BONTANGPOST.ID, Bontang – Langkah Pemkot Bontang untuk menekan angka pengangguran terus dimatangkan. Tercatat sebanyak 5.425 tenaga pencari kerja yang datanya akan diserahkan ke perusahaan di Bontang.
Berdasarkan data yang dimiliki pemkot, kata Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, ada 1.087 perusahaan siap menyerap tenaga kerja.
“Data pencaker itu masuk kategori pengangguran. Tapi mereka sudah dipastikan siap kerja,” ucap AH, sapaannya, usai rapat bersama perusahaan terkait penurunan angka pengangguran pada Rabu (21/5/2025).
Skema penyaluran tenaga kerja, lanjut Agus, seluruh data pencaker yang telah dipilah oleh Disnaker akan disetor ke perusahaan sesuai kebutuhan mereka. Bagi yang tidak lolos, akan dibekali pelatihan ulang oleh pemerintah agar memenuhi syarat untuk diberdayakan di perusahaan.
“Siklusnya begitu, kalau perusahana butuh kami kirimkan daftar nama. Kalau ada yang tidak lolos kami latih lagi sampai ahli. Begitu seterusnya,” ungkapnya.
Untuk itu, AH meminta para pencari kerja mengurus Kartu Kuning AK-1 agar terdata dan dikirimkan ke perusahaan yang membutuhkan.
Diketahui, dari 5.425 tenaga pencari kerja, mereka terampil di 25 bidang. Pendidikan pencaker untuk yang tidak lulus sekolah ada 179 orang, tamatan SD 167 orang, tamatan SMP 312 orang, 3.058 tamatan SLTA, 283 orang tamatan D I-III, 1.413 orang tamatan sarjana, dan 13 orang tamatan Magister.
Paling banyak ketersediaan tenaga kerja ialah helper dengan jumlah 1.937 orang. Terinci 83 orang tidak tamat sekolah, 56 tamatan SD, 131 tamatan SMP, 1.446 tamatan SMA sederajat, 53 tamatan Diploma I-III, dan 168 sarjana.
Posisi kedua yaitu tenaga Administrasi dengan total pencari kerja sebanyak 745 orang. Terdiri dari 1 orang tamatan SMP, 107 tamatan SMA sederajat, 66 tamatan D I-III, sebanyak 563 tamatan sarjana, dan 8 orang magister. (*)






