BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menutup pelatihan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) dan Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) yang digelar oleh Kemendikbud melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Bontang. Dalam kegiatan itu, Neni mengungkapkan kebanggaannya melihat hasil pelatihan yang memproduksi barang lokal.
“Bunda bangga kalau pakai produk Bontang, selamat mengikuti seminar kepada semua para peserta,” jelas Neni dalam sambutannya di acara Penutupan Pelatihan PKW dan PKK di Auditorium Taman 3 Dimensi, Jalan Awang Long, Sabtu (25/8) lalu.

Dalam acara penutupan pelatihan tersebut sekaligus digelar seminar dengan tema “Optimasi Media Digital untuk Bisnis Kursus dan Pelatihan di Era Revolusi Industri”. Bekerja sama dengan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Bontang dengan Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Ditjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud tahun 2018.
Dikatakan Neni, teknologi merupakan keniscayaan jika masyarakat tidak pandai berinovasi. Oleh karenanya, semua tak boleh lagi ada yang gagap teknologi (gaptek). “Karena kalau kita ga bisa IT akan ketinggalan zaman,” ujarnya.
Neni juga bersyukur, dana bantuan sosial (bansos) yang dihibahkan ke LKP-LKP tidak ada yang bermasalah. Ke depan, dengan adanya pelatihan ini, Neni berencana akan mempekerjakan warga Bontang yang sudah ber-KTP minimal selama 3 tahun. (mga)






