bontangpost.id – Dinilai terlalu terjal, Pemerintah Kota Bontang memastikan jalan tanjakan di area RSUD Taman Husada Bontang persisnya di Jalan S Parman bakal dipangkas tahun ini.
Hal itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Bontang Basri Rase saat mendampingi Anggota Komisi V DPR RI Irwan yang turut dihadiri oleh Wawali Najirah, Dandim 0908 Bontang dan Dinas PUPRK Bontang saat meninjau lokasi pada Kamis (27/7/2023).
Terjalnya jalan tanjakan di area tersebut kerap mengakibatkan kecelakaan. Bahkan sampai menelan korban. Itu sebabnya, Basri mendorong pemerintah pusat melalui anggota DPR RI agar merealisasikan pemangkasan jalan tanjakan tersebut. Mengingat kondisinya dinilai urgent.
Setidaknya, dalam pengerjaannya nanti sekira 2 kilometer jalan yang bakal dipangkas dengan kedalaman sampai 5 meter.
“Mumpung di Bontang jadi sekalian kita minta untuk mengawal percepatan anggaran pemangkasan jalan tanjakan ini. Toh, jalan ini merupakan jalan pusat. Jadi, harus dianggarkan melalui APBN,” ucapnya.
Sementara itu, Irwan mengaku kondisi jalan tanjakan RSUD Bontang memang sangat mengkhawatirkan. Oleh sebab itu, ia berjanji akan terus memperjuangkan usulan pemangkasan jalan tersebut dengan mengawal anggaran dari pusat.
Ia memperkirakan, akhir tahun ini pemangkasan jalan sudah bisa dilakukan. Sebab, proyek tersebut tergabung dalam proyek jalan poros Bontang-Sangatta.
“Insyaallah segera kami tindak lanjuti. Akhir tahun semoga sudah mulai. Tapi secara bertahap. Karena ini masuk sistem multiyears kontrak,” tandasnya.







