<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wali Kota Bontang Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/wali-kota-bontang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/wali-kota-bontang/</link>
	<description>Portal resmi Bontang Post, menyajikan berita terkini dari wilayah Bontang, Kalimantan Timur, Nasional, dan Internasional.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 May 2022 06:53:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Wali Kota Bontang Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/wali-kota-bontang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wali Kota Bontang Masih Cuti, Pengamat Pertanyakan Kejelasan Alasan</title>
		<link>https://bontangpost.id/wali-kota-bontang-masih-cuti-pengamat-pertanyakan-kejelasan-alasan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 May 2022 07:00:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Wali kota cuti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=99203</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Sejumlah ASN telah kembali bertugas, Senin (9/5). Pasca selesainya libur lebaran. Bahkan inspeksi mendadak di hari pertama kerja di lingkungan Pemkot Bontang dilakukan Wakil Wali Kota Bontang Najirah. Dia ditemani Sekretaris Kota Aji Erlynawati. Namun tidak ada sosok Wali Kota Bontang Basri Rase dalam agenda kepala daerah hari tersebut. Dikatakan Kasubag Protokol Prokompim [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/wali-kota-bontang-masih-cuti-pengamat-pertanyakan-kejelasan-alasan/">Wali Kota Bontang Masih Cuti, Pengamat Pertanyakan Kejelasan Alasan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Sejumlah ASN telah kembali bertugas, Senin (9/5). Pasca selesainya libur lebaran. Bahkan inspeksi mendadak di hari pertama kerja di lingkungan Pemkot Bontang dilakukan Wakil Wali Kota Bontang Najirah.</p>
<p>Dia ditemani Sekretaris Kota Aji Erlynawati. Namun tidak ada sosok Wali Kota Bontang Basri Rase dalam agenda kepala daerah hari tersebut. Dikatakan Kasubag Protokol Prokompim Sekretariat Kota Bontang Fatman, Basri tengah cuti. Terhitung 4 hingga 12 Mei.</p>
<p>“Pak Wali bukan dinas, tapi cuti,” ujarnya.</p>
<p>Konon, Wali Kota Basri sedang berada di Makassar. Kaltim Post (induk bontangpost.id) mencoba mengonfirmasi, namun hingga berita ini ditulis, upaya komunikasi belum tersambung.</p>
<p>Pengamat Politik dan Hukum Universitas Mulawarman (Unmul) Herdiansyah Hamzah mengatakan harus ada kejelasan mengenai alasan cutinya kepala daerah. Kalau untuk kepentingan pelaksanaan tugas sebagai wali kota, menurutnya masih bisa dimaklumi. Tapi jika cuti untuk kepentingan pribadinya, jelas ini sebutnya memperpanjang perilaku buruk para pejabat.</p>
<p>&#8220;Masa sih 10 hari cuti bersama tidak cukup? Ini pertanda wali kota masih lebih dominan memilih kepentingan pribadinya dibanding kepentingan publik,&#8221; terang dosen yang akrab disapa Castro ini.</p>
<p>Selain itu, ia juga mempertanyakan permintaan bersangkutan kepada ASN agar tidak membolos pasca cuti bersama. Tapi justru merasa amnesia dengan perkataannya sendiri. &#8220;Ini kan lucu jadinya,&#8221; urainya.</p>
<p>Diketahui Najirah melakukan sidak untuk memastikan ASN masuk tepat waktu. Serta untuk mengecek pelayanan yang diberikan rumah sakit pelat merah berjalan dengan baik. “Alhamdulillah, semua pegawai terbilang disiplin di hari pertama bekerja,” ujar Najirah.</p>
<p>Tak hanya memantau kinerja pegawai, Najirah juga turut mengunjungi beberapa pasien di tiap ruang. Tujuannya untuk memberi semangat, agar pasien lekas pulih.</p>
<p>“Kan masih momen lebaran jadi sekaligus halal bihalal,” imbuhnya.</p>
<p>Di lokasi yang sama, Wakil Direktur bagian Keungan RSUD Taman Husada Bontang Aspiannur menyebut dari 633 pegawai RSUD yang terdiri dari PNS dan TKD, 42 di antaranya tidak masuk lantaran cuti. Meski begitu, pihaknya memastikan tetap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. “Lusa sudah ada yang kembali beraktivitas seperti biasa,” imbuhnya.</p>
<p>Sebagai informasi, sidak hari pertama bekerja tak hanya menyasar RSUD Taman Husada melainkan sejumlah OPD di Gedung Gabungan Dinas (Gadis) di Bontang Lestari.<strong> (*/ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/wali-kota-bontang-masih-cuti-pengamat-pertanyakan-kejelasan-alasan/">Wali Kota Bontang Masih Cuti, Pengamat Pertanyakan Kejelasan Alasan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Pertama Bekerja, Wali Kota Bontang Masih Cuti</title>
		<link>https://bontangpost.id/hari-pertama-bekerja-wali-kota-bontang-masih-cuti/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Lutfi Rahmatunnisa']]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 May 2022 06:02:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[asn bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Sidak ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=99080</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Inspeksi mendadak hari pertama kerja di lingkungan Pemkot Bontang dilakukan Wakil Wali Kota Bontang Najirah. Dia ditemani Sekretaris Kota Aji Erlynawati. Belakangan, hal itu menimbulkan pertanyaan perihal keberadaan Wali Kota Bontang Basri Rase. Dikatakan Kasubag Protokol Prokompim Sekretariat Kota Bontang Fatman, Basri tengah cuti. Terhitung 4 hingga 12 Mei. “Pak Wali bukan dinas, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/hari-pertama-bekerja-wali-kota-bontang-masih-cuti/">Hari Pertama Bekerja, Wali Kota Bontang Masih Cuti</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Inspeksi mendadak hari pertama kerja di lingkungan Pemkot Bontang dilakukan Wakil Wali Kota Bontang Najirah. Dia ditemani Sekretaris Kota Aji Erlynawati.</p>
<p>Belakangan, hal itu menimbulkan pertanyaan perihal keberadaan Wali Kota Bontang Basri Rase. Dikatakan Kasubag Protokol Prokompim Sekretariat Kota Bontang Fatman, Basri tengah cuti. Terhitung 4 hingga 12 Mei.</p>
<p>“Pak Wali bukan dinas, tapi cuti,” terangnya.</p>
<p>Dari informasi yang diterima redaksi bontangpost.id, Wali Kota Basri sedang berada di Makassar. Redaksi bontangpost.id, mencoba mengonfirmasi yang bersangkutan, namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada jawaban dari Politikus PKB tersebut.</p>
<p>Diketahui, Najirah melakukan sidak ke RSUD Taman Husada Bontang, Senin (9/5/2022). Hal itu dilakukan untuk memastikan ASN masuk tepat waktu. Selain itu, untuk mengecek pelayanan yang diberikan rumah sakit pelat merah berjalan dengan baik.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, semua pegawai terbilang disiplin di hari pertama bekerja,&#8221; ujar Najirah.</p>
<p>Tak hanya memantau kinerja pegawai, Najirah juga turut mengunjungi beberapa pasien di tiap ruang. Tujuannya untuk memberi semangat, agar pasien lekas pulih.</p>
<p>&#8220;Kan masih momen lebaran jadi sekaligus halal bihalal,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Di lokasi yang sama, Wakil Direktur bagian Keungan RSUD Taman Husada Bontang Aspiannur menyebut dari 633 pegawai RSUD yang terdiri dari PNS dan TKD, 42 di antaranya tidak masuk lantaran cuti.</p>
<p>Meski begitu, pihaknya memastikan tetap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. &#8220;Lusa sudah ada yang kembali beraktivitas seperti biasa,&#8221; tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/hari-pertama-bekerja-wali-kota-bontang-masih-cuti/">Hari Pertama Bekerja, Wali Kota Bontang Masih Cuti</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sebar Hoaks Terkait Covid-19, Wali Kota Basri Bawa ke Ranah Hukum</title>
		<link>https://bontangpost.id/sebar-hoaks-terkait-covid-19-wali-kota-basri-bawa-ke-ranah-hukum/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fitri Wahyuningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2021 06:17:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hoaks]]></category>
		<category><![CDATA[Ranah hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=88370</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Ketua Satgas Covid-19 Bontang Basri Rase meminta awak media menyuguhkan pemberitaan yang jernih dan tidak meresahkan terkait Covid-19. Selain itu, dia minta pemberitaan tersebut lebih mengedepankan sisi positif dan humanis. Bila ada media dengan sengaja memproduksi berita palsu (hoaks), kontradiktif dengan data dan fakta dari otoritas, pihaknya tak segan menyeret persoalan ini ke [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/sebar-hoaks-terkait-covid-19-wali-kota-basri-bawa-ke-ranah-hukum/">Sebar Hoaks Terkait Covid-19, Wali Kota Basri Bawa ke Ranah Hukum</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Ketua Satgas Covid-19 Bontang Basri Rase meminta awak media menyuguhkan pemberitaan yang jernih dan tidak meresahkan terkait Covid-19. Selain itu, dia minta pemberitaan tersebut lebih mengedepankan sisi positif dan humanis. Bila ada media dengan sengaja memproduksi berita palsu (hoaks), kontradiktif dengan data dan fakta dari otoritas, pihaknya tak segan menyeret persoalan ini ke ranah hukum dan administratif.</p>
<p>Hal ini ditegaskan Basri Rase kala pihaknya menggelar konferensi pers terbatas di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Kamis (8/7/2021) sore. Di hadapan awak media, baik cetak, elektronik, dan siber (online) ini, Basri meminta dukungan sekaligus memberi penegasan kepada para juru warta.</p>
<p>Terbuka dia akui, kondisi Bontang memang tak baik-baik saja. Angka paparan kasus harian terus melonjak 3 pekan terakhir. Bahkan sepekan ini, selalu saja ada korban berjatuhan akibat Covid-19. Sebabnya dia berharap, media dapat berkolaborasi dengan pemerintah. Menjadi garda terdepan penanganan Covid-19 dengan kapasitas masing-masing. Pemerintah dalam merumuskan strategi penanganan. Media dalam pemberitaan.</p>
<p>‘’Mari kita berkolaborasi. Ini bagian dari bela negara. Kita sama-sama di garda terdepan melawan Covid-19 dengan porsi masing-masing,’’ pintanya.</p>
<p>Dia minta media menyuguhkan berita yang konstruktif, sejuk, dan mengedepankan sisi kemanusiaan. Bila ada kabar simpang siur, tidak jelas, dan bersifat kontradiktif dengan apa yang dilakukan pemerintah dalam penanggulangan Covid-19, ia meminta itu tak perlu dikabarkan.</p>
<p>‘’Misalnya dibesar-besarkan soal penutupan. Di luar malah melakukan prediksi sendiri, seperti ini, seperti itu, jangan,’’ katanya.</p>
<p>Politikus PKB itu menegaskan, pemberitaan terkait Covid-19 wajib akurat. Bila ada opini di media sosial, apalagi media yang sengaja diproduksi dan disebar secara masif, sementara muatan informasi itu tidak benar, memutar balikkan fakta, dan menciptakan keresahan di masyarakat, Satgas Covid-19 tentu mengambil langkah tegas. Karena mereka menilai, informasi yang menyesatkan publik tidak boleh dibiarkan. Serta mengganggu upaya pemerintah mengendalikan wabah di Bontang. Apalagi menurutnya, upaya yang dilakukan Satgas Covid-19 saat ini merupakan buah pemikiran kolektif dan berjenjang. Dari pemerintah pusat ke daerah. Bukan datang dari satu pihak saja.</p>
<p>&#8220;Sekiranya ada lembaga, organisasi, media, atau orang per orang yang memberitakan kontradiktif dengan pemberitaan pemerintah, menyebarluaskan berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, maka kami akan melakukan tindakan-tindakan yang mengarah ke administratif atau hukum,’’ tutupnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/sebar-hoaks-terkait-covid-19-wali-kota-basri-bawa-ke-ranah-hukum/">Sebar Hoaks Terkait Covid-19, Wali Kota Basri Bawa ke Ranah Hukum</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Bontang Raih Penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra</title>
		<link>https://bontangpost.id/wali-kota-bontang-raih-penghargaan-green-leadership-nirwasita-tantra/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jun 2021 02:17:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Green leadership nirwasita]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=87603</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Wali Kota Bontang Basri Rase meraih penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Basri dinobatkan sebagai peringkat satu Green Leadership Nirwasita Tantra 2020 kategori pemerintah daerah kota kecil. Penyerahan piala dilakukan di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Selasa (15/6/2021) pagi. Terkait Nirwasita Tantra, penghargaan bergengsi ini diberikan kepada Wali Kota Basri Rase atas kepemimpinan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/wali-kota-bontang-raih-penghargaan-green-leadership-nirwasita-tantra/">Wali Kota Bontang Raih Penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Wali Kota Bontang Basri Rase meraih penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Basri dinobatkan sebagai peringkat satu Green Leadership Nirwasita Tantra 2020 kategori pemerintah daerah kota kecil. Penyerahan piala dilakukan di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Selasa (15/6/2021) pagi.</p>
<p>Terkait Nirwasita Tantra, penghargaan bergengsi ini diberikan kepada Wali Kota Basri Rase atas kepemimpinan dan pemahaman terhadap isu lingkungan, serta inovasi juga kepemimpinan dalam merespons persoalan lingkungan hidup.</p>
<p>&#8220;Penghargaan ini cukup membanggakan, sekaligus menjadi daya rangsang yang baik untuk masyarakat agar peduli pada lingkungan. Pemerintah sudah berupaya maksimal dengan kegiatan dan anggaran, tapi jika masyarakat tak peduli maka akan percuma,&#8221; kata Basri.</p>
<p>&#8220;Harapan saya masyarakat ke depan makin peduli pada lingkungan, minimal yang terdekat, yakni rumah tangga. Keluarga sudah membiasakan diri mengolah sampah, melakukan penghijauan, selalu membersihkan kawasan, dan lainnya,” tambahnya.</p>
<p>Sementara itu dalam sambutannya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, mengucapkan selamat kepada para peraih penghargaan. Siti mengapresiasi pemerintah daerah yang  secara berkelanjutan mengelola lingkungan secara baik.</p>
<p>“Penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah yang diberikan kepada pimpinan daerah, baik eksekutif maupun legislatif, yang berhasil merumuskan dan menerapkan kebijakan dan program kerja, sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan menuju green economy,” kata Siti.</p>
<p>Dilanjutkannya, semangat green atau ramah lingkungan terus menggelora, termasuk semangat &#8220;green growth&#8221;. Pertumbuhan hijau berarti mencapai pertumbuhan dengan penggunaan sumber daya dan energi secara efisien.</p>
<p>Paralel dengan semangat green growth itu, pemerintah terus melakukan penyesuaian, sebagaimana kebutuhan sosiologis masyarakat, lokal, nasional maupun internasional, dengan arah dan aktualisasi secara nyata untuk green economy.</p>
<p>“Inovasi daerah dalam menyelesaikan isu-isu lingkungan merupakan hal yang sangat patut dihargai, karena ia juga merupakan kunci terjaminnya kelestarian lingkungan di daerah,&#8221; pungkasnya. (<strong>hms9</strong>)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/wali-kota-bontang-raih-penghargaan-green-leadership-nirwasita-tantra/">Wali Kota Bontang Raih Penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Basri Rase Tuntut ASN di Lingkungan Pemkot Bontang Tepat Waktu</title>
		<link>https://bontangpost.id/basri-rase-tuntut-asn-di-lingkungan-pemkot-bontang-tepat-waktu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fitri Wahyuningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 May 2021 12:00:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[basri tuntut asn disiplin]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=86640</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211;  Kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bontang kerap disoroti. Utamanya dari legislator. Pasalnya dalam banyak agenda bersama dewan, baik itu rapat dengar pendapat, peninjauan lapangan, hingga rapat paripurna, ASN kerap terlambat datang. Bahkan tak jarang, melewatkan agenda tersebut tanpa pemberitahuan. &#8221;Baru kemarin paripurna (di sekretariat dewan) kita mendapat apresiasi karena tepat [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/basri-rase-tuntut-asn-di-lingkungan-pemkot-bontang-tepat-waktu/">Basri Rase Tuntut ASN di Lingkungan Pemkot Bontang Tepat Waktu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong> Kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bontang kerap disoroti. Utamanya dari legislator. Pasalnya dalam banyak agenda bersama dewan, baik itu rapat dengar pendapat, peninjauan lapangan, hingga rapat paripurna, ASN kerap terlambat datang. Bahkan tak jarang, melewatkan agenda tersebut tanpa pemberitahuan.</p>
<p>&#8221;Baru kemarin paripurna (di sekretariat dewan) kita mendapat apresiasi karena tepat waktu. Saya minta kedisiplinan ini dipertahankan,&#8221; kata Basri kala membuka kegiatan di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Senin (10/5/2021) kemarin.</p>
<p>Soal kedisipilinan pegawai menjadi perhatian khusus Wali Kota Basri. Dia menegaskan, selama masa kepemimpinannya, seluruh ASN wajib disiplin waktu. Ketika ada undangan menghadiri kegiatan, tidak telat datang. Ketika tak bisa menghadiri, mesti memberi pemberitahuan sebelum kegitan dimulai.</p>
<p>Dia bahkan menegaskan, bila kelak ada agenda yang mendapuk ia sebagai pembuka kegiatan, lantas ia sendiri telat, maka panitia tak perlu menunggu. Sambutan pembuka bisa didelegasikan ke Wakil Wali Kota, Sekretaris Kota, atau pejabat lain di bawahnya. Seluruh ASN mesti hadir 5-10 menit sebelum kegiatan dimulai.</p>
<p>&#8221;Nanti saya datang tinggal saksikan saja. Kalau memang sudah waktunya dibuka, ya buka. Karena ini bukan untuk Wali Kota,&#8221; terangnya.</p>
<p>Basri menilai, kedisipilanan menjadi salah satu tolak ukur penilaian publik. Baik terhadap kinerja pelayanan pemerintah, ataupun kualitas para pelayan publik (ASN). Sebabnya ia menuntut kedisiplinan dijaga. Karena dari kedisiplinan ini semuanya dimulai; citra yang baik di hadapan publik, peningkatan kinerja, perbaikan mutu pelayanan, hingga kemajuan.</p>
<p>&#8221;Saya tahu ini tidak mudah karena ini membutuhkan konsistensi. Tapi kedisiplinan ini hal wajib yang harus dimiliki,&#8221; tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/basri-rase-tuntut-asn-di-lingkungan-pemkot-bontang-tepat-waktu/">Basri Rase Tuntut ASN di Lingkungan Pemkot Bontang Tepat Waktu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Penjelasan Basri Soal Bontang Hebat dan Beradab</title>
		<link>https://bontangpost.id/ini-penjelasan-basri-soal-bontang-hebat-dan-beradab/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fitri Wahyuningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2021 04:43:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[basri rase]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=86189</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Wali Kota Bontang Basri Rase menanggapi pertanyaan Wakil Ketua II DPRD Bontang Agus Haris yang mempertanyakan diksi hebat dan beradab yang disampaikannya dalam pidato perdana di hadapan dewan, Selasa (27/4/2021) kemarin. Dijelaskan Basri, hebat bisa dilihat dari sisi pemerintahan dan masyarakat. Hebat pemerintahan maksudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, inovatif, dan cepat. Secara [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/ini-penjelasan-basri-soal-bontang-hebat-dan-beradab/">Ini Penjelasan Basri Soal Bontang Hebat dan Beradab</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong> Wali Kota Bontang Basri Rase menanggapi pertanyaan Wakil Ketua II DPRD Bontang Agus Haris yang mempertanyakan diksi hebat dan beradab yang disampaikannya dalam pidato perdana di hadapan dewan, Selasa (27/4/2021) kemarin.</p>
<p>Dijelaskan Basri, hebat bisa dilihat dari sisi pemerintahan dan masyarakat. Hebat pemerintahan maksudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, inovatif, dan cepat. Secara keseluruhan berorientasi pada pemberian pelayanan publik terbaik.</p>
<p>Hebat masyarakatnya ialah mewujudkan masyarakat Bontang yang hidup dalam harmoni kendati miliki latar belakang yang beragam. Masyarakat hebat ialah masyarakat yang aktif dan peduli terhadap pembangunan kotanya. Masyarakat Bontang yang hebat ialah yang memiliki daya saing.</p>
<p>Sementara beradab, kata Basri, berkaitan dengan sopan santun, kebijaksanaan, dan saling menghargai. Menurut dia ini penting karena Bontang sangat beragam, multikultur. Kombinasi Bontang hebat dan beradab, sebutnya, memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kesopanan.</p>
<p>&#8220;Kami ingin membawa Bontang ini hebat pemerintahannya, hebat masyarakatnya, hebat kotanya,&#8221; ucapnya kala ditemui di sekretariat dewan, Rabu (28/4/2021) siang.</p>
<p>Kendati begitu, Wali Kota Basri belum bisa membeber secara rinci bagaimana indikator Bontang hebat dan beradab, serta aktualisasinya di masyarakat kelak. Seperti yang dipertanyakan Agus Haris.</p>
<p>Adapun, Wakil Ketua II DPRD Bontang Agus Haris menanggapi pidato perdana Wali Kota Bontang Basri Rase dalam rapat paripurna yang dihelat di sekretariat dewan, Selasa (27/4/2021) kemarin. Beberapa hal ditandai politikus Gerindra itu. Paling mencolok, soal abstraknya diksi Bontang Hebat dan Beradab yang digunakan Basri-Najirah untuk pembangunan kelak.</p>
<p>Agus Haris menjelaskan, Basri-Najirah harus bisa membedah pengertian Bontang Hebat dan Beradah. Yang jadi jargon keduanya sejak pilkada, bahkan untuk pembangunan kelak.</p>
<p>Dua kata itu menurutnya cukup abstrak. Untuk mengakan ini hampir tak bisa dipahami, saking kaburnya maknanya. Oleh sebab itu, Agus Harus minta Basri-Najirah membedah maksud Bontang Hebat dan Beradab. Berikan indikator yang jelas. Paparkan bagaimana aktualisasinya kelak. Berikan dewan dan publik pemahan. Jangan sampai keduanya hanya berakhir jadi jargon.</p>
<p>&#8220;Hebat dan beradab. Bedah itu. Kasih kami pemahaman. Kasih indikator. Misal hebat, indikatornya apa, beradab apa. Biar kami paham,&#8221; ujar legislator ini di hadapan awak media. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/ini-penjelasan-basri-soal-bontang-hebat-dan-beradab/">Ini Penjelasan Basri Soal Bontang Hebat dan Beradab</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Neni: Jangan Ada Klaster Tempat Ibadah</title>
		<link>https://bontangpost.id/neni-jangan-ada-klaster-tempat-ibadah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2020 08:00:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[neni moerniaeni]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=78913</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Melonjaknya kasus paparan Covid-19 membuat Pemkot mengambil langkah cepat. Salah satunya yakni mengumpulkan penggiat agama di Kota Taman. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meminta kepada mereka untuk menjadi teladan bagi jemaahnya. Terutama dalam penerapan protokol kesehatan. “Beri contoh seperti menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker,” kata Neni. Dengan mematuhi protokol kesehatan maka [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/neni-jangan-ada-klaster-tempat-ibadah/">Neni: Jangan Ada Klaster Tempat Ibadah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id</strong> – Melonjaknya kasus paparan Covid-19 membuat Pemkot mengambil langkah cepat. Salah satunya yakni mengumpulkan penggiat agama di <em>Kota Taman</em>. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meminta kepada mereka untuk menjadi teladan bagi jemaahnya. Terutama dalam penerapan protokol kesehatan.</p>
<p>“Beri contoh seperti menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker,” kata Neni.</p>
<p>Dengan mematuhi protokol kesehatan maka mata rantai penyebaran dapat terputus. Baik terhadap keluarga maupun lingkungan sekitar. Neni juga menyarankan agar tidak terlalu lama berada di tempat ibadah. Zikir atau doa bisa dilakukan di rumah sehubungan pandemi ini.</p>
<p>“Jangan sampai timbul klaster tempat ibadah. Jaga dengan ikuti protokol kesehatan,” ucapnya.</p>
<p>Pada fase penormalan baru ini, Pemkot tidak membatasi aktivitas di tempat ibadah. Berbeda kondisinya saat Maret. Di mana keluar surat edaran wali kota untuk pembatasan kegiatan yang dapat melibatkan orang dalam jumlah besar dan berkumpul dalam satu rumah ibadah. Dengan nomor 443.1/513/Kesra.</p>
<p>Ditindaklanjuti koordinasi bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Bontang dan Pengurus Organisasi Keagamaan di Kota Bontang, meliputi Majelis Ulama Indonesia, Dewan Masjid Indonesia, Badan Koordinasi Dakwah Islam Bontang (BKDIB), Muhammadiyah, Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU), Forum Koordinasi Umat Beragama (FKUB), dan BKAG (Badan Koordinasi Antar Gereja). Saat itu <em>Kota Taman</em> dinyatakan statusnya kejadian luar biasa (KLB). Imbas satu kasus yang muncul kala itu.</p>
<p>Saat ini, Pemkot gencar melakukan 3T. Berupa <em>tracing, testing</em>, dan <em>treatmen</em>. Ketua Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Bontang pendeta Timotius Oko Yuri Widodo mengatakan kelonggaran pemberian izin beribadah ini harus disyukuri. Mesi demikian setiap pengurus gereja wajib menyiapkan sarana protokol kesehatan.</p>
<p>“Demi kebaikan bersama,” ujarnya.</p>
<p>Sehubungan dengan sebagian gereja memilih untuk beribadah secara <em>live streaming</em>, merupakan kewenangan pengurus gereja masing-masing. Mengingat tiap gereja memiliki sinode yang berbeda.</p>
<p>“Ketentuan di atasnya seperti apa monggo dikerjakan,” pungkasnya. (*/ak/kpb)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/neni-jangan-ada-klaster-tempat-ibadah/">Neni: Jangan Ada Klaster Tempat Ibadah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Neni: Pengaktifan Pos Jaga Sulit Terealisasi</title>
		<link>https://bontangpost.id/neni-pengaktifan-pos-jaga-sulit-terealisasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2020 07:30:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[neni moerniaeni]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=78822</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Pemerintah pusat telah memberlakukan fase new normal. Terhadap pandemi Covid-19. Upaya pemantauan di Tugu Selamat Datang oleh Pemkot Bontang pun pupus. Seiring kebijakan tersebut. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni membenarkan kondisi tersebut. Menurut dia, ada perbedaan ketika awal pandemi dengan saat ini. Terutama ketika akses kembali dibuka. Bahkan persyaratan bepergian cukup rapid test. Kondisi ini [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/neni-pengaktifan-pos-jaga-sulit-terealisasi/">Neni: Pengaktifan Pos Jaga Sulit Terealisasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id – </strong>Pemerintah pusat telah memberlakukan fase <em>new</em> <em>normal</em>. Terhadap pandemi Covid-19. Upaya pemantauan di Tugu Selamat Datang oleh Pemkot Bontang pun pupus. Seiring kebijakan tersebut.</p>
<p>Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni membenarkan kondisi tersebut. Menurut dia, ada perbedaan ketika awal pandemi dengan saat ini. Terutama ketika akses kembali dibuka. Bahkan persyaratan bepergian cukup <em>rapid test</em>. Kondisi ini membuat pemerintah daerah tidak berdaya.</p>
<p>“Ini konsekuensinya <em>new normal</em>. Begitu pemerintah memberlakukan itu artinya siap-siap,” kata Neni.</p>
<p>Apalagi masa karantina sekarang juga tidak dipakai. Padahal pada masa pandemi, warga yang melakukan perjalanan antarkota wajib dikarantina dua pekan. Pemantauan di pos Tugu Selamat Datang juga dipandang kurang tepat sasaran.</p>
<div id="ATS_pc_mid1">
<div id="ats-insert_ads-12-wrapper" class="insert_ads insert_ads-2 show_advertisement">
<div>“Mau dijaga juga tidak ada gunanya. Karena sekarang dari Jakarta tidak perlu karantina,” ucapnya.</div>
</div>
</div>
<p>Neni mengakui selama belum penormalan baru kasus di Bontang bisa dikendalikan. Buktinya grafik kasus paparan Covid-19 tidak mengalami peningkatan secara pesat. Pencatatan bagi warga yang melakukan perjalanan juga menjadi jurus ampuh.</p>
<p>Kemudian petugas melakukan pemantauan terhadap kondisi tubuh mereka. Melalui informasi yang disebar pada <em>contact person</em> tercatat. Sebab itu, kesadaran masyarakat menjadi penting pada masa adanya kasus transmisi lokal seperti saat ini. Bentuknya dengan penggunaan masker, menjaga jarak dari kerumunan, dan rajin cuci tangan.</p>
<p>“Saya minta kepada warga Bontang untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Apalagi kalau di rumah ada orangtuanya. Lebih baik pakai masker saat kondisi tubuh kurang fit,” pintanya.</p>
<p>Meski demikian, <em>tracing</em> tetap dilakukan tim surveilans. Walaupun bagi orang tanpa gejala (OTG) besar potensi sembuh dari virus <em>corona</em>. Pemkot juga menyiapkan tiga lokasi bila terjadi <em>outbreak</em>. Meliputi Stadion Taman Prestasi, Hotel Grand Mutiara, dan Rusunawa Guntung.</p>
<p>“Sekarang Grand Mutiara sudah siap. Sudah terisi 12 orang. Rata-rata tanpa gejala,” pungkasnya. <strong>(*/ak/dwi/k8/kpg)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/neni-pengaktifan-pos-jaga-sulit-terealisasi/">Neni: Pengaktifan Pos Jaga Sulit Terealisasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Resmikan Enam Gedung Baru di Bontang</title>
		<link>https://bontangpost.id/pemerintah-resmikan-6-gedung-baru-di-bontang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fitri Wahyuningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2020 12:00:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[neni moerniaeni]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tamrin]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=78488</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Bunyi sirine menandai diresmikannya enam gedung fasilitas publik di Bontang. Yakni Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin), Kantor UPT Pasar, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kelurahan Kanaan, Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kantor Imigrasi Bontang, serta Kantor UPT Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (TP2A). Peresmian ke enam gedung dipusatkan di lantai 4 Pasar Tamrin, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pemerintah-resmikan-6-gedung-baru-di-bontang/">Pemerintah Resmikan Enam Gedung Baru di Bontang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>bontangpost.id</b> &#8211; Bunyi sirine menandai diresmikannya enam gedung fasilitas publik di Bontang. Yakni Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin), Kantor UPT Pasar, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kelurahan Kanaan, Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kantor Imigrasi Bontang, serta Kantor UPT Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (TP2A).</p>
<p>Peresmian ke enam gedung dipusatkan di lantai 4 Pasar Tamrin, Kamis (6/8/2020). Meski digelar cukup meriah, namun standar protokol kesehatan Covid-19 tetap dijaga.</p>
<p>Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menjelaskan, bukan tanpa alasan peresmian digabung di satu tempat. Mengingat sekarang pandemi, jadi sebisa mungkin kegiatan kumpul-kumpul dikurangi. Sebab menerapkan standar protokol kesehatan di keramaian tidak semudah itu.</p>
<p>Kemudian soal pemilihan lokasi, di Pasar Tamrin. Ini menjadi simbol betapa pemerintah sangat konsern terhadap pembangunan. Apapun yang sudah dimulai, harus diakhiri dengan menawan.</p>
<p>Contohnya pasar Tamrin. Meski membutuhkan waktu hingga sedekade. Namun berkat kerjasama seluruh pihak, serta konsistensi akhirnya pasar semi modern pertama di Bontang ini berdiri. Kokoh, dan megah. Bahkan menjadi kebanggan publik <i>Kota Taman</i>.</p>
<p>&#8220;Alhamdullilah, sekarang Bontang punya pasar yang representatif. Ini kebanggaan untuk kita semua,&#8221; ujar Wali Kota Neni bersemangat.</p>
<p>Dia berharap, Pasar Tamrin benar-benar menjadi kawasan jual beli yang bersih, sehat, aman, dan representatif seperti yang diharapkan. Untuk mewujudkannya, ia berharap kerjasama seluruh pihak. Utamanya UPT Pasar tegas menegakkan aturan yang berlaku di pasar. Pedagang dan pengunjung patuh akan aturan tersebut.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, dia juga menegaskan, haram hukumnya jual beli kios pasar. Bila pedagang nekatnmelakukannya, akan diambil tindakan tegas. Bukan tidak mungkin petak diambil kembali pemerintah. Karena pada dasarnya, pedagang hanya menerima hak pakai.</p>
<p>&#8220;Jangan pernah kiosnya dijual. Dilarang keras itu,&#8221; tegas Wali Kota Neni.</p>
<p>Neni juga sempat menyinggung keluhan pedagang sembako. Yang merasa keberatan ditempatkan di lantai 3. Ujar Neni, pihaknya telah mengusulkan dibangun lift barang. Agar pedagang sembako tidak berat mengangkut barang dagangannya.</p>
<p>&#8220;Sudah diusulkan. Rasanya sudah masuk di perubahan itu,&#8221; ungkapnya. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pemerintah-resmikan-6-gedung-baru-di-bontang/">Pemerintah Resmikan Enam Gedung Baru di Bontang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung PJJ, Bontang Bakal Resmikan Program Simpel Jago Awal Agustus</title>
		<link>https://bontangpost.id/dukung-pjj-bontang-bakal-resmikan-program-simpel-jago-awal-agustus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fitri Wahyuningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2020 06:02:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot bontang]]></category>
		<category><![CDATA[pjj]]></category>
		<category><![CDATA[simpel jago]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=78152</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang dipastikan menggunakan televisi lokal untuk membantu pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini semakin ditegaskan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. &#8220;Rencana awal Agustus ini diresmikan,&#8221; bebernya usai menghadiri puncak Festival Gembira di Rumah di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Kamis (23/7/2020) siang. Dia menjelaskan bila nama program tersebut [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dukung-pjj-bontang-bakal-resmikan-program-simpel-jago-awal-agustus/">Dukung PJJ, Bontang Bakal Resmikan Program Simpel Jago Awal Agustus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id</strong> &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang dipastikan menggunakan televisi lokal untuk membantu pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini semakin ditegaskan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.</p>
<p>&#8220;Rencana awal Agustus ini diresmikan,&#8221; bebernya usai menghadiri puncak Festival Gembira di Rumah di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Kamis (23/7/2020) siang.</p>
<p>Dia menjelaskan bila nama program tersebut ialah Sistem Pembelajaran Juara, Aktif, Global, Optimis atau Simpel JAGO. Melalui program ini, seluruh anak sekolah, mulai jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (Paud), hingga menengah pertama (SMP) belajar melalui televisi lokal.</p>
<p>Untuk membiayai hak tayang di televisi bagi Paud-TK, berasal dari program <em>corporate social responsibility</em> (CSR) PT Pupuk Kaltim. Sehingga untuk detail kerja sama hingga nilai kontrak menjadi kewenangan Pupuk Kaltim dan televisi.</p>
<p>Sementara untuk SD-SMP bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bontang. Nilainya Rp 1 juta per hari. Durasi tayang 2 jam, ditambah siaran tunda. Akumulasi, kontrak hingga Desember 2020 mendatang sebesar Rp 188 juta.</p>
<p>Kata Wali Kota Neni, program ini diluncurkan sebagai jawaban atas persoalan yang mengemuka selama PJJ. Misalnya kebosanan anak, hingga mahalnya ongkos kuota internet. Dengan belajar di televisi, durasi belajar yang menggunakan kuota berkurang. Lebih variatif karena melalui audio visual. Serta diklaim lebih terjangkau.</p>
<p>&#8220;Kami mengupayakan lah supaya PJJ berjalan lancar. Kondisi sekarang kan tak memungkinkan belajar di kelas. Jadi buat anak nyaman belajar di rumah,&#8221; pungkasnya. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dukung-pjj-bontang-bakal-resmikan-program-simpel-jago-awal-agustus/">Dukung PJJ, Bontang Bakal Resmikan Program Simpel Jago Awal Agustus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
