<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ramayana Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/ramayana/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/ramayana/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Feb 2021 05:43:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>ramayana Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/ramayana/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Imbas PPKM, Pusat Perbelanjaan Terbesar di Bontang Terseok</title>
		<link>https://bontangpost.id/imbas-ppkm-pusat-perbelanjaan-terbesar-di-bontang-terseok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fitri Wahyuningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2021 05:30:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[ppkm]]></category>
		<category><![CDATA[ramayana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=82859</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Sudah terpukul akibat pandemi Covid-19 nyaris setahun ini, bisnis pusat perbelanjaan terbesar di Bontang yakni Ramayana, kembali harus terseok lantaran PPKM diberlakukan. Kepala Toko Ramayana Bontang, Muhammad Irvan mengatakan, pihaknya tak bisa banyak berkutik. Lantaran PPKM telah menjadi ketetapan Pemkot guna menurunkan angka penderita Covid-19 di Kota Taman. Meski dengan konsekuensi, pendapatan mereka [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/imbas-ppkm-pusat-perbelanjaan-terbesar-di-bontang-terseok/">Imbas PPKM, Pusat Perbelanjaan Terbesar di Bontang Terseok</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong> Sudah terpukul akibat pandemi Covid-19 nyaris setahun ini, bisnis pusat perbelanjaan terbesar di Bontang yakni Ramayana, kembali harus terseok lantaran PPKM diberlakukan.</p>
<p>Kepala Toko Ramayana Bontang, Muhammad Irvan mengatakan, pihaknya tak bisa banyak berkutik. Lantaran PPKM telah menjadi ketetapan Pemkot guna menurunkan angka penderita Covid-19 di Kota Taman. Meski dengan konsekuensi, pendapatan mereka kembali merosot. Kendati begitu, ia enggan membeber seberapa besar melorotnya pendapatan Ramayana selama PPKM diberlakukan di Bontang.</p>
<p>&#8220;Yang jelas turun, mbak. Sejak awal pandemi, ditambah lagi ketika PPKM ini,&#8221; ujar Irvan kepada bontangpost. id, Rabu (3/2/2021) sore.</p>
<p>Pengelola Ramayana turut menjalankan surat edaran Pemkot Bontang terkait PPKM. Yakni pembatasan jam operasional dan pembatasan staf di kantor yang hanya boleh 25 persen. Dengan jam buka mulai pukul 09.00 sampai 20.00 Wita.</p>
<p>Hari kerja juga dibagi. Karyawan tidak bekerja satu minggu penuh. Tapi dibatasi. Sepekan hanya bekerja 3 hari. Misal karyawan A masuk dari Senin-Rabu, maka hari selanjutnya libur. Kemudian Kamis-Sabtu diganti karyawan B, dan begitu seterusnya.</p>
<p>&#8220;Kami batasi tidak masuk tiap hari,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Adapun hingga kini, total karyawan di Ramayana Bontang ialah 37 orang, sales promotion girl (SPG) produk tertentu jumlahnya 60-an orang. Kata Irvan, kendati terjadi pembatasan jam kerja, tapi dia menjamin bila hak karyawan tetap dibayar utuh. Sementara untuk SPG, jadi tanggungjawab produk yang mempekerjakan mereka.</p>
<p>&#8220;Tidak ada pemangkasan gaji,&#8221; bebernya.</p>
<p>Lebih jauh, sejak PPKM diberlakukan, terjadi perubahan pola konsumen yang berbelanja di Ramayana. Sebelumnya konsumen lebih sering menyambangi Ramayana malam hari. Sejak PPKM, konsumen lebih banyak berbelanja di sore hari.</p>
<p>&#8220;Lebih banyak di sore sih. Tapi bukan banyak yang kayak gimana yah. Mungkin karena tahu jam 8 kami sudah tutup,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Tak banyak diharapkan Irvan kepada pemerintah. Tapi, setidaknya realisasi vaksinasi di Bontang bisa dipercepat. Harapannya, masyarakat bisa lebih kebal terhadap virus korona, dan kehidupan masyarakat perlahan bisa pulih.</p>
<p>&#8220;Semoga vaksinasi bisa lebih cepat. Kami berharap semua bisa normal lagi, tanpa ada ketakutan sama virus korona,&#8221; tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/imbas-ppkm-pusat-perbelanjaan-terbesar-di-bontang-terseok/">Imbas PPKM, Pusat Perbelanjaan Terbesar di Bontang Terseok</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mencuri Baju di Ramayana, Warga Belimbing Terancam 5 Tahun Penjara</title>
		<link>https://bontangpost.id/mencuri-baju-di-ramayana-warga-belimbing-terancam-5-tahun-penjara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fitri Wahyuningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2020 07:00:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[polres bontang]]></category>
		<category><![CDATA[polsek bontang utara]]></category>
		<category><![CDATA[ramayana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=77848</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Dari yang terlihat dalam tayangan kamera pengawas (CCTV), siapa sangka ME (34) bakal melakukan tindakan kriminal. Kala menyambangi salah satu pusat perbelanjaan terkemuka di Bontang, tampilan ME terkesan ngejreng. Dikenakannya celana pendek selutut. Pakai topi. Dan paling mencolok, kaos pink menyala. Pengunjung normal, selepas beli pakaian dibawa ke kasir. Dibayar. ME, tidak demikian. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/mencuri-baju-di-ramayana-warga-belimbing-terancam-5-tahun-penjara/">Mencuri Baju di Ramayana, Warga Belimbing Terancam 5 Tahun Penjara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id</strong> &#8211; Dari yang terlihat dalam tayangan kamera pengawas (CCTV), siapa sangka ME (34) bakal melakukan tindakan kriminal. Kala menyambangi salah satu pusat perbelanjaan terkemuka di Bontang, tampilan ME terkesan ngejreng. Dikenakannya celana pendek selutut. Pakai topi. Dan paling mencolok, kaos pink menyala.</p>
<p>Pengunjung normal, selepas beli pakaian dibawa ke kasir. Dibayar. ME, tidak demikian. Memang jagonya, dikantongi baju dan celana aneka jenama, lantas mau dibawa kabur begitu saja. Dicolong.</p>
<p>Usai membawa kabur dua kantong berisi baju dan celana hasil curian, tak lama keberadaan ME diendus. Mencuri siang hari. Sore, tepatnya pukul 18.00 Wita sudah diciduk. Masih dengan kaos pinknya itu. Kepolisian mudah saja mencari keberadaan ME. Lantaran CCTV cukup jelas menangkap tampilan fisik ME, dan aksi jagonya itu.</p>
<p>&#8220;Terekam CCTV, dilaporkan sore, langsung kita amankan hari itu juga,&#8221; ungkap Kapolsek Bontang Utara melalui Kanit Reskrim, Ipda Yazid.</p>
<p>Dari hasil penyidikan, ternyata ini bukan kali perdana ME melakukan aksinya. Masih di lokasi yang sama. Masih dengan kejahatan yang serupa. Dia lancarkan dalam 3 pekan terakhir. Semua dilakukan saban akhir pekan, Sabtu dan Minggu.</p>
<p>&#8220;Sudah 3 minggu terakhir dia ambil barang di Ramayana,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Akal bulus warga Kelurahan Belimbing ini ketika melancarkan aksinya sebenarnya modus usang. Pertama, dia beli sepatu di lantai dasar. Dibayar ke kasir. Seusai itu ME naik ke lantai 2. Cari baju dan celana suka-suka, seabrek dimasukkan ke kantong belanja sepatu tadi. Dikiranya tak ada yang lihat. Padahal semua direkam jelas CCTV.</p>
<figure id="attachment_77850" aria-describedby="caption-attachment-77850" style="width: 671px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2020/07/maling-ramayana1.jpeg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-77850 size-full" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2020/07/maling-ramayana1-e1594621598866.jpeg" alt="" width="671" height="426" /></a><figcaption id="caption-attachment-77850" class="wp-caption-text">Baju dan celana hasil pencurian yang dilakukan ME. (Humas Polres Bontang)</figcaption></figure>
<p>Dalam 3 pekan itu, sudah belasan baju dan celana dibawa kabur tersangka. Secara akumulatif, pusat perbelanjaan menelan kerugian hingga Rp 6,4 juta.</p>
<p>Lepas aksinya diendus, tak ada lagi baju-baju keren nan baru yang membungkus tubuh ME. Sekarang pakai baju baru, tapi rompi oranye. Rompi tahanan. Kebebasannya pun ikut terenggut. Sebab kini malamnya terbatas di hotel prodeo.</p>
<p>Pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapores Bontang, Jalan Bhayangkara. Ia dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian. Dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun penjara. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/mencuri-baju-di-ramayana-warga-belimbing-terancam-5-tahun-penjara/">Mencuri Baju di Ramayana, Warga Belimbing Terancam 5 Tahun Penjara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bioskop XXI Terkendala Masa Sewa Bangunan</title>
		<link>https://bontangpost.id/bioskop-xxi-terkendala-masa-sewa-bangunan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jul 2019 11:12:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[bioskop bontang]]></category>
		<category><![CDATA[bioskop XXI]]></category>
		<category><![CDATA[dpmptsp]]></category>
		<category><![CDATA[ramayana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=63926</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Masyarakat Bontang nampaknya harus menahan hasratnya untuk segera menonton bioskop di Ramayana Bontang. Pasalnya pembangunan studio itu masih terkendala masa sewa bangunan. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Puguh Harjanto mengatakan manajemen Cineplex 21 Grup, ingin membangun studionya jika masa sewa bangunan tersebut 20 tahun. Namun hal itu tidak [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bioskop-xxi-terkendala-masa-sewa-bangunan/">Bioskop XXI Terkendala Masa Sewa Bangunan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Masyarakat Bontang nampaknya harus menahan hasratnya untuk segera menonton bioskop di Ramayana Bontang. Pasalnya pembangunan studio itu masih terkendala masa sewa bangunan.</p>
<p>Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Puguh Harjanto mengatakan manajemen Cineplex 21 Grup, ingin membangun studionya jika masa sewa bangunan tersebut 20 tahun. Namun hal itu tidak sejalan, karena masa sewa bangunan antara Pemkot dan perusahaan penyewa gedung hanya tersisa 13 tahun.</p>
<p>“Jadi masih ada sisa 7 tahun lagi,” ungkapnya saat ditemui di kantornya di Jalan Awang Long, Kamis (25/7/2019).</p>
<p>Baca juga: <em><a href="https://bontangpost.id/63604-kabar-bioskop-hadir-di-bontang-mulai-desember-2019-ini-kata-manajemen-ramayana/">Kabar Bioskop Hadir di Bontang Mulai Desember 2019, Ini Kata Manajemen Ramayana</a></em></p>
<p>Untuk mencari solusi itu, pihaknya pun telah maraton melakukan rapat bersama tim teknis dan Ramayana. Namun masih terkendala, yaitu pihak Pemkot belum bisa melakukan komunikasi dengan perusahaan penyewa.</p>
<p>“Sejak 2014 dihubungi oleh tim aset untuk berkomunikasi tapi tidak bisa dilacak. Kalau dari kemarin sudah bisa ketemu, solusi sudah bisa <em>clear</em>,” ujarnya.</p>
<p>Dia meminta agar Ramayana juga dapat membantu dalam mempertemukan dengan perusahaan penyewa. Sehingga dapat duduk bersama dalam waktu dekat ini. Agar dapat segera merealisasikan pembangunan bioskop tersebut. “Harapan kita minggu depan sudah bisa <em>meeting</em> lah,” katanya.</p>
<p>Baca juga: <em><a href="https://bontangpost.id/63622-pemkot-sambut-hadirnya-bioskop-di-bontang/">Pemkot Sambut Hadirnya Bioskop di Bontang</a></em></p>
<p>Berkenaan dengan wacana pemindahan lokasi bangunan bioskop, itu tidak dapat dilakukan. Sebab manajemen Cineplex 21 Grup tentunya telah melakukan survei lapangan sejak jauh hari. Sehingga yang dianggapnya cocok adalah Ramayana. Apalagi, Ramayana Bontang mempunyai angka pengunjung yang menggiurkan.</p>
<p>Ketika telah mendapatkan solusi terkait tenggat waktu tersebut, ada beberapa kewajiban yang perlu dilengkapi. Di antaranya seperti izin hiburan dan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). (Zaenul)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bioskop-xxi-terkendala-masa-sewa-bangunan/">Bioskop XXI Terkendala Masa Sewa Bangunan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
