Bontangpost.id
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Selasa, 20 April 2021
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
Bontangpost.id
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Bontangpost.id
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Home Bontang

IDI Bontang Restui Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Reporter: Edwin Agustyan
Selasa, 12 Januari 2021, 10:06 WITA
dalam Bontang
2 menit dibaca
IDI Bontang Restui Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM)disetujui IDI Bontang.

Scan MeShare on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Lonjakan tren kasus paparan Covid-19 mendapat perhatian dari tenaga kesehatan. Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bontang dr Suhadi sepakat jika diberlakukan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Isitilah yang sebelumnya bernama pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Ini memang pilihan yang susah untuk mengambil keputusan. Tinggal pemerintah mau atau tidak,” kata dr Suhadi.

Namun, kebijakan itu harus dilaksanakan secara menyeluruh. Dalam lingkup provinsi atau minimal kota besar. Dengan akses perpindahan masyarakat secara masif. Bukan hanya satu daerah tertentu. Misalnya Bontang atau satu kota lain. Mengingat akan percuma jika masih ada mobilisasi warga antar daerah yang cukup besar.

“Pertimbangannya geografis. Jika mobilisasi tetap jalan, sedangkan daerah lain tidak melakukan itu (PPKM) pasti tidak akan maksimal. Apalagi Bontang merupakan daerah kecil,” ucapnya.

Bila dilihat dari empat pertimbangan pengajuan PPKM, Bontang seharusnya telah masuk. Mengingat tiga indikator telah terpenuhi. Berupa tingkat kesembuhan di bawah rata-rata nasional, tingkat kasus aktif di atas rata-rata nasional, dan keterisian tempat tidur rumah sakit di atas 70 persen.

Baca Juga:  Pembatasan Jam Malam Memberatkan Usaha Kuliner

“Memang kalau dilihat dari segi itu sudah masuk. Hanya angka kematian yang masih di bawah rata-rata nasional,” tutur dia.

Diketahui, okupansi ruang isolasi telah mencapai 96 persen. Dari 83 tempat tidur di tiga rumah sakit rujukan. Berdasarkan informasi terkini hanya tersisa tiga ranjang. Sementara tingkat kesembuhan pasien di Kota Taman berada di angka 81,3 persen. Dari total pasien sembuh 1.695. Adapun rata-rata nasional yakni 82 persen.

Berbicara kasus aktif lonjakannya cukup signifikan tiga hari belakangan. Jumlah kasus aktif mencapai 356. 17 persen dari keseluruhan kasus. Sedangkan rata-rata nasional yaitu 14 persen.

Menurutnya, PPKM akan memiliki dampak jika diterapkan minimal 14 hari. Sesuai dengan masa inkubasi virus. Setidaknya tren kasus akan terjadi penurunan. Meski tidak menutup kemungkinan tetap ada kasus penularan.

“Tidak bisa mencapai kondisi zero. Pasti di masyarakat pasti ada. Tetapi proses penekanan kasus juga ada,” terangnya.

Akan tetapi tidak berhenti PPKM begitu saja. Protokol kesehatan wajib tetap ditegakkan di kalangan masyarakat pasca langkah itu diambil. Di sisi pemerintah terus melakukan upaya tracing, testing, dan treatment (3T).

Baca Juga:  Bontang Terapkan PPKM Mikro Hingga 22 Maret

Selajutnya keputusan itu berada di tangan pemerintah. Pasalnya PPKM itu bukan hanya mencakup aspek kesehatan saja. Ekonomi, logistik, dan faktor lainnya bisa menjadi pertimbangan.

Sebelumnya diberitakan, Sekretaris Kota (Sekkot) Bontang Aji Erlynawati mengaku belum tertarik sehubungan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

“PPKM belum. Pemkot lebih bakal mengintensifkan penegakkan protokol kesehatan,” kata pejabat yang akrab disapa Iin ini.

Ia berharap selanjutnya tidak ada penambahan kasus Covid-19. Warga pun diminta untuk tidak keluar rumah. Selain jika ada kepentingan mendesak. Pertimbangan belum mengeluarkan PPKM ialah berbenturan dengan anggaran. Bila itu diputuskan maka Pemkot harus siap. Baik menyangkut logistik dan pemenuhan kebutuhan masyarakat.

“Apalagi APBD sekarang drop,” pungkasnya. (*/ak)

 

Share this:

  • Twitter
  • Facebook


Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Saksikan video menarik berikut ini:

Tags: idi bontangppkm
Print Friendly, PDF & Email
PindaiBagikan592Tweet370Kirim

Dapatkan informasi terbaru langsung di perangkat anda. Langganan sekarang!

Berhenti Berlangganan

Komentar Anda

Related Posts

Permudah Sistem Pengarsipan, Disdikbud Bontang Kembangkan Sida Pintar

Permudah Sistem Pengarsipan, Disdikbud Bontang Kembangkan Sida Pintar

Selasa, 20 April 2021, 16:00 WITA
Capaian Vaksinasi Lansia Melejit

Capaian Vaksinasi Lansia Melejit

Selasa, 20 April 2021, 13:00 WITA
Perampokan di Rawa Indah; Pelaku Terekam CCTv saat Melarikan Diri, Berikut Videonya

Perampokan di Rawa Indah; Pelaku Terekam CCTv saat Melarikan Diri, Berikut Videonya

Selasa, 20 April 2021, 12:13 WITA
Puluhan Truk Tanpa Nopol Pengangkut Batu Bara Ikut Hancurkan Jalan di Bontang Lestari

Puluhan Truk Tanpa Nopol Pengangkut Batu Bara Ikut Hancurkan Jalan di Bontang Lestari

Selasa, 20 April 2021, 12:00 WITA
Jika Ujian Tatap Muka Berhasil, PTM Dipastikan Mulai Juli 2021

Jika Ujian Tatap Muka Berhasil, PTM Dipastikan Mulai Juli 2021

Selasa, 20 April 2021, 11:00 WITA
Pertama di Dunia: Pasien Terpapar 2 Jenis Covid-19 secara Bersamaan

Tren Meningkat, Waspada Lonjakan Kasus Covid-19

Selasa, 20 April 2021, 09:44 WITA
Postingan Selanjutnya
Nakes Bisa Pilih Jadwal Vaksin Sendiri

Nakes Bisa Pilih Jadwal Vaksin Sendiri

  • Terpopuler
  • Komentar
  • Terbaru
Kesal Selalu Minta Dinikahi, Oknum TNI di Balikpapan Nekat Habisi Nyawa Kekasihnya

Kesal Selalu Minta Dinikahi, Oknum TNI di Balikpapan Nekat Habisi Nyawa Kekasihnya

Rabu, 14 April 2021, 08:45 WITA
Perampokan di Rawa Indah; Pemilik Toko Diancam Badik, Rp 15 Juta Raib

Perampokan di Rawa Indah; Pemilik Toko Diancam Badik, Rp 15 Juta Raib

Senin, 19 April 2021, 19:50 WITA
Jalan Poros Samarinda-Bontang Rusak karena Dijadikan Hauling, Tindakan Tegas Aparat Dinanti

Jalan Poros Samarinda-Bontang Rusak karena Dijadikan Hauling, Tindakan Tegas Aparat Dinanti

Sabtu, 17 April 2021, 10:35 WITA
Kerusakan Jalan Nasional di Tanah Datar, Perusahaan Tambang Harus Bertanggung Jawab

Kerusakan Jalan Nasional di Tanah Datar, Perusahaan Tambang Harus Bertanggung Jawab

Kamis, 15 April 2021, 12:00 WITA
BREAKING NEWS!!! Toko di Rawa Indah Dirampok selepas Buka Puasa

BREAKING NEWS!!! Toko di Rawa Indah Dirampok selepas Buka Puasa

Senin, 19 April 2021, 19:34 WITA
2 Ibu Rumah Tangga Nunggu Sahur Sambil Judi

2 Ibu Rumah Tangga Nunggu Sahur Sambil Judi

Selasa, 20 April 2021, 17:00 WITA
Permudah Sistem Pengarsipan, Disdikbud Bontang Kembangkan Sida Pintar

Permudah Sistem Pengarsipan, Disdikbud Bontang Kembangkan Sida Pintar

Selasa, 20 April 2021, 16:00 WITA
Pemindahan Ibu Kota Dinilai Kurangi Beban Jakarta

Pemindahan Ibu Kota Dinilai Kurangi Beban Jakarta

Selasa, 20 April 2021, 15:00 WITA
Ibu Rumah Tangga Jual Miras Cap Tikus

Ibu Rumah Tangga Jual Miras Cap Tikus

Selasa, 20 April 2021, 14:00 WITA
Capaian Vaksinasi Lansia Melejit

Capaian Vaksinasi Lansia Melejit

Selasa, 20 April 2021, 13:00 WITA
  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Iklan dan Marketing: (0548)20545

© 2019 Bontangpost.id. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2019 Bontangpost.id. All Rights Reserved.