. Hanya saja, tidak diketahui pasti data otentik jumlah korban. Pihaknya hanya merangkum total keseluruhan yang diambil dari 18 kecamatan. Dari data sementara yang terkuak dipermukaan, pihaknya mencatat sebanyak 343 [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/wahau-tampung-penderita-hivaids-terbanyak/">Wahau Tampung Penderita HIV/AIDs Terbanyak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Dari 343 Penderita, 48 Orang Meninggal </strong></h3>
<p>SANGATTA- Dari 18 kecamatan, Muara Wahau &#8216;dinobatkan&#8217; sebagai daerah HIV/AIDs.  Pasalnya, kecamatan ini paling banyak menampung penderita penyakit mematikan tersebut.</p>
<p>Hanya saja, tidak diketahui pasti data otentik jumlah korban. Pihaknya hanya merangkum total keseluruhan yang diambil dari 18 kecamatan.</p>
<p>Dari data sementara yang terkuak dipermukaan, pihaknya mencatat sebanyak 343 penderita. 48 diantaranya sudah meninggal dunia.</p>
<p>Dikatakan Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDs  Kabupaten (KPAK) Harmadji, melonjaknya kasus penderita yang belum diketahui obatnya tersebut diduga imbas dari penutupan lokalisasi. Baik di luar daerah maupun di Kutim sendiri.</p>
<p>Ia mencontohkan lokalisasi Dolly di Surabaya dan Kampung Kajang Sangatta Selatan. Hasil prasangkanya, para Pekerja Seks Komersial (PSK) tersebut kesulitan mencari ruang di dalam kota. Sehingga mereka hijrah ke beberapa kecamatan potensial.</p>
<p>Nah Kecamatan Muara Wahau yang menjadi lokasi strategis untuk menjual diri. Sebab, Wahau merupakan kecamatan berkembang dari lainnya.  Di sana potensi sawit sangat melimpah. Warganya kian membeludak. Baik lokal maupun pendatang. Para pekerja perusahaan inilah yang menjadi incaran empuk bagi para PSK.</p>
<p><span id="more-20877"></span>&#8220;Penderita kian bertambah. Untuk total seluruhnya di Kutim saat ini sudah mencapai 343 dan 48 orang yang meninggal. Paling banyak memang dari Wahau,&#8221; ujar Harmadji.</p>
<p>Untuk itu, dirinya tak membantah jika saat ini di Kutim tengah marak prostitusi terselubung. Baik di lokasi mewah seperti THM, hotel dan penginapan hingga di perkebunan sawit.</p>
<p>Ini semua terjadi lantaran mereka tak lagi memiliki wadah khusus untuk menjajakan diri. Terpaksa, untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka semua harus bergerak di bawah tanah.</p>
<p>Imbasnya, tidak hanya menyasar pelanggan, akan tetapi turut menyulitkan KPAK untuk melakukan pembinaan. Petugas kewalahan untuk memberikan kontrol, pengobatan dan pendataan.</p>
<p>Hal ini lantaran keberadaan mereka tak tentu. Baik untuk mangkal maupun tempat tinggal. KPAK harus kerja ekstra. Banyak cara yang ditempuh. Sehingga penderita maupun korban baru bisa diminimalisir.</p>
<p>&#8220;Memang lokakisasi sudah ditutup. Tetapi faktanya PSK masih berkeliaran. Justru kami kerepotan melakukan penanggulangan karena untuk bertatap muka dengan penderita sangat sulit. Alamat, dan tempat mangkal mereka tidak diketahui secara pasti,&#8221; katanya.</p>
<p>Jika diteliti dengan cermat lanjutnya, sebenarnya jumlah penderita HIV/AIDs di Kutim sangat banyak. Mungkin ribuan. Mereka diperkirakan berumur mulai dari 21-40 tahun.</p>
<p>&#8220;Kami selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat.  kami juga selalu berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penekanan penyebaran virus ini. Mulai dari bekerja sama dengan rumah sakit, Puskesmas dan lainnya. Diantaranya pemberian obat antiretrovirals (ARV) terhadap pasien secara gratis,&#8221; katanya. (dy)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/wahau-tampung-penderita-hivaids-terbanyak/">Wahau Tampung Penderita HIV/AIDs Terbanyak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
