• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Imbas PPKM, Pusat Perbelanjaan Terbesar di Bontang Terseok

by Fitri Wahyuningsih
4 Februari 2021, 13:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Imbas PPKM, pusat perbelanjaan kian terpuruk (Nasrullah/bontangpost.id)

Imbas PPKM, pusat perbelanjaan kian terpuruk (Nasrullah/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Sudah terpukul akibat pandemi Covid-19 nyaris setahun ini, bisnis pusat perbelanjaan terbesar di Bontang yakni Ramayana, kembali harus terseok lantaran PPKM diberlakukan.

Kepala Toko Ramayana Bontang, Muhammad Irvan mengatakan, pihaknya tak bisa banyak berkutik. Lantaran PPKM telah menjadi ketetapan Pemkot guna menurunkan angka penderita Covid-19 di Kota Taman. Meski dengan konsekuensi, pendapatan mereka kembali merosot. Kendati begitu, ia enggan membeber seberapa besar melorotnya pendapatan Ramayana selama PPKM diberlakukan di Bontang.

“Yang jelas turun, mbak. Sejak awal pandemi, ditambah lagi ketika PPKM ini,” ujar Irvan kepada bontangpost. id, Rabu (3/2/2021) sore.

Pengelola Ramayana turut menjalankan surat edaran Pemkot Bontang terkait PPKM. Yakni pembatasan jam operasional dan pembatasan staf di kantor yang hanya boleh 25 persen. Dengan jam buka mulai pukul 09.00 sampai 20.00 Wita.

Baca Juga:  20 Menit Pos Penjagaan di Tugu Selamat Datang Dibuka, 2 Kendaraan Diminta Putar Balik

Hari kerja juga dibagi. Karyawan tidak bekerja satu minggu penuh. Tapi dibatasi. Sepekan hanya bekerja 3 hari. Misal karyawan A masuk dari Senin-Rabu, maka hari selanjutnya libur. Kemudian Kamis-Sabtu diganti karyawan B, dan begitu seterusnya.

“Kami batasi tidak masuk tiap hari,” ujarnya.

Adapun hingga kini, total karyawan di Ramayana Bontang ialah 37 orang, sales promotion girl (SPG) produk tertentu jumlahnya 60-an orang. Kata Irvan, kendati terjadi pembatasan jam kerja, tapi dia menjamin bila hak karyawan tetap dibayar utuh. Sementara untuk SPG, jadi tanggungjawab produk yang mempekerjakan mereka.

“Tidak ada pemangkasan gaji,” bebernya.

Lebih jauh, sejak PPKM diberlakukan, terjadi perubahan pola konsumen yang berbelanja di Ramayana. Sebelumnya konsumen lebih sering menyambangi Ramayana malam hari. Sejak PPKM, konsumen lebih banyak berbelanja di sore hari.

Baca Juga:  IDI Bontang Restui Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

“Lebih banyak di sore sih. Tapi bukan banyak yang kayak gimana yah. Mungkin karena tahu jam 8 kami sudah tutup,” ungkapnya.

Tak banyak diharapkan Irvan kepada pemerintah. Tapi, setidaknya realisasi vaksinasi di Bontang bisa dipercepat. Harapannya, masyarakat bisa lebih kebal terhadap virus korona, dan kehidupan masyarakat perlahan bisa pulih.

“Semoga vaksinasi bisa lebih cepat. Kami berharap semua bisa normal lagi, tanpa ada ketakutan sama virus korona,” tandasnya. (*)

Tags: ppkmramayana
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pria 44 Tahun Cabuli Bocah 7 Tahun di Mes Karyawan

Next Post

Ajak Masyarakat Disiplin Protokol Kesehatan, TNI-Polri Bagi-bagi Masker

Related Posts

PPKM Resmi Dicabut, Kemenkes Anjurkan Tetap Pakai Masker
Nasional

PPKM Resmi Dicabut, Kemenkes Anjurkan Tetap Pakai Masker

31 Desember 2022, 15:28
PPKM Level 4 Diperpanjang sampai 9 Agustus
Kesehatan

PPKM Segera Diakhiri, Jokowi Tunggu Kajian Kemenkes

23 Desember 2022, 11:00
Pemkot Bontang Siapkan Langkah Antisipasi Sebelum Masuk PPKM Level Empat
Bontang

Pemkot Bontang Siapkan Langkah Antisipasi Sebelum Masuk PPKM Level Empat

18 Februari 2022, 15:00
Ada Sinyal Penerapan PPKM Level 3 di Bontang
Bontang

Ada Sinyal Penerapan PPKM Level 3 di Bontang

15 Februari 2022, 07:00
Sembilan Kelurahan Zona Merah, Pemkot Bontang Wacanakan Pembatasan
Bontang

Sembilan Kelurahan Zona Merah, Pemkot Bontang Wacanakan Pembatasan

14 Februari 2022, 13:09
Berharap Bontang Turun ke PPKM Level 2
Bontang

Berharap Bontang Turun ke PPKM Level 2

2 Oktober 2021, 16:49

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.