• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Wahau Tampung Penderita HIV/AIDs Terbanyak

by M Zulfikar Akbar
19 September 2017, 12:05
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
DOK
PEMERIKSAAN: Petugas KPAD Kutim sedang memeriksa kondisi kesehatan warga.

DOK PEMERIKSAAN: Petugas KPAD Kutim sedang memeriksa kondisi kesehatan warga.

Share on FacebookShare on Twitter

Dari 343 Penderita, 48 Orang Meninggal

SANGATTA- Dari 18 kecamatan, Muara Wahau ‘dinobatkan’ sebagai daerah HIV/AIDs.  Pasalnya, kecamatan ini paling banyak menampung penderita penyakit mematikan tersebut.

Hanya saja, tidak diketahui pasti data otentik jumlah korban. Pihaknya hanya merangkum total keseluruhan yang diambil dari 18 kecamatan.

Dari data sementara yang terkuak dipermukaan, pihaknya mencatat sebanyak 343 penderita. 48 diantaranya sudah meninggal dunia.

Dikatakan Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDs  Kabupaten (KPAK) Harmadji, melonjaknya kasus penderita yang belum diketahui obatnya tersebut diduga imbas dari penutupan lokalisasi. Baik di luar daerah maupun di Kutim sendiri.

Ia mencontohkan lokalisasi Dolly di Surabaya dan Kampung Kajang Sangatta Selatan. Hasil prasangkanya, para Pekerja Seks Komersial (PSK) tersebut kesulitan mencari ruang di dalam kota. Sehingga mereka hijrah ke beberapa kecamatan potensial.

Baca Juga:  Pemerintah Andalkan Proyek Multiyears

Nah Kecamatan Muara Wahau yang menjadi lokasi strategis untuk menjual diri. Sebab, Wahau merupakan kecamatan berkembang dari lainnya.  Di sana potensi sawit sangat melimpah. Warganya kian membeludak. Baik lokal maupun pendatang. Para pekerja perusahaan inilah yang menjadi incaran empuk bagi para PSK.

“Penderita kian bertambah. Untuk total seluruhnya di Kutim saat ini sudah mencapai 343 dan 48 orang yang meninggal. Paling banyak memang dari Wahau,” ujar Harmadji.

Untuk itu, dirinya tak membantah jika saat ini di Kutim tengah marak prostitusi terselubung. Baik di lokasi mewah seperti THM, hotel dan penginapan hingga di perkebunan sawit.

Ini semua terjadi lantaran mereka tak lagi memiliki wadah khusus untuk menjajakan diri. Terpaksa, untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka semua harus bergerak di bawah tanah.

Baca Juga:  Cuaca Buruk, Nelayan Kutim Takut Melaut 

Imbasnya, tidak hanya menyasar pelanggan, akan tetapi turut menyulitkan KPAK untuk melakukan pembinaan. Petugas kewalahan untuk memberikan kontrol, pengobatan dan pendataan.

Hal ini lantaran keberadaan mereka tak tentu. Baik untuk mangkal maupun tempat tinggal. KPAK harus kerja ekstra. Banyak cara yang ditempuh. Sehingga penderita maupun korban baru bisa diminimalisir.

“Memang lokakisasi sudah ditutup. Tetapi faktanya PSK masih berkeliaran. Justru kami kerepotan melakukan penanggulangan karena untuk bertatap muka dengan penderita sangat sulit. Alamat, dan tempat mangkal mereka tidak diketahui secara pasti,” katanya.

Jika diteliti dengan cermat lanjutnya, sebenarnya jumlah penderita HIV/AIDs di Kutim sangat banyak. Mungkin ribuan. Mereka diperkirakan berumur mulai dari 21-40 tahun.

Baca Juga:  Waduh.. Pemkab Masih Utang Rp 3,5 M ke 1.455 Mahasiswa

“Kami selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat.  kami juga selalu berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penekanan penyebaran virus ini. Mulai dari bekerja sama dengan rumah sakit, Puskesmas dan lainnya. Diantaranya pemberian obat antiretrovirals (ARV) terhadap pasien secara gratis,” katanya. (dy)

Tags: HIVkutimsangatta
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dermaga Pelabuhan Berlubang Lagi

Next Post

Raih 9 Medali, Lima Besar di FASI Nasional

Related Posts

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar
Kaltim

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar

25 September 2026, 15:18
4.000 Warga Samarinda Terinfeksi HIV, Baru Separuh Jalani Pengobatan
Kaltim

16 Warga Binaan Rutan Samarinda Positif HIV, Status Kesehatan Dijaga Ketat

11 Agustus 2026, 11:00
4.000 Warga Samarinda Terinfeksi HIV, Baru Separuh Jalani Pengobatan
Kaltim

4.000 Warga Samarinda Terinfeksi HIV, Baru Separuh Jalani Pengobatan

5 Agustus 2026, 11:00
Misteri Pelajar SMP Tewas dengan Luka di Leher di Kutim Terungkap, Polisi Sebut Tersayat Dodos Sawit
Kaltim

Misteri Pelajar SMP Tewas dengan Luka di Leher di Kutim Terungkap, Polisi Sebut Tersayat Dodos Sawit

21 Juli 2026, 16:05
DPRD Kutim Pertimbangkan Hak Interpelasi untuk Bupati, Soroti Mandeknya Realisasi APBD 2026
Kaltim

DPRD Kutim Pertimbangkan Hak Interpelasi untuk Bupati, Soroti Mandeknya Realisasi APBD 2026

3 Juli 2026, 18:44
Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau
Kaltim

Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau

25 Februari 2026, 15:54

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.