<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tanjakan RSUD Bontang Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/tanjakan-rsud-bontang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/tanjakan-rsud-bontang/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jan 2025 01:29:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Tanjakan RSUD Bontang Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/tanjakan-rsud-bontang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terkendala Anggaran, Pemangkasan Jalan Depan RSUD Taman Husada Tidak Masuk Skala Prioritas</title>
		<link>https://bontangpost.id/terkendala-anggaran-pemangkasan-jalan-depan-rsud-taman-husada-tidak-masuk-skala-prioritas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jan 2025 02:00:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjakan RSUD Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=134896</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; Rencana pemangkasan jalan depan RSUD Taman Husada yang digaungkan sebelumnya masih samar. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Anwar Nurdin menyebutkan pada tahun ini anggaran untuk proyek tersebut dipastikan tidak ada. “Setelah saya tanyakan ke Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Kaltim, tidak ada untuk anggaran itu,” kata Anwar. Bersama Komisi C DPRD Bontang, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/terkendala-anggaran-pemangkasan-jalan-depan-rsud-taman-husada-tidak-masuk-skala-prioritas/">Terkendala Anggaran, Pemangkasan Jalan Depan RSUD Taman Husada Tidak Masuk Skala Prioritas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; </strong><span class="s1">Rencana pemangkasan jalan depan RSUD Taman Husada yang digaungkan sebelumnya masih samar.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Anwar Nurdin menyebutkan pada tahun ini anggaran untuk proyek tersebut dipastikan tidak ada.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Setelah saya tanyakan ke Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Kaltim, tidak ada untuk anggaran itu,” kata Anwar.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bersama Komisi C DPRD Bontang, pihaknya berencana mendatangi BBPJN dalam waktu dekat. Mengingat program ini tampaknya tidak masuk dalam prioritas BBPJN. Setelah terjadi pergantian struktur di instansi tersebut.</span></p>
<p class="p1">Selain itu, rencana ini juga belum direstui sepenuhnya oleh warga di sekitar lokasi. Utamanya terkait dengan rencana pembebasan lahan yang akan digunakan untuk sedikit memperluas lebar Jalan Letjen S Parman tersebut.</p>
<p class="p1"><span class="s1">“Ada beberapa yang tidak sepakat. Tapi ada pula yang sepakat namun dengan catatan,” ucapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Rencana ini sebelumnya masuk dalam pembuatan desain. Masih ada beberapa alternatif yang bisa dipertimbangkan. Mulai dari aspek teknis, keamanan, estetika, dan pembiayaan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dijelaskan dia, pemangkasan ini sangat prioritas karena kondisi jalan yang ada grade-nya mencapai 11 hingga 16,52 persen. Belum lagi di lokasi tersebut sudah terjadi beberapa kejadian kecelakaan lalu lintas.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Terkait luasan lahan yang akan dibebaskan juga belum diketahui. Tetapi titik yang akan masuk skema ini ialah sisi kiri dari arah kota. Karena status lahan tersebut milik warga. Sebab untuk sisi kanan secara aset sudah milik Pemkot Bontang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Nantinya akan ada empat lajur. Dua lajur yang di tengah itu yang dikeruk. Sedangkan jalan masuk itu di atas melalui jembatan. Saat perencanaan pembebasan lahan baru kelihatan data luasannya,” tutur dia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ke depan bagian simpang empat juga akan mengalami perbaikan. Termasuk yang ke arah Soekarno-Hatta atau akses keluar dari RSUD Taman Husada. Nantinya ketika dari arah Jalan Soekarno-Hatta ketika menuju RSUD Taman Husada tidak memutar jauh hingga Tugu Selamat Datang.</span></p>
<p class="p1 class-paragraph"><span class="s1">Sebab, di depan akses masuk rumah sakit akan dibuatkan jembatan yang bisa dilewati oleh semua kendaraan.<strong> (*)</strong></span></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/terkendala-anggaran-pemangkasan-jalan-depan-rsud-taman-husada-tidak-masuk-skala-prioritas/">Terkendala Anggaran, Pemangkasan Jalan Depan RSUD Taman Husada Tidak Masuk Skala Prioritas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sempat Jadi Prioritas, Rencana Pemangkasan Tanjakan RSUD Bontang Menggantung</title>
		<link>https://bontangpost.id/sempat-jadi-prioritas-rencana-pemangkasan-tanjakan-rsud-bontang-menggantung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jelita Nur Khasanah]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jul 2024 05:29:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjakan RSUD Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=128746</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Rencana pemangkasan tanjakan di depan RSUD Taman Husada Kota Bontang masih menggantung. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Edy Prabowo mengatakan, pihaknya belum menerima informasi lebih lanjut terkait rencana pemangkasan tanjakan tersebut. Lantaran Jalan S Parman termasuk aset nasional, seluruh perencanaan pun dilakukan oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/sempat-jadi-prioritas-rencana-pemangkasan-tanjakan-rsud-bontang-menggantung/">Sempat Jadi Prioritas, Rencana Pemangkasan Tanjakan RSUD Bontang Menggantung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Rencana pemangkasan tanjakan di depan RSUD Taman Husada Kota Bontang masih menggantung.</p>
<p>Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Edy Prabowo mengatakan, pihaknya belum menerima informasi lebih lanjut terkait rencana pemangkasan tanjakan tersebut.</p>
<p>Lantaran Jalan S Parman termasuk aset nasional, seluruh perencanaan pun dilakukan oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN).</p>
<p>&#8220;Belum ada komunikasi lagi. Terakhir setelah kunjungan Komisi V DPR RI tahun lalu,&#8221; katanya.</p>
<p>Kendati begitu, ia menuturkan bakal berupaya untuk kembali menindaklanjuti persoalan tersebut kepada pihak terkait.</p>
<p>&#8220;Kami akan coba untuk follow up kembali. Semoga ada kabar baik,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Sebelumnya, Kepala BBPJN Kaltim Reiza Setiawan menjelaskan pemangkasan akan dilakukan pada badan jalan di sisi kanan dari arah Tugu Selamat Datang, dengan panjang pemangkasan sekitar 600 meter.</p>
<p>Pemangkasan tanjakan pun dianggap prioritas, sebab menyangkut keselamatan masyarakat.</p>
<p>“Satu sisi yang bakal dipangkas. Kalau ketebalannya sekitar 10 meter,” jelasnya saat melakukan kunjungan bersama Komisi V DPR RI ke Bontang Agustus 2023 kemarin.</p>
<p>Kala itu, anggaran yang diusulkan untuk pemangkasan mencapai Rp70 miliar. Adapun pada September tahun lalu, telah dilakukan uji sampel tanah berupa test boring. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/sempat-jadi-prioritas-rencana-pemangkasan-tanjakan-rsud-bontang-menggantung/">Sempat Jadi Prioritas, Rencana Pemangkasan Tanjakan RSUD Bontang Menggantung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masuk Tahap Uji Sampel Tanah, Pemangkasan Tanjakan RSUD Bontang Dimulai Desember</title>
		<link>https://bontangpost.id/masuk-tahap-uji-sampel-tanah-pemangkasan-tanjakan-rsud-bontang-dimulai-desember/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jelita Nur Khasanah]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Sep 2023 00:00:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjakan RSUD Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=119299</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Rencana pemangkasan tanjakan RSUD Taman Husada terus berproses. Saat ini telah masuk proses perencanaan. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Anwar Nurdin mengatakan, rencana tersebut telah memasuki tahap pengambilan sampel tanah. “Sedang kami lakukan test boring, supaya tahu berapa kedalaman yang pas untuk pemangkasan jalan,” katanya. Lebih [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/masuk-tahap-uji-sampel-tanah-pemangkasan-tanjakan-rsud-bontang-dimulai-desember/">Masuk Tahap Uji Sampel Tanah, Pemangkasan Tanjakan RSUD Bontang Dimulai Desember</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong> Rencana pemangkasan tanjakan RSUD Taman Husada terus berproses. Saat ini telah masuk proses perencanaan.</p>
<p>Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Anwar Nurdin mengatakan, rencana tersebut telah memasuki tahap pengambilan sampel tanah.</p>
<p>“Sedang kami lakukan <em>test boring</em>, supaya tahu berapa kedalaman yang pas untuk pemangkasan jalan,” katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, setelah pengambilan data dan diproses detailnya, lalu masuk ke proses pengadaan.</p>
<p>Sementara menurut informasi, pemangkasan tersebut nantinya masuk dalam pengerjaan multi years. Apabila serangkaian proses perencanaan telah rampung, tidak menutup kemungkinan mulai dikerjakan Desember 2023.</p>
<p>“Kalau fisik sudah masuk, bisa terealisasi kontraknya di Desember,” sambung Anwar.</p>
<p>Diungkapan dia, rekayasa lalu lintas akan dilakukan untuk pengalihan arus. Hal itu pun akan dikoodinasikan dengan pihak terkait.</p>
<p>“Pasti ada (rekayasa lalu lintas). <em>Kan</em> dipotong habis <em>nih</em>, diratakan jalannya. Mau enggak mau mungkin terjadi <em>contraflow</em> di satu sisi jalan,” ungkap dia.</p>
<p>Diketahui sebelumnya, panjang pemangkasan yang akan dilakukan sekitar 600 meter dengan ketebalan 10 meter. Sementara konsep penanganan yang dilakukan berupa galian dan pemasangan <em>secant pile</em> sebagai penahan tanah di sisi jalan.</p>
<p>“Anggaran sebesar Rp70 miliar bersumber dari APBN. Karena jalan tersebut masuk aset nasional,” tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/masuk-tahap-uji-sampel-tanah-pemangkasan-tanjakan-rsud-bontang-dimulai-desember/">Masuk Tahap Uji Sampel Tanah, Pemangkasan Tanjakan RSUD Bontang Dimulai Desember</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemangkasan Tanjakan RSUD Bontang Perlu Rekayasa Lalu Lintas</title>
		<link>https://bontangpost.id/pemangkasan-tanjakan-rsud-bontang-perlu-rekayasa-lalu-lintas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Aug 2023 03:04:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjakan RSUD Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=117880</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Pemotongan tanjakan RSUD Taman Husada bakal diplot pada APBN tahun depan. Namun demikian terdapat catatan dari Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Regional Kaltim sehubungan kondisi saat ini. Utamanya menyangkut rekayasa lalu lintas. Kepala BBPJN Regional Kaltim Reiza Setiawan mengatakan khusus dari jalur Tugu Selamat Datang menuju pusat kota kendaraan yang melintas diperbolehkan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pemangkasan-tanjakan-rsud-bontang-perlu-rekayasa-lalu-lintas/">Pemangkasan Tanjakan RSUD Bontang Perlu Rekayasa Lalu Lintas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong> Pemotongan tanjakan RSUD Taman Husada bakal diplot pada APBN tahun depan. Namun demikian terdapat catatan dari Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Regional Kaltim sehubungan kondisi saat ini. Utamanya menyangkut rekayasa lalu lintas.</p>
<p>Kepala BBPJN Regional Kaltim Reiza Setiawan mengatakan khusus dari jalur Tugu Selamat Datang menuju pusat kota kendaraan yang melintas diperbolehkan jalan terus di simpang empat. Namun di lokasi tersebut sebelah kiri merupakan akses keluar dari RSUD Taman Husada maupun kampung Gotong-Royong.</p>
<p>“Ini menjadi catatan untuk rekayasa lalu lintasnya. Itu kewenangan Dishub,” kata Reiza.</p>
<p>Usulan ini untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di titik tersebut pasca pengerjaan nanti. Pemangkasan tanjakan tersebut dianggap prioritas, sebab menyangkut keselamatan masyarakat. Pemangkasan akan dilakukan pada badan jalan di sisi kanan dari arah Tugu Selamat Datang, dengan panjang pemangkasan sekitar 600 meter. “Satu sisi yang bakal dipangkas. Kalau ketebalannya sekitar 10 meter,” ucapnya.</p>
<p>Konsep penanganan yang dilakukan berupa galian dan pemasangan <em><i>secant pile </i></em>sebagai penahan tanah di sisi jalan. Diungkapkannya, anggaran yang diusulkan untuk pemangkasan tersebut senilai Rp 70 miliar. Sementara saat ini, Detail Engineering Desain (DED) sedang dikaji dengan target penyelesaian akhir tahun mendatang.</p>
<p>“Setelah DED selesai, kami dorong anggaran serta pengerjaan tahun depan,” sambungnya.</p>
<p>Di samping itu, lanjut dia, jalur ke luar rumah sakit harus dievaluasi karena lokasinya yang berada tepat di turunan. Smeentara Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Muhammad Nur mengatakan saat ini belum ada kajian terkait rekayasa lalu lintas di lokasi tersebut.</p>
<p>Nantinya pembahasan model rekayasa akan dibicarakan dengan forum lalu lintas. Terdapat pihak dari kepolisian, PU, Dinas Kesehatan, maupun Bapelitbang. Saat ini opsi yang dipakai masih banyak. Mulai dari pemasangan lampu lalin di akses keluar RSUD maupun perubahan pengaturan keluar-masuk kendaraan di lingkungan rumah sakit pelat merah ini.</p>
<p>“Rencananya kami akan turun lapangan. Tepatnya sebelum pengerjaan pemangkasan tanjakan berlangsung,” sebutnya.</p>
<p>Hasilnya akan dituangkan dalam berita acara. Itulah yang menjadi dasar dalam perubahan keputusan. Tentunya disesuaikan dengan regulasi yang berlaku. Pemilihan waktu pengerjaan nantinya hasil keputusan untuk dilihat apakah diterapkan dari sebelum pengerjaan, saat pengerjaan, atau seterusnya.</p>
<p>“Kami akan komunikasi dengan pihak terkait dalam waktu dekat,” pungkasnya. <strong>(ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pemangkasan-tanjakan-rsud-bontang-perlu-rekayasa-lalu-lintas/">Pemangkasan Tanjakan RSUD Bontang Perlu Rekayasa Lalu Lintas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masuk Tahap DED, Pemangkasan Tanjakan RSUD Dianggarkan Rp70 Miliar</title>
		<link>https://bontangpost.id/masuk-tahap-ded-pemangkasan-tanjakan-rsud-dianggarkan-rp70-miliar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jelita Nur Khasanah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Aug 2023 11:40:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjakan RSUD Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=117589</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Komisi V DPR RI bersama Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) meninjau tanjakan RSUD Taman Husada Bontang. Pemangkasan tanjakan tersebut dianggap prioritas, sebab menyangkut keselamatan masyarakat. Kepala BBPJN Kaltim Reiza Setiawan mengatakan pemangkasan akan dilakukan pada badan jalan di sisi kanan dari arah Tugu Selamat Datang, dengan panjang pemangkasan sekitar 600 meter. &#8220;Satu [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/masuk-tahap-ded-pemangkasan-tanjakan-rsud-dianggarkan-rp70-miliar/">Masuk Tahap DED, Pemangkasan Tanjakan RSUD Dianggarkan Rp70 Miliar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Komisi V DPR RI bersama Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) meninjau tanjakan RSUD Taman Husada Bontang.</p>
<p>Pemangkasan tanjakan tersebut dianggap prioritas, sebab menyangkut keselamatan masyarakat.</p>
<p>Kepala BBPJN Kaltim Reiza Setiawan mengatakan pemangkasan akan dilakukan pada badan jalan di sisi kanan dari arah Tugu Selamat Datang, dengan panjang pemangkasan sekitar 600 meter.</p>
<p>&#8220;Satu sisi yang bakal dipangkas. Kalau ketebalannya sekitar 10 meter,&#8221; katanya.</p>
<p>Konsep penanganan yang dilakukan berupa galian dan pemasangan <em>secant pile </em>sebagai penahan tanah di sisi jalan.</p>
<p>Diungkapkannya, anggaran yang diusulkan untuk pemangkasan tersebut senilai Rp 70 miliar. Sementara saat ini, Detail Engineering Desain (DED) sedang dikaji dengan target penyelesaian akhir tahun mendatang.</p>
<p>&#8220;Setelah DED selesai, kami dorong anggaran serta pengerjaan tahun depan,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Di samping itu, lanjut dia, jalur keluar rumah sakit harus dievaluasi karena lokasinya yang berada tepat di turunan.</p>
<p>&#8220;<em>Nah</em> kalau persoalan <em>traffic light</em>, itu menjadi kewenangan Dinas Perhubungan (Dishub) skemanya nanti seperti apa,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Terpisah, Anggota Komisi V DPR RI Irwan Fecho menyebut kunjungan yang dilakukan dapat menjadi pesan prioritas.</p>
<p>&#8220;Ini sebagai wujud keseriusan kami. Tadi sudah dijelaskan juga soal skema pemangkasannya seperti apa,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Kunjungan Komisi V DPR RI ini juga sebagai momentum untuk memastikan agar tahun depan pemangkasan bisa diselesaikan.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan tahun depan bisa terealisasi. Tapi kalau bisa dimasukkan ke <em>multiyears</em> Bontang-Sangatta, akhir tahun bisa lelang dini,&#8221; tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/masuk-tahap-ded-pemangkasan-tanjakan-rsud-dianggarkan-rp70-miliar/">Masuk Tahap DED, Pemangkasan Tanjakan RSUD Dianggarkan Rp70 Miliar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jalan Tanjakan RSUD Bontang Bakal Dipangkas Akhir Tahun Ini</title>
		<link>https://bontangpost.id/jalan-tanjakan-rsud-bontang-bakal-dipangkas-akhir-tahun-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Lutfi Rahmatunnisa']]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Jul 2023 08:02:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemkot Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjakan RSUD Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=117240</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Dinilai terlalu terjal, Pemerintah Kota Bontang memastikan jalan tanjakan di area RSUD Taman Husada Bontang persisnya di Jalan S Parman bakal dipangkas tahun ini. Hal itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Bontang Basri Rase saat mendampingi Anggota Komisi V DPR RI Irwan yang turut dihadiri oleh Wawali Najirah, Dandim 0908 Bontang dan Dinas [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jalan-tanjakan-rsud-bontang-bakal-dipangkas-akhir-tahun-ini/">Jalan Tanjakan RSUD Bontang Bakal Dipangkas Akhir Tahun Ini</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Dinilai terlalu terjal, Pemerintah Kota Bontang memastikan jalan tanjakan di area RSUD Taman Husada Bontang persisnya di Jalan S Parman bakal dipangkas tahun ini.</p>
<p>Hal itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Bontang Basri Rase saat mendampingi Anggota Komisi V DPR RI Irwan yang turut dihadiri oleh Wawali Najirah, Dandim 0908 Bontang dan Dinas PUPRK Bontang saat meninjau lokasi pada Kamis (27/7/2023).</p>
<p>Terjalnya jalan tanjakan di area tersebut kerap mengakibatkan kecelakaan. Bahkan sampai menelan korban. Itu sebabnya, Basri mendorong pemerintah pusat melalui anggota DPR RI agar merealisasikan pemangkasan jalan tanjakan tersebut. Mengingat kondisinya dinilai <em>urgent</em>.</p>
<p>Setidaknya, dalam pengerjaannya nanti sekira 2 kilometer jalan yang bakal dipangkas dengan kedalaman sampai 5 meter.</p>
<p>&#8220;Mumpung di Bontang jadi sekalian kita minta untuk mengawal percepatan anggaran pemangkasan jalan tanjakan ini. <em>Toh</em>, jalan ini merupakan jalan pusat. Jadi, harus dianggarkan melalui APBN,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sementara itu, Irwan mengaku kondisi jalan tanjakan RSUD Bontang memang sangat mengkhawatirkan. Oleh sebab itu, ia berjanji akan terus memperjuangkan usulan pemangkasan jalan tersebut dengan mengawal anggaran dari pusat.</p>
<p>Ia memperkirakan, akhir tahun ini pemangkasan jalan sudah bisa dilakukan. Sebab, proyek tersebut tergabung dalam proyek jalan poros Bontang-Sangatta.</p>
<p>&#8220;Insyaallah segera kami tindak lanjuti. Akhir tahun semoga sudah mulai. Tapi secara bertahap. Karena ini masuk sistem<em> multiyears</em> kontrak,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jalan-tanjakan-rsud-bontang-bakal-dipangkas-akhir-tahun-ini/">Jalan Tanjakan RSUD Bontang Bakal Dipangkas Akhir Tahun Ini</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Kecelakaan Maut di Tanjakan S Parman Bontang Berpotensi SP3</title>
		<link>https://bontangpost.id/kasus-kecelakaan-maut-di-tanjakan-s-parman-bontang-berpotensi-sp3/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yulianti Basri]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 May 2023 07:16:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan maut]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjakan RSUD Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=114897</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Kasus kecelakaan lalu lintas di Jalan S Parman atau tanjakan RSUD Taman Husada, Sabtu (13/5/2023) yang merenggut nyawa pengendara sepeda motor memasuki babak baru. Setelah sebelumnya sopir truk diamankan. Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasat Lantas AKP Toni Joko Purnomo menyebut, bahwa ada kemungkinan kasus ini dihentikan. Namun hal itu menunggu [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kasus-kecelakaan-maut-di-tanjakan-s-parman-bontang-berpotensi-sp3/">Kasus Kecelakaan Maut di Tanjakan S Parman Bontang Berpotensi SP3</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Kasus kecelakaan lalu lintas di Jalan S Parman atau tanjakan RSUD Taman Husada, Sabtu (13/5/2023) yang merenggut nyawa pengendara sepeda motor memasuki babak baru. Setelah sebelumnya sopir truk diamankan.</p>
<p>Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasat Lantas AKP Toni Joko Purnomo menyebut, bahwa ada kemungkinan kasus ini dihentikan. Namun hal itu menunggu terbitnya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).</p>
<p><strong>Baca juga;<a href="https://bontangpost.id/sudah-diamankan-status-sopir-truk-kecelakaan-maut-masih-saksi/"> Sudah Diamankan, Status Sopir Truk Kecelakaan Maut Masih Saksi</a></strong></p>
<p>&#8220;Kami masih mau gelar perkara dulu,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Potensi SP3 dilakukan setelah adanya mediasi. Pihak keluarga memilih untuk berdamai dan mengikhlaskan kejadian tersebut.</p>
<p>&#8220;Sudah mediasi sebelumnya, dari keluarga korban sudah tidak mempermasalahkan,&#8221; katanya.</p>
<p>Sebelumnya, kecelakaan melibatkan 1 motor, 1 mobil, dan 1 truk bermuatan pasir di Jalan S Parman. Diduga, truk tidak kuat menanjak sehingga langsung mengenai pengendara motor yang ada di belakangnya. Akibatnya, pengendara sepeda motor meninggal dunia. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kasus-kecelakaan-maut-di-tanjakan-s-parman-bontang-berpotensi-sp3/">Kasus Kecelakaan Maut di Tanjakan S Parman Bontang Berpotensi SP3</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
