• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tarif Retribusi Kios di Lapangan Bessai Berinta Bontang Naik Jadi Rp819 Ribu, Pedagang Sebut Terlalu Mahal

by Dwi Kurniawan Nugroho
27 Oktober 2025, 08:59
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Kios pedagang di Lapangan Bessai Berinta yang akan dikenakan retribusi baru mulai 2026 (Nugrah/Bontang Post)

Kios pedagang di Lapangan Bessai Berinta yang akan dikenakan retribusi baru mulai 2026 (Nugrah/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Para pedagang kios di Lapangan Bessai Berinta (Lang-Lang) Bontang, mengaku keberatan dengan rencana penerapan tarif retribusi baru sebesar Rp819 ribu per bulan yang akan mulai diberlakukan pada Januari 2026.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 mengenai Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Dalam aturan itu, retribusi jasa usaha atau lapak kios di lokasi tersebut akan dikenakan biaya Rp819 ribu per bulan, di luar biaya listrik dan air.

Salah satu pedagang Dewi (43), mengaku kaget saat menerima pemberitahuan terkait tarif baru tersebut. Ia menilai nominal itu terlalu tinggi jika dibandingkan dengan pendapatan harian para pedagang kecil.

Baca Juga:  Pedagang Lang-Lang Boleh Berjualan selama Ramadan, Jam Operasional Dibatasi

“Omzet kami sehari paling Rp50 ribu, kadang malah kurang. Kalau pas ada event memang ramai, tapi kalau hari biasa sepi sekali,” ungkapnya.

Dewi menambahkan, selain retribusi, pedagang juga harus menanggung biaya listrik token sebesar Rp100 ribu, air Rp60 ribu, dan kebersihan Rp20 ribu per bulan.

“Harga segitu belum termasuk listrik dan air. Harusnya pemerintah survei dulu, apalagi kalau sedang tidak ada event, kami benar-benar sepi,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Lailan (36). Ia menilai tarif tersebut tidak sebanding dengan fasilitas yang tersedia di kios. Beberapa bagian seperti plafon dan rolling door belum terpasang, bahkan saat hujan air sering masuk ke dalam kios.

Baca Juga:  Hendak Direlokasi, Pedagang Lang-Lang Resah Material Lapak Hilang Dicuri

“Kami kaget juga dengan tarif segitu, sementara fasilitas masih banyak yang kurang,” tuturnya.

Menurutnya, tarif yang ideal seharusnya sekitar Rp300 ribu per bulan atau diberlakukan secara bertahap.

“Kalau Rp819 ribu itu sudah termasuk listrik dan air, mungkin masih bisa diterima. Tapi kalau terpisah, jelas memberatkan,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Pedagang Lang-Lang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ribuan Warga Saksikan Gelaran Bontang City Carnival

Next Post

Belum Difungsikan, Plafon Gedung Rumah Kreasi Milenial Bontang Sudah Bolong

Related Posts

Retribusi Kios Pedagang di Lang-Lang Bontang Turun Jadi Rp300 Ribu Mulai 2026
Bontang

Retribusi Kios Pedagang di Lang-Lang Bontang Turun Jadi Rp300 Ribu Mulai 2026

12 November 2025, 13:02
Dispoparekraf Bontang Anggarkan Rp200 Juta untuk Rolling Door 32 Kios di Lang-Lang
Bontang

Dispoparekraf Bontang Anggarkan Rp200 Juta untuk Rolling Door 32 Kios di Lang-Lang

19 September 2025, 14:16
Usai Pemenuhan Fasilitas, Pedagang di Pujasera Lang-Lang Bakal Dikenakan Retribusi
Bontang

Pedagang di Lapangan Lang-lang Bontang Dilarang Berjualan saat Upacara Hari Kemerdekaan

13 Agustus 2025, 10:56
Usai Pemenuhan Fasilitas, Pedagang di Pujasera Lang-Lang Bakal Dikenakan Retribusi
Bontang

Pedagang Lang-Lang Boleh Berjualan selama Ramadan, Jam Operasional Dibatasi

28 Februari 2025, 17:00
Hendak Direlokasi, Pedagang Lang-Lang Resah Material Lapak Hilang Dicuri
Bontang

Hendak Direlokasi, Pedagang Lang-Lang Resah Material Lapak Hilang Dicuri

26 April 2023, 10:55

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.